7 Jenis Istirahat yang Dibutuhkan Tiap Orang Menurut Terapis

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Istirahat sama pentingnya bagi tubuh seperti makan dengan benar dan berolahraga. Ketika berbicara tentang istirahat, kita kebanyakan berpikir tentang istirahat fisik dan mental.

Tapi itu tidak benar. Faktanya, ada lebih banyak jenis istirahat yang Anda butuhkan dari waktu ke waktu.

Dalam postingan menarik di Instagram oleh Tasha Bailey, seorang konselor trauma dan terapis, berikut adalah daftar tujuh jenis istirahat yang kita semua butuhkan. Melansir dari TimesofIndia, ini dia:

1. Istirahat fisik

ilustrasi ibu istirahat/unsplash
ilustrasi ibu istirahat/unsplash

Seperti namanya, istirahat fisik berhubungan dengan memberi waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Bailey ingin orang-orang, "memastikan tubuh dapat mengisi ulang dengan membiarkannya melambat dan memperbaiki."

Tidur siang, tidur lebih awal dari biasanya, melakukan yoga, dan meluangkan waktu untuk makan siang dengan tenang dapat menjadi beberapa jenis istirahat fisik.

2. Istirahat mental

Ilustrasi/copyright pexels.com
Ilustrasi/copyright pexels.com

Istirahat mental persis seperti kedengarannya - istirahat untuk mengisi ulang mental ketika kita merasa sulit untuk berkonsentrasi. Misalnya, melepaskan diri dari gawai, mencoba berpikiran positif, atau memutar musik favorit Anda. Ini semua dapat membantu Anda mendapatkan istirahat mental.

3. Istirahat emosional

Ilustrasi pembicaraan orang yang seperti saling bercermin (mirroring). (Sumber Pixabay)
Ilustrasi pembicaraan orang yang seperti saling bercermin (mirroring). (Sumber Pixabay)

"Melepaskan beban emosional" adalah arti dari istirahat emosional. Bagikan emosi Anda dengan seseorang yang Anda cintai.

Jika Anda merasa tidak nyaman berbicara dengan teman atau kerabat, cobalah berbicara dengan terapis.

4. Istirahat sosial

Ilustrasi main ponsel (Sumber: Pixabay)
Ilustrasi main ponsel (Sumber: Pixabay)

Istirahat sosial mengacu pada, "memulihkan diri kita sendiri melalui hubungan dengan siapa diri Anda sebenarnya," kata Bailey. Sederhananya, istirahat sosial berarti berhubungan kembali dengan diri sendiri.

Mengembalikan diri kita dengan berbicara dengan mentor dan teman kita dan menghabiskan waktu dengan orang yang menegaskan kita adalah beberapa hal yang dapat Anda nikmati.

5. Istirahat yang kreatif

Ilustrasi Pameran Lukisan (Liputan6.com/Johan Tallo)
Ilustrasi Pameran Lukisan (Liputan6.com/Johan Tallo)

Untuk membuat diri Anda tetap bersemangat dan menemukan lebih banyak inspirasi, istirahat dari kreativitas itu penting. Terkadang melepaskan diri dari kreativitas kita sendiri dan beralih ke kreativitas orang lain juga dapat membantu.

Anda cukup membaca buku, berjalan-jalan, atau melihat karya seni orang lain. Membersihkan meja kerja dan merapikan kamar Anda juga dapat membantu menenangkan pikiran.

6. Istirahat sensorik

Ilustrasi Menyusun Portofolio Credit: pexels.com/Vlada
Ilustrasi Menyusun Portofolio Credit: pexels.com/Vlada

"Mundur dari beban indrawi yang berlebihan dengan berhubungan kembali dengan diri Anda sendiri," adalah yang digambarkan Bailey sebagai hal yang penting.

Mematikan gadget Anda, menghirup udara segar, dan membuat jurnal dapat membantu Anda mendapatkan istirahat indrawi. Anda dapat berolahraga di luar ruangan atau menulis jurnal yang wajib dicoba jika Anda belum pernah melakukannya.

7. Istirahat spiritual

Ilustrasi meditasi | pexels.com
Ilustrasi meditasi | pexels.com

Bentuk istirahat terakhir yang disoroti oleh terapis adalah istirahat spiritual. Dia berkata, "Kita membutuhkan ini untuk merasa berlabuh dan disesuaikan dengan tujuan dan harmoni kita,".

Membaca kitab suci atau tulisan filosofis, bermeditasi, dan menjadi sukarelawan dapat membantu Anda mendapatkan istirahat spiritual. Jika Anda belum mencoba meditasi, Anda bisa mencoba menarik napas dalam-dalam.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: