7 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Sering Makan Daging

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Daging adalah salah satu makanan paling enak untuk dimakan. Makanan ini telah menjadi hidangan favorit banyak individu dengan berbagai bentuk olahan.

Daging juga biasanya dimasukkan ke dalam menu diet bagi beberapa orang. Tak heran jika makanan lezat ini menjadi sering dikonsumsi oleh banyak individu.

Hal ini karena daging mudah ditemukan di pasar. Hampir semua tempat makan juga memiliki menu yang terbuat dari daging.

Sehingga banyak individu yang lupa diri ketika bertemu dengan hidangan daging. Padahal, makan terlalu banyak daging dapat membahayakan kesehatan tubuh. Melansir dari Bright Side, Minggu (2/5/2021), berikut risiko yang diterima tubuh saat terlalu banyak makan daging.

1. Memiliki Tulang yang Lemah

ilustrasi terapi patah tulang/pixabay
ilustrasi terapi patah tulang/pixabay

Daging mengandung protein yang diperlukan tubuh. Namun, jumlah protein yang tingggi saat diterima tubuh dapat meningkatkan kehilangan kalsium dalam urine.

Padahal, kalsium sangat dibutuhkan untuk kesehatan tulang. Tubuh juga tidak dapat menghasilkan kalsium, sehingga hanya bisa didapat dari makanan atau suplemen yang dimakan. Saat tubuh kekurangan kalsium dan kelebihan protein, kesehatan tulang akan menurun dan menjadi lemah.

2. Masalah pada Jantung

Sumber: Freepik
Sumber: Freepik

Saat tubuh terlalu banyak mengkonsumsi daging dan sedikit serat yang dikonsumsi, kesehatan jantung Anda akan terganggu. Mengkonsumsi banyak serat dapat melindungi jantung dari berbagai penyakit.

Daging, terutama daging berwarna merah, dapat merusak kondisi jantung. Sehingga meningkatkan risiko masalah yang berhubungan dengan jantung. Daging merah juga dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat karena mengandung banyak lemak jenuh.

3. Merasa Sangat Lelah

Ilustrasi Stres dan Kelelahan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Stres dan Kelelahan Credit: pexels.com/pixabay

Makanan yang mengandung daging jauh lebih sulit dicerna oleh sistem pencernaan manusia. Hal ini sangat berbeda jika seseorang mengkonsumsi buah atau sayuran.

Tubuh membutuhkan banyak upaya untuk mencerna daging. Sehingga seseorang merasa lebih lelah dan lesu setelah makan daging.

4. Dehidrasi

Ilustrasi Meminum Air Putih Credit: pexels.com/Daria
Ilustrasi Meminum Air Putih Credit: pexels.com/Daria

Tubuh akan kelebihan asam urat saat terlalu banyak makan daging. Sehingga Anda merasa lebih haus dari biasanya. Hal ini karena ginjal membutuhkan air untuk mengencerkan limbah beracun.

5. Sakit Kepala

Ilustrasi Sakit Kepala Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi Sakit Kepala Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Terlalu banyak mengkonsumsi daging membuat tubuh mengalami dehidrasi. Tubuh yang kekurangan cairan dapat menyebabkan sakit kepala. Kondisi ini menyebabkan darah menjadi lebih kental, sehingga aliran oksigen ke otak berkurang.

Selain itu, beberapa produk berbahan dasar daging seperti hotdog atau salami mengandung nitrat. Kandungan itu dapat meningkatkan aliran darah ke otak.

6. Sembelit

Ilustrasi Mengejan dan Sembelit Saat Buang Air Besar Credit: pexels.com/Drio
Ilustrasi Mengejan dan Sembelit Saat Buang Air Besar Credit: pexels.com/Drio

Sering mengkonsumsi daging membuat tubuh memiliki banyak protein. Jika tidak dibarengi dengan konsumsi sayuran, buah dan biji-bijian, tubuh akan kekurangan serat.

Ini dapat menyebabkan Anda mengalami sembelit dan rasa nyeri saat buang air besar. Oleh karena itu, mengurangi konsumsi daging dan menambah konsumsi makanan yang mengandung serat sangat baik bagi tubuh.

7. Batu Ginjal

Ilustrasi Batu Ginjal Credit: unsplash.com/Robina
Ilustrasi Batu Ginjal Credit: unsplash.com/Robina

Protein hewani memiliki banyak senyawa yang bernama purin dan terurai menjadi asam urat. Ketika tubuh memiliki asam tersebut dalam jumlah banyak, batu ginjal dapat berkembang pada tubuh. Kondisi ini dapat dihindari dengan membatasi konsumsi daging dan banyak minum air.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: