7 Makanan yang Membantu Atasi Stres saat Pandemi COVID-19

Bola.com, Jakarta - Masa karantina ketika pandemi virus Corona bisa jadi membosankan dan memicu stres. Hal itu karena tubuh Anda melepaskan hormon adrenalin dan kortisol sebagai reaksi atas apa yang dirasakan.

Dilansir dari laman Health, stres adalah sebuah tekanan psikologis dan fisik, yang bereaksi ketika menghadapi situasi yang dianggap berbahaya. Stress dapat menyerang pasien pada usia berapa pun.

Ada petunjuk praktis untuk menangkal terkena stres, yang bisa dipraktikkan terutama ketika menjalani masa karantina seperti sekarang.

Sepertu diketahui, karantina mandiri yang dilakukan menjadi satu di antara cara pencegahan penyebaran virus Corona penyebab COVID-19.

Stres berkepanjangan bisa mengganggu kesehatan tubuh dan memiliki risiko daya tahan tubuh menjadi lemah.

Padahal, dalam masa seperti sekarang, saat diperlukan daya tahan tubuh selalu terjaga agar risiko terinfeksi lebih minimal.

Untuk menghindari terkena stres saat swakarantina, satu di antaranya caranya dengan memperbanyak mengonsumsi makanan sehat. Anda bisa mengonsumsi cokelat, jamur, kacang kenari, buah apel, minyak ikan, tomat, hingga buah alpukat sebagai "pelampiasan" Anda.

Makanan-makanan sehat tersebut dapat membantu mencegah Anda merasakan kondisi pusing pikiran dan tertekan berkepanjangan.

Bola.com telah merangkum dari berbagai sumber, Jumat (27/3/2020), makanan yang bisa membantu Anda melawan stres ketika pandemi COVID-19.

1. Cokelat

Ilustrasi cokelat (iStockphoto)

Cokelat memiliki sifat antioksidan yang tinggi. Sifat antioksidan yang ada dalam cokelat mampu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

Cokelat yang memiliki rasa manis mampu meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik dan ampuh mengatasi kesedihan yang melanda. 

Mengonsumsi cokelat mmeningkatkan hormon serotonin dan membantu suasana hati lebih baik. 

Namun, jangan terlalu berlebihan dalam mengonsumsi cokelat ya!

2. Jamur

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/ olhovyi_photographer

Jamur memiliki kandungan insulin yang mampu membantu menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh. Jamur juga memiliki kandungan vitamin B, yang mampu mengatsi stres ketika pandemi virus Corona.

Selain vitamin B, masih banyak kandungan gizi yang terkandung, seperti riboflvin, niacin, dan pantothenic yang berperang penting untuk kesehatan mata, kulit, hati, rambut, merabolisme, dan sistem sarah tubuh.

3. Kacang Kenari

Kacang kenari. (Via: brahmakumarischandigrh.com)

Kacang-kacangan memiliki kandungan asam lemak omega-3 nabati yang mampu mengurangi depresi dan meningkatkan fungsi otak, seperti yang ada di dalam kacang kenari. Mengonsumsi kacang kenari mampu meminimalisasi risiko gangguan kejiwaan.

4. Buah Apel

ilustrasi buah apel/Photo by Shelley Pauls on Unsplash

Buah apel memiliki kandungan gizi fosfor dan zat besi. Mengonsumsi buah apel mampu membantu meregenerasi sel ketika stres.

Vitamin C yang ada dalam buah apel dan sifat antioksidan mampu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas yang bisa menyebabkan risiko stres oksidatif.

5. Minyak Ikan

minyak yang diambil dari ikan salmon, tiram, tuna, dan sarden punya 5 manfaat menakjubkan yang mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya. (Foto: iStockphoto)

Minyak ikan memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang membantu membangun neurotransmitter dan serotoni yang mampu meningkatkan suasana hati lebih baik. Anda bisa mengonsumsi jenis ikan laut, seperti sarden, mackerel, salmon, herring, dan tuna .

Mengonsumsi minyak ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 memberikan efek yang signifikan untuk penderita depresi.

6. Tomat

ilustrasi tomat/Photo by Deniz Altindas on Unsplash

Tomat memiliki kandungan asam alfa-lipoat dan asam folat yang mampu mengatasi depresi. Dalam penelitian menyatakan bahwa, sepertiga penderita depresi kekurangan asupan folat.

Asam folat mampu mencegah kelebihan homocysteine. Kelebihan homocysteine bisa membatasi kerja produksi neurotransmitter, seperti dopamin, serotonin, dan norepinefrin.

7. Alpukat

Ilustrasi Buah Alpukat (iStockphoto)

Kandungan lemak baik yang ada dalam buah alpukat sangat dibutuhkan oleh otak agar sistem kerja menjadi lancar. Buah alpukat memiliki berbagai macam kandungan nutrisi, seperti protein, vitamin B, vitamin K, vitamin C, dan vitamin E-12.

Kandungan protein yang ada di alpukat lebih tinggi dibandingakn beberapa buah lain. Buah alpukat memiliki kandungan rendah gula dan kaya akan serat.

Sumber: Berbagai sumber

 

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus Corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.