7 Kebiasaan Tak Terduga ini Bisa Sebabkan Kulit Jadi Kering

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Mungkin Anda berpikir jika menemukan pelembab yang tepat akan menjawab semua masalah kulit.

Namun, Anda masih mungkin memiliki kulit kering atau gatal, tidak peduli semahal apa krim wajah dan lotion yang digunakan.

Meski menemukan produk kecantikan yang paling cocok adalah langkah penting untuk rangkaian skin care, menghentikan kebiasaan yang membuat kulit dehidrasi juga tidak kalah penting.

Kebiasaan apa saja yang tampak tidak berbahaya namun menjadi penghalang Anda untuk mendapatkan kulit idaman? Seperti dikutip dari laman Brightside.me, Kamis (15/7/2021) berikut beberapa alasannya:

1. Minum terlalu banyak air

Ilustasi air minum (unsplash)
Ilustasi air minum (unsplash)

Mungkin terdengar kontradiktif. Namun, minum terlalu banyak air justru dapat merusak kulit.

Walaupun tetap terhidrasi sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, jumlah air yang berlebihan dapat menghilangkan mineral penting dari tubuh. Hal ini dapat membuat kulit terlihat tak bernyawa dan kusam.

Lebih baik merawat kulit kering dari luar dengan menggunakan produk yang tepat serta mengubah gaya hidup.

2. Mandi terlalu lama

Ilustrasi mandi terlalu lama
Ilustrasi mandi terlalu lama

Mandi air panas dalam kurun waktu yang lama mungkin merupakan cara baik untuk melepas lelah setelah hari yang panjang.

Namun, sebenarnya kegiatan tersebut dapat membuat kulit anda stress. Air panas menghilangkan minyak dan kelembapan yang dibutuhkan kulit agar tetap kenyal dan cerah. Semakin lama mandi, maka kulit anda semakin kering.

Lebih aman untuk mandi air hangat dengan sabun lembut yang tidak akan merusak lapisan pelindung kulit.

3. Mengoleskan pelembab di waktu yang salah

Ilustrasi memolskan pelembab (pixabay)
Ilustrasi memolskan pelembab (pixabay)

Menggunkan pelembab di waktu yang optimal dapat membantu Anda menuai semua manfaatnya.

Alih-alih memoleskan krim setelah mengeringkan wajah, poleskanlah saat kulit masih lembab. Hal ini akan membantu mengunci kelembapan dan menghidrasi kulit anda jauh lebih baik.

Faktanya, perempuan di Korea yang terkenal memiliki kulit wajah sempurna bak porselin mengoleskan pelembap dalam 3 detik setelah mencuci wajah.

4. Tidur tanpa kaus kaki

Ilustrasi tidur tanpa kaus kaki (pixabay)
Ilustrasi tidur tanpa kaus kaki (pixabay)

Menggunakan kaus kaki dapat membuat anda tidur lebih nyenyak, mencegah hot flashes, dan mencegah tumit pecah-pecah yang menganggu.

Mengoleskan krim dan memakai kaus kaki dapat mengurangi kemungkinan anda terbangun dengan kulit kering di tumit.

5. Menggosok wajah anda dengan handuk

Ilustasi mengosok wajah dengan handuk ( Freepik)
Ilustasi mengosok wajah dengan handuk ( Freepik)

Menggosok kulit dengan handuk katun yang kasar dapat mengeringkan dan mengiritasi kulit sensitif. Kulit akan terlihat kemerahan dan terasa gatal.

Untuk menghindari iritasi lebih lanjut, biarkan kulit wajah anda kering dengan sendirinya.

6. Telalu sering makan telur

Ilustrasi telur (Unsplash)
Ilustrasi telur (Unsplash)

Meksipun telur adalah sumber protein dan vitamin A yang baik, telur dapat menyebabkan kulit kering jika dikonsumsi secara berlebihan.

Kabar baiknya, anda tidak dilarang makan telur dadar di pagi hari demi kulit anda. Pastikan tidak makan lebih dari 3 butir sehari.

7. Menggunakan pelembab yang salah

Ilustrasi menggunakan pelembab (unsplash)
Ilustrasi menggunakan pelembab (unsplash)

Jika anda merasa pelembab anda hampir tidak ada manfaatnya, mungkin karena itu terlalu ringan untuk jenis kulit anda. Jika kulit anda berminyak, pelembab berbahan dasar air adalah pilihan terbaik.

Untuk kulit sensitif, krim dengan bahan-bahan menenagkan akan membawa manfaat.

Menggunakan produk yang tepat untuk jenis kulit dapat membantu mencegah air menguap dari kulit terlalu cepat dan membuatnya terhidrasi lebih lama.

Reporter: Ielyfia Prasetio

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel