7 Kerusuhan dalam Penjara di Indonesia  

TEMPO.CO, Jakarta - Kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan, Bali, pada Ahad, 19 Februari dan Rabu, 22 Februari 2012, menambah daftar hitam pertikaian di dalam penjara. Berikut ini adalah kerusuhan di dalam penjara yang pernah terjadi di Indonesia.

1. LP Kerobokan, Bali - 19 Februari dan 22 Februari 2012

Pertikaian di penjara ini diduga dipicu adanya diskriminasi petugas terhadap narapidana. Terjadi pertikaian antar-narapidana yang mengakibatkan satu orang terluka terkena tusukan pisau.

Kerusuhan berlanjut beberapa hari kemudian dan terjadi pembakaran gedung kantor lembaga pemasyarakatan. Sebanyak 1.000 narapidana berhasil diisolasi dengan adanya peraturan tembak di tempat yang diberlakukan polisi. Setelah kerusuhan, narapidana dipindahkan ke penjara di Klungkung, Bali, dan ke beberapa penjara di Jawa Timur.

2. LP Pasir Putih, Nusa Kambangan, Cilacap - 23 Juni 2008

Dua terpidana mati asal Nigeria menjadi pelaku kerusuhan dan pembakaran di lembaga pemasyarakatan ini. Mereka membakar kantor petugas yang menyebabkan kebakaran hingga ke ruangan lain.

Mereka kemudian memprovokasi narapidana lainnya untuk rusuh. Ratusan personel polisi dikerahkan menenangkan situasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

3. LP Kesambi, Cirebon - 18 Desember 2007

Kerusuhan terjadi setelah ketegangan seusai pertandingan sepak bola antarblok. Situasi memanas karena diduga ada sentimen antarsuku.

Geng narapidana asal Jakarta menjadi biang keladi kerusuhan. Tidak ada korban jiwa dalam pertikaian itu, beberapa orang terluka.

4. LP Cipinang, Jakarta - 31 Juli 2007

Peristiwa dipicu persaingan antara geng narapidana asal Jawa Timur dengan geng Ambon, Palembang, dan Batak. Pertikaian menyulut tawuran yang melibatkan ratusan narapidana. Tidak sedikit pengunjung lembaga pemasyarakatan yang terlibat tawuran.

Akibatnya, dua narapidana dari geng Jawa Timur tewas. LP Cipinang memiliki kapasitas untuk 900 orang, namun dihuni 4.000 orang.

5. LP Lowokwaru, Malang - 26 Mei 2003

Terjadi keributan antar-narapidana di dalam sel. Keributan memicu kerusuhan yang menyebabkan satu orang tewas.

6. LP Tanjung Gusta, Medan - 19 Januari 2003

Kerusuhan disebabkan rencana sejumlah narapidana yang akan melarikan diri. Rencana itu ditentang rekan-rekan mereka karena diduga sudah diketahui oleh sipir penjara.

Narapidana yang marah kemudian terlibat dalam perkelahian. Akibatnya, tiga narapidana tewas.

7. Rumah Tahanan Salemba, Jakarta - 20 Juli 2001

Perkelahian di rutan ini diduga terjadi karena adanya perbedaan jatah makan siang untuk narapidana. Keributan berlanjut antarblok yang akhirnya menyulut emosi seluruh penghuni rutan.

Dua orang tewas dan satu terluka. Polisi menyita sejumlah senjata tajam, pisau, dan pipa besi.

SUMBER PDAT | SATWIKA MOVEMENTI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.