7 Juta Mitra Bukalapak Dapat Jaminan Pasokan dari Pemimpin Pasar Industri FMCG

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bukalapak melalui Buka Mitra Indonesia yang menaungi Mitra Bukalapak , menandatangani perjanjian kerja sama dengan sejumlah perusahaan FMCG Indonesia. Perusahaan tersebut adalah Unilever, Danone, Coca-Cola Amatil, Heinz ABC Indonesia, Garuda Food, Sunultratory Garuda, dan UltraJaya.

Dalam kerja sama ini, Bukalapak dan perusahaan FMCG di Indonesia akan berfokus di hal-hal penting di seputar layanan distribusi dan kesediaan stok untuk para mitra bukalapak.

Ada dua hal yang menjadi kesepakatan. Pertama adalah memastikan layanan pengiriman dan ketersediaan stok di 7 juta Mitra Bukalapak di seluruh Indonesia melalui proses distribusi yang efektif dan lebih cepat. Kedua memberdayakan para Mitra Bukalapak untuk memaksimalkan hasil penjualan barang-barang kebutuhan sehari-hari melalui harga penjualan yang lebih terjangkau.

CEO Buka Mitra Indonesia, Howard Gani menjelaskan, Bukalapak sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh perusahaan FMCG pada Buka Mitra Indonesia. Hal ini merupakan dukungan terhadap upaya Bukalapak untuk mendorong kemajuan digitalisasi warung-warung tradisional yang berdampak pada inklusi ekonomi Indonesia.

"Kami optimis kerja sama ini bisa makin meningkatkan layanan kami pada Mitra Bukalapak, yang juga akan memperkuat kualitas layanan para Mitra Bukalapak kepada para pelanggan mereka”, ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (7/4/2021).

E-commerce Director PT Unilever Indonesia Hira Triadi menambahkan, Unilever sebagai perusahaan yang ada di Indonesia selama 87 tahun ingin turut berkontribusi secara nyata untuk bisa meningkatkan kapabilitas warung agar mampu beradaptasi dengan era digital saat ini. Terlebih bahwa warung yang merupakan bagian dari UMKM memiliki peranan penting bagi kemajuan perekonomian Indonesia.

"Untuk itu, berbagai upaya telah dilakukan Unilever, salah satunya adalah melalui kemitraan dengan Bukalapak melalui platform Mitra Bukalapak," jelas Hira.

Keinginan yang seirama untuk memberdayakan dan mendukung kemajuan pelaku UMKM juga diekspresikan oleh Narto Sunarno, Head of Digital Business Development Garuda Food.

“Akses lebih banyak lagi kepada UKM warung agar bisa lebih sejajar dan berdaya saing terhadap rekan-rekan mereka yang mempunyai format toko lebih besar”, ucapnya.

Mitra Bukalapak Melonjak

Pembukaan kantor research and development di Surabaya (Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Pembukaan kantor research and development di Surabaya (Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Sepanjang 2020, Mitra Bukalapak juga melakukan penyediaan produk grosir ke 28 provinsi di Indonesia melalui kerjasama dengan lebih dari 300 distributor lokal, yang jumlahnya telah meningkat sebanyak lebih dari 15 kali lipat sejak awal tahun 2020.

Bukalapak juga mencatat kenaikan 50 persen terhadap jumlah Mitra Bukalapak selama tahun 2020. Saat ini Mitra Bukalapak telah tersebar di lebih dari 500 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Hal inilah yang juga menjadi pertimbangan para perusahaan FMCG dalam berkolaborasi dengan Buka Mitra Indonesia.

“Seiring dengan pertumbuhan bisnis online dan akses digital di Indonesia, bekerjasama dengan Mitra Bukalapak akan membantu memperluas dan mengembangkan penetrasi produk-produk Suntory Garuda untuk para pelaku usaha kecil serta para konsumen dari berbagai lapisan di seluruh area di Indonesia”, ucap Chief Executive Officer and President Director PT. Suntory Garuda Beverage Ong Yuh Hwang.

Pernyataan ini juga didukung oleh Dewi Larasati, E-Business Director Danone Waters Indonesia yang melihat kerjasama dengan Buka Mitra Indonesia adalah strategi yang tepat untuk mengatasi tantangan dari proses distribusi barang secara konvensional.

“Tantangan kami yang terbesar adalah kecepatan distribusi dan jangkauan pasar, terutama untuk varian produk kami lainnya, seperti Vit dan Mizone. Dengan adanya kemitraan dengan Mitra Bukalapak, produk-produk kami tersebut terlihat terjadi pertumbuhan yang positif. Hal ini menunjukan peran kemitraan dengan Mitra Bukalapak merupakan langkah yang tepat untuk menjangkau lebih banyak konsumen di Indonesia”, ujarnya.

Sementara itu, UltraJaya dan Coca-Cola Amatil menggandeng Buka Mitra Indonesia sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan produk bagi seluruh masyarakat.

“Semua orang Indonesia berhak untuk dengan mudah mendapatkan produk-produk yang berkualitas baik seperti produk-produk dari Ultrajaya, kapan pun dan di manapun. Oleh karena itu, tujuan kami bermitra dengan Mitra Bukalapak adalah untuk mengoptimalkan semua peluang untuk mendistribusikan produk-produk UltraJaya agar tersedia di mana pun dan kapan pun”, ungkap Au Djamhoer, GM Sales & Distribution UltraJaya.

Perubahan Perilaku

(Foto: Ilustrasi Coca Cola. Dok Unsplash/Bradley Pisney)
(Foto: Ilustrasi Coca Cola. Dok Unsplash/Bradley Pisney)

Presiden Direktur Coca-Cola Amatil Indonesia Kadir Gunduz mengatakan, salah satu perubahan yang terjadi karena adanya pandemi COVID-19 adalah perubahan perilaku pada aktivitas belanja, pembelanjaan secara online dan penggunaan aplikasi berbasis digital meningkat signifikan.

Perubahan ini memaksa industri harus beradaptasi cepat untuk tetap dapat berinteraksi dan melayani konsumen mereka, termasuk Coca-Cola Amatil Indonesia. Seiring dengan peralihan pola belanja konsumen tersebut, kamipun harus memastikan produk-produk Coca-Cola Amatil Indonesia tersedia di platform marketplace di Indonesia, seperti Mitra Bukalapak.

"Kami berharap melalui kemitraan yang baru dengan Bukalapak, akan memperluas dan memperkuat jaringan home consumption dan B2B Coca-Cola Amatil Indonesia,” jelas Kadir.

Hal senada juga diungkapkan oleh Reynold Pandapotan Hutabara, Sales Director PT Heinz ABC Indonesia yang menempuh langkah kerjasama dengan Buka Mitra Indonesia agar produk-produknya dapat

“menjangkau distribusi sampai ke level end user maupun small retailers untuk membawa produk-produk berkualitas Kraft Heinz ABC ke semua rumah tangga di Indonesia”.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: