7 Makanan yang Bisa Menghidrasi Kulit Selama Puasa

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Kulit kering sering kali muncul pada saat menjalankan ibadah puasa. Hal ini disebabkan karena tubuh kekurangan cairan, akibat perubahan pola makan dan minum pada saat puasa.

Kulit yang kering bisa mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya diri, sehingga kulit kering ini harus segera diatasi dengan cara yang tepat. Tak hanya rutin menggunakan produk perawatan kulit saja untuk mengatasi kulit kering ini, Sahabat Fimela juga harus mengonsumsi makanan yang bisa membantu menghidrasi kulit.

Tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Ada banyak jenis makanan sederhana yang memiliki kandungan kaya akan vitamin dan mineral, yang fungsinya untuk menjaga kelembapan kulit dan menghidrasi selama puasa. Berikut makanan yang bisa menghidrasi kulit selama puasa, dilansir dari Brilio.net:

Penyebab Kulit Dehidrasi

ilustrasi skincare/TORWAISTUDIO/shutterstock
ilustrasi skincare/TORWAISTUDIO/shutterstock

Kulit dehidrasi atau kulit kering sangat umum terjadi pada saat menjalankan puasa. Hal ini merupakan kondisi saat lapisan kulit paling luar mengering akibat tubuh kekurangan cairan. Kulit yang paling mudah mengalami dehidrasi adalah tangan, lengan, kaki dan wajah.

Selain disebabkan karena kekurangan asupan cairan di dalam tubuh, kulit kering juga disebabkan karena iritasi akibat sabun mandi, terlalu sering menggunakan parfum, terlalu sering eksfoliasi, perubahan cuaca ekstrim, terlalu sering terpapar sinar matahari, memiliki kondisi penyakit tertentu, mengonsumsi alkohol, merokok dan lain sebagainya.

Gejala yang dialami saat kulit dehidrasi adalah tekstur kulit terasa kasar, kulit menjadi kaku setelah mandi, muncul kemerahan di kulit, terasa gatal atau panas, mudah terkelupas, muncul keriput dan ruam kulit.

Makanan yang Bisa Menghidrasi Kulit

ilustrasi makanan/Cats Coming/pexels
ilustrasi makanan/Cats Coming/pexels

Makanan yang bisa menghidrasi tubuh adalah makanan yang memiliki kandungan tinggi vitamin dan mineral. Makanan tersebut sangat mudah ditemukan di pasaran, yang baik dan aman dikonsumsi saat sahur dan buka puasa. Berikut contoh makanannya:

1. Kacang-kacangan

Jenis makanan yang pertama adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan memiliki kandungan minyak alami, yang berfungsi untuk meningkatkan produksi sebum di lapisan kulit, agar kulit tidak mudah dehidrasi. Contoh kacang-kacangan yang bisa dikonsumsi adalah kacang tanah, kacang almond dan kacang hijau.

2. Ubi Jalar

Makanan yang selanjutnya adalah ubi jalar. Ubi jalar adalah jenis umbi-umbian yang kaya akan antioksidan dan vitamin A. Kandungan tersebut bisa membantu menghidrasi kulit, menunda penuaan dini pada kulit, membuat kulit lembap dan meningkatkan produksi kolagen.

3. Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran yang baik dikonsumsi saat sahur dan puasa. Brokoli memiliki kandungan yang kaya akan antioksidan, vitamin dan mineral, yang bisa menjaga kelembapan kulit dan menghidrasi kulit saat berpuasa.

4. Tomat

Tomat juga bisa membantu menghidrasi kulit, karena diperkaya dengan kandungan likopen, vitamin A, vitamin C dan air. Kandungan tersebut bisa mencegah kulit kering, mengurangi peradangan kulit dan membuat wajah tampak cerah alami.

5. Alpukat

Selain membuat perut terasa kenyang, alpukat juga bisa membantu menghidrasi kulit kering, yang aman dikonsumsi saat sahur dan buka puasa. Alpukat memiliki kandungan folat, kalium, vitamin C dan protein yang menjaga kelembapan kulit dan mencerahkan kulit.

6. Ikan

Makanan yang selanjutnya adalah ikan, seperti ikan tuna dan ikan salmon. Ikan memiliki kandungan asam lemak omega 3, yang bisa meningkatkan produksi kolagen di kulit, menjaga kelembapan kulit dan menghidrasi kulit.

7. Teh Hijau

Teh hijau terkenal dengan kandungannya yang tinggi antioksidan. Teh hijau juga bisa dikonsumsi saat sahur dan buka puasa, karena membantu memperbaiki lapisan kulit yang rusal, melindungi kulit dari radikal bebas, mencegah kulit dehidrasi dan mendetoksifikasi kulit.

Anjuran Minum Saat Berpuasa

ilustrasi minum/pixabay
ilustrasi minum/pixabay

Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral, kamu juga harus mengimbanginya dengan minum air putih secara rutin saat sahur dan buka puasa. Tubuh yang kekurangan air putih, ditandai dengan kepala pusing, mata mudah mengantuk, urine berwarna gelap, kulit sangat kering dan lain sebagainya.

Agar kebutuhan air putih tetap tercukup saat menjalankan puasa, kamu bisa mengonsumsi air putih saat sahur, dengan urutan 1 gelas atau 250ml air putih saat bangun tidur, dan 1 gelas setelah sahur.

Kemudian konsumsi 2 gelas air putih pada saat berbuka puasa, atau sebelum mengonsumsi makanan berat saat buka puasa, lalu lanjutkan mengonsumsi 2 gelas air putih setelah makan malam, dan terakhir minum 2 gelas air putih sebelum tidur malam.