7 Makanan Penyebab Diabetes yang Wajib Dihindari

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Diabetes adalah penyakit kronis yang disebabkan karena tingginya kadar gula darah di dalam tubuh. Sebenarnya tubuh memerlukan gula atau glukosa, karena gula adalah sumber energi utama bagi sel tubuh.

Seseorang yang memiliki kadar gula darah berlebih, bisa terkena penyakit diabetes yang bisa membahayakan nyawa. Karena penyakit ini bisa mengganggu sistem kerja organ lainnya. Kadar gula tinggi di dalam tubuh ini disebabkan karena jarang berolahraga, mengalami obesitas, memiliki riwayat penyakit, faktor keturunan, dan mengonsumsi makanan atau minuman manis.

Untuk mencegah penyakit diabetes, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan penyebab diabetes, melakukan olahraga, atur pola makan dengan baik, dan konsultasikan kesehatanmu secara rutin pada dokter. Berikut makanan penyebab diabetes yang harus dihindari, dilansir dari Liputan6.com:

TERKAIT: Waspada! Diabetes Kini Mulai Serang Anak-anak, Ini Penyebabnya

TERKAIT: 7 Sayuran yang Sangat Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes

TERKAIT: Ketahui 5 Kondisi Kulit yang Menjadi Pertanda Penyakit Diabetes

Makanan Penyebab Diabetes

ilustrasi dessert/Julio Melanda/pexels
ilustrasi dessert/Julio Melanda/pexels

1. Makanan Tinggi Karbohidrat

Penyebab diabetes yang pertama adalah makanan yang mengandung tinggi karbohidrat. Sebenarnya karbohidrat memiliki fungsi penting bagi tubuh, yaitu sebagai sumber energi untuk tubuh. Tetapi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, bisa meningkatkan risiko diabetes, seperti roti tawar, pasta, makaroni, biskuit, buah kalengan, permen, nasi putih dan lain sebagainya.

2. Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

Makanan yang memiliki kandungan lemak jenuh seperti susu tinggi lemak, keju olahan, mentega, selai kacang dan daging berlemak, harus dihindari orang yang memiliki diabetes. Karena makanan tinggi lemak ini bisa meningkatkan kadar kolesterol dan lemak jahat di dalam tubuh, yang memicu risiko diabetes dan penyakit jantung.

3. Daging Merah

Daging merah adalah sumber protein yang diperlukan oleh tubuh, tetapi terlalu banyak mengonsumsi daging merah bisa menyebabkan diabetes. Apalagi jika mengondumsi daging merah yang sudah diproses, seperti sosis. Karena daging merah olahan ini memiliki kadar lemak yang tinggi, dan membuat tubuh kesulitan untuk mengolah kadar gula darah.

Makanan Penyebab Diabetes

ilustrasi makanan/Polina Tankilevitch/pexels
ilustrasi makanan/Polina Tankilevitch/pexels

4. Junk Food

Junk food adalah makanan yang mengandung lemak jenuh. Makanan ini harus dihindari karena bisa meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh, dan menyebabkan penyakit diabetes, stroke dan penyakit jantung. Sebagai contoh pizza. Dalam pizza terdapat beberapa bahan makanan olahan seperti sosis dan keju, yang mengandung lemak jenuh dan karbohidrat tinggi.

5. Buah Kalengan

Buah adalah makanan yang menyehatkan dan mengandung gizi lengkap. Tetapi hindarilah mengonsumsi buah yang terdapat dalam kemasan atau kalengan. Karena buah tersebut sudah diproses dan terdapat banyak kandungan gula di dalamnya. Selain buah kalengan, kamu juga bisa menghindari buah-buahan yang tinggi gula, seperti buah mangga, nanas, dan durian. Lebih baik konsumsi buah yang rendah gula seperti semangka atau apel.

6. Makanan Instan

Makanan instan juga harus dihindari orang yang memiliki riwayat diabetes. Makanan instan ini memiliki kandungan gula yang tinggi dan penuh dengan lemak jenuh. Terlalu banyak mengonsumsi makanan instan bisa menyebabkan gangguan pencernaan, gagal jantung, diabetes, stroke dan kanker.

7. Minuman dengan Gula Tambahan

Selain menghindari makanan yang tinggi karbohidrat dan lemak jenuh, sebaiknya juga hindari minuman yang mengandung gula tambahan seperti soda atau alkohol. Minuman ini juga bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes.

Gejala Diabetes

ilustrasi diabetes/Andrea Piacquadio/pexels
ilustrasi diabetes/Andrea Piacquadio/pexels

Diabetes terdiri dari dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Saat mengalami diabetes tipe 1, perkembangan penyakit ini akan dirasakan dengan cepat. Sedangkan diabetes tipe 2 bisa disadari dan dirasakan setelah bertahun-tahun.

Penyakit diabetes tipe 1 dan tipe 2 ini ditandai dengan gejala sering merasakan haus, kelelahan, sering merasa lapar, memiliki luka yang susah sembuh, sering mengalami infeksi, pandangan menjadi kabur, dan berat badan berubah dengan drastis.

Beberapa orang yang terkena diabetes juga mengalami gejala bibir kering, gatal-gatal, disfungsi ereksi, kaki terasa kering, mengalami hipoglikemia reaktif, mudah tersinggung, sering mengantuk, dan muncul bercak hitam di area leher.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel