7 Jenderal Purnawirawan Nilai SBY Sudah Maksimal

TEMPO.CO , Jakarta:Tujuh jenderal purnawirawan yang bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu, 13 Maret 2013, menilai SBY sudah bekerja maksimal dalam dua periode pemerintahannya. 

"Baik secara ekonomi maupun secara politik, di dalam maupun di luar negeri," kata Luhut Pandjaitan, salahsatu jenderal yang hadir dalam pertemuan di Istana Negara itu.

Menurut Luhut, diskusi berjalan cukup panjang lantaran SBY memberikan berbagai penjelasan ihwal politik dalam negeri, ekonomi, dan hubungan internasional. Termasuk perkembangan politik menjelang pemilihan 2014 nanti."Kami juga menyampaikan pandangan-pandangan kami dalam berbagai hal," kata Luhut. 

Purnawirawan, ujar Luhut, melihat dan mengakui pencapaian pemerintahan SBY. "Bahwa masih ada di sana-sini yang kurang, misalnya pemerataan, misalnya masalah-masalah teknis yang lain, saya pikir tidak akan selesai biar berapa banyak presiden pun," ucap dia.

Dalam pertemuan itu, Luhut menambahkan, SBY juga mengidentifikasi berbagai masalah yang belum selesai dan akan menjadi pekerjaan rumah Presiden berikutnya. Diskusi purnawirawan dengan SBY, diakui Luhut, berjalan sangat konstruktif.

Adapun tujuh purnawirawan yang menemui SBY adalah Luhut Panjaitan, Subagyo H.S., Fahrul Rozi, Agus Widjojo, Johny Josephus Lumintang, Sumardi, dan Suaedy Marasabessy. Mereka dikenal sebagai para jenderal yang dekat dengan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie.

PRIHANDOKO

Baca juga

SBY: Ramalan Banjir Besar Meleset 

Yudhoyono Larang Ketua Demokrat Maju Pilpres

KPU Yakin PBB dan PKPI Bisa Susun Daftar Caleg

Satu Kursi di UGM Diperebutkan 21 Siswa

Dapil Ditambah, Partai Politik Diminta Responsif  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.