7 Kesalahan Mengecilkan Perut yang Biasa Dilakukan

Liputan6.com, Jakarta Perut buncit kini menjadi masalah yang dihadapi banyak orang. Lemak di perut bukan hanya mengubah penampilan tapi juga berpengaruh buruk pada kesehatan. Faktanya, memiliki banyak lemak di daerah perut sangat terkait dengan penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Maka dari itu mengecilkan perut buncit memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Banyak cara untuk mengecilkan perut yang membuncit. Cara ini seperti menerapkan pola makan sehat, olahraga perut, dan menjauhi makanan tertentu.

Namun, cara-cara ini tak bisa dilakukan sembarangan. Cara mengecilkan perut buncit harus disertai dengan pola hidup yang seimbang. Beberapa orang mengabaikan keseimbangan tersebut. Hal ini menimbulkan kesalahan umum dalam melepaskan lemak secara sehat.

Kesalahan ini justru akan mematahkan misi mengecilkan perut. Ini membuat semua upaya yang kamu lakukan untuk menghilangkan lemak di perut jadi sia-sia belaka. Berikut kesalahan yang biasa terjadi saat mengecilkan perut, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (19/11/2019).

Kurang tidur

Kurang tidur (Foto: iStockphoto)

Saat ini mengecilkan perut buncit, beberapa orang terlalu fokus membenarkan pola makan namun tak memerhatikan kualitas tidurnya. Tidur merupakan saat tubuh bekerja memperbaiki dan membangun kembali jaringan. Kurang tidur dapat meningkatkan risiko obesitas.

Ketika seseorang tidak cukup tidur dua hormon yang memengaruhi nafsu makan akan bereaksi. Saat kurang tidur hormon ghrelin yang memberi rasa lapar akan naik, sementara leptin hormon yang memberi rasa kenyang akan turun. Ini membuat kamu akan merasa ingin mengonsumsi banyak gula dan karbohidrat yang pada akhirnya akan menambah lemak di perut.

Para ahli merekomendasikan untuk tidur selama tujuh hingga delapan jam per malam. Selain itu, tidur sedikit lebih awal juga dapat menghindari ketidakseimbangan ini.

Mengonsumsi semua makanan rendah lemak

Makanan rendah lemak (sumber: pexels)

Banyak produk makanan rendah lemak yang mengklaim dapat mendukung penurunan berat badan dan membantu mengecilkan perut buncit. Memilih versi makanan rendah lemak tak sepenuhnya baik untuk menghilangkan lemak tubuh. Banyak produk makanan rendah lemak diproses dan mengandung lebih banyak aditif yang memicu keinginan untuk makan lebih banyak.

Membatasi makanan berlemak memang penting, tapi tubuh juga memerlukan asupan lemak sehat untuk menjaga metabolisme. Lemak sehat sebenarnya mendukung kesehatan otak dan kadar hormon dan kolesterol yang sehat. Ini membantu mengurangi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

Disarankan utnuk mengonsumsi lemak sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak kelapa, minyak zaitun extra-virgin, ikan berlemak dan kuning telur.

Mengabaikan tanda stres

Ilustrasi stres (iStockphoto/hobo_018)

Meskipun tekanan sebenarnya bisa mendukung penurunan lemak dalam jumlah yang tepat pada waktu yang tepat, stres yang tidak terkontrol dapat berdampak buruk bagi lemak di perut. Stres dapat memicu hormon kortisol yang meningkatkan gula darah.

Kadar kortisol yang tinggi secara kronis dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk membangun otot dan meningkatkan lemak perut. Untuk mengelola stres dan kortisol direkomendasikan untuk melakukan meditasi, yoga, dan memenuhi kebutuhan vitamin.

Mengurangi kalori sepenuhnya

Mengurangi kalori sepenuhnya (bitt24/shutterstock)

Banyak orang percaya bahwa mengurangi kalori sebanyak mungkin adalah jawaban untuk menghilangkan lemak dan mengecilkan perut buncit. Tapi, ketika tubuh tidak mendapatkan kalori, ia memasuki kondisi kelaparan yang justru akan membuat tubuh kekurangan energi. Kekurangan kalori juga akan membuat tubuh kelelahan, pusing, sakit kepala, gemetar dan lekas marah.

Pastikan kamu tidak kekurangan kalori atau nutrisi penting untuk fungsi tubuh yang baik. Alih-alih berfokus pada pengurangan kalori, rencanakan untuk makan makanan kecil yang mengandung protein, karbohidrat kompleks, lemak dan sayuran sehat setiap tiga hingga empat jam.

Tidak makan cukup protein

Protein / Sumber: iStockphoto

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa protein sangat efektif menghilangkan penumpukan lemak perut. Jika kamu kesulitan menghindari makanan ringan yang tinggi karbohidrat saat tengah mencoba mengecilkan perut buncit, coba gantikan dengan makanan tinggi protein.

Selain mendukung perbaikan dan pertumbuhan otot, protein juga membantu mengurangi rasa lapar. Makan banyak protein setiap hari memiliki dampak signifikan pada kemajuan penurunan lemak. Plus, protein memainkan peran yang lebih penting dalam mempertahankan metabolisme dan massa otot setelah hilangnya lemak.

Sit-up berlebihan

Sit-up berlebihan

Sit-up dipercaya mampu membakar lemak di tubuh dan mengecilkan perut buncit. Namun, kamu tidak bisa menghilangkan lemak hanya pada satu bagian tubuh. Tubuhmu akan kehilangan lemak secara keseluruhan. Melakukan latihan perut setiap hari memang akan membantu memperkuat inti tetapi itu tidak memastikan bahwa kamu akan kehilangan lemah perut.

Kamu masih bisa melakukan latihan ini secara rutin, namun pastikan untuk menyeimbangkannya dengan latihan lain. Latihan seimbang yang melibatkan seluruh tubuh akan melibatkan lebih banyak otot dan lebih baik mendukung penurunan lemak di perut dan bagian tubuh lainnya.

Melakukan olahraga berlebihan

Olahraga | unsplash.com/@juanparodriguez

Tubuh membutuhkan keseimbangan yang sehat antara olahraga dan istirahat. Melakukan terlalu banyak olahraga dapat memengaruhi kadar hormon steroid kortisol dan menyebabkan peningkatan lemak di dalam perut.

Melakukan olahraga seimbang bisa membantu mengurangi lemak maksimal. Melakukan interval olahraga intensitas tinggi dan interval istirahat yang sehat dapat membakar kalori secara signifikan.