7 hijab blogger terpopuler Indonesia di Instagram

Herry Fahrur Rizal

Ramadhan sudah memasuki 10 hari terakhir yang artinya hari raya Idul Fitri 1435 Hijriah semakin dekat. Hari raya Idul Fitri atau lebaran identik dengan segala sesuatu yang baru seperti baju. Bagi Anda yang mengenakan hijab dan ingin mencoba baju baru lengkap dengan gaya baru saat lebaran nanti, berikut tujuh blog dari para pemakai hijab (hijaber) yang bisa menjadi inspirasi. Pemilihan tujuh blog ini berdasarkan dari popularitas mereka di Instagram karena memiliki jumlah follower terbanyak.

(Baca juga: Ingin beli baju lebaran? Berikut 4 e-commerce fashion muslim Indonesia untuk referensi Anda)

1. Dian Pelangi

1-Dian-Pelangi-thumb

Hijaber kelahiran 1991 ini beberapa tahun terakhir mendadak melejit dengan gaya hijab yang “berani” dalam hal padu padan warna yang mencolok. Dian sendiri perancang busana muslim termuda di Indonesia yang terkenal dengan songket Palembangnya. Dian termasuk hijab blogger yang rajin meng-update blog-nya dengan style berhijab yang dikenakan sehari-hari.

Akun Instagram: @dianpelangi
Jumlah follower: 702.502

2. Dian Safira

2-Dian-Safira-thumb

Sebagai seorang sosialita, gaya berhijab Dian Safira bertaburan aneka brand ternama dunia. Jika Anda penasaran bagaimana melakukan padu padan antara hijab dengan blazer dari Balmain, kacamata hitam Gucci, tas Chanel, dan sepatu Louboutin, kunjungilah blog Dian Safira yang nampak glamour dan sangat stylish.

Akun Instagram: @dssaaksss
Jumlah follower: 272.536

3. Indah Nada Puspita

3-Indah-Nada-Puspita-thumb

Tidak jauh berbeda dengan blog Dian Safira, blog milik Indah Nada Puspita juga nampak glamour. Tetapi perbedaan mencoloknya – entah karena faktor usia mengingat Indah kelahiran 1993 – style yang ditampilkan lebih terkesan ceria dan muda dengan warna-warna pastel. Mengunjungi blog hijaber yang menetap di Jerman ini, mata Anda akan dimanjakan dengan foto-foto fashion berkualitas tinggi.

Akun Instagram: @indahnadapuspita
Jumlah follower: 156.671

4. Ria Miranda

4-Ria-Miranda-thumb

Semasa sekolah mode di ESMOD Jakarta, Ria Miranda ada di satu angkatan yang sama dengan Dian Pelangi. Gaya hijab Ria Miranda terkenal dengan konsep shabby chic yang feminin menggunakan warna pastel utamanya pink pudar (fadded pink) dan sangat menghindari warna hitam. Jika Anda mengunjungi blog-nya akan Anda temukan gaya fashion hijab yang lembut dan menenangkan.

Akun Instagram: @riamiranda
Jumlah follower: 103.955

5. Ghaida Tsurayya

5-Ghaida-Tsurayya-thumb

Jika sang Ayah menempati ranking kedua dalam deretan ustad pengguna Twitter terpopuler di Indonesia versi Tech in Asia, maka Ghaida sebagai anak sulung Aa Gym menempati ranking lima dalam daftar hijab blogger ini. Gaya hijab Ghaida dikenal sangat taat dengan aturan syariat Islam yang dipastikan menutup lebar bagian dada. Ciri khas gaya hijab Ghaida selain dominan menggunakan warna pastel juga bertaburan motif bunga-bunga (floral).

Akun Instagram: @gdghaida
Jumlah follower: 82.077

6. Jenahara

6-Jenahara-thumb

Sederhana, itulah satu kata yang menggambarkan gaya hijab putri dari perancang kondang busana muslim senior Ida Royani ini. Jika Ria Miranda sangat menghindari warna hitam, justru gaya hijab Jenahara dominan warna hitam. Selain memiliki karakter kuat dalam pemilihan warna hitam, gaya hijab Jenahara juga sederhana namun tetap anggun.

Akun Instagram: @jenahara
Jumlah follower: 73.282

7. Fitri Aulia

7-Futri-Aulia-thumb

Mengusung konsep gaya hijab yang mirip seperti Ghaida Tsurayya, Fitri Aulia juga ketat dengan aturan syariat Islam. Ciri utama gaya hijab Fitri Aulia yaitu bagian dada yang tertutup lebar. Namun, Fitri yang memiliki brand baju muslim “Kivitz” tidak menjadikan warna pastel dan motif bunga-bunga sebagai gaya hijabnya seperti Ghaida. Fitri menyukai warna-warna cerah dan polos tanpa motif.

Akun Instagram: @fitriaulia
Jumlah follower: 44.729

Siapapun gaya hijab blogger yang Anda sukai, pastikan disesuaikan dengan kebutuhan. Karena yang terpenting dalam menyambut lebaran bukan terletak pada baju dan gaya baru, namun kepribadian yang baru.

(Diedit oleh Enricko Lukman)