7 Manfaat Asuransi yang Tak Boleh Disepelekan

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Asuransi merupakan satu di antara produk yang familier di masyarakat. Asuransi biasanya digunakan untuk menjamin nasabah dari berbagai kejadian atau risiko yang bisa terjadi, seperti kerusakan, kehilangan, sakit, kematian, dan lain sebagainya.

Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang perasuransian, asuransi merupakan perjanjian antara dua pihak, di mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Sementara menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, asuransi ialah pertanggungan (perjanjian antara dua pihak, pihak yang satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yang lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang dibuat).

Asuransi juga bisa diartikan sebagai uang yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi yang memberi pertanggungan.

Perusahaan asuransi telah menyebar dan populer di era modern. Dengan metode pemasaran yang baik, asuransi berhasil mengumpulkan banyak nasabah dari tahun ke tahun. Produk yang ditawarkan juga makin bervariasi sehingga nasabah dapat memilih sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, perusahaan asuransi juga memberi manfaat menarik yang sayang bila dilewatkan begitu saja.

Berikut penjelasan beberapa manfaat asuransi yang tak boleh disepelekan, dikutip dari laman Cermati, Rabu (17/2/2021).

Manfaat Asuransi yang Tak Boleh Disepelekan

Ilustrasi asuransi jiwa (Liputan6.com/Andri Wiranuari)
Ilustrasi asuransi jiwa (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

1. Memberi Kepastian

Asuransi bukan produk keuangan yang suka memberi harapan palsu (PHP) karena Anda mendapat kepastian keuangan setelah sah menjadi polis. Jika suatu saat Anda menanggung biaya yang besar, seperti kecelakaan, asuransi dapat dicairkan untuk mengover biaya tersebut.

Jadi, biaya yang seharusnya Anda keluarkan menjadi tanggung jawab perusahaan asuransi. Memang tidak semua, tetapi sebagian dari biayanya saja. Meski begitu, tetap saja menguntungkan karena Anda bisa menyimpan atau mengalihkan biaya tersebut untuk hal-hal lain yang penting.

2. Dapat Meminimalisasi Sejumlah Risiko

Semisal terjadi peristiwa bencana alam, rumah Anda menjadi korban. Namun, Anda bisa kembali membangunnya seperti semula dengan bantuan dana dari asuransi rumah. Perusahaan akan memberi bantuan berupa uang kes untuk mengurangi kerugian akibat biaya kemalangan yang Anda hadapi.

Tanpa asuransi, Anda tidak bisa mengharapkan bantuan apa pun, kecuali bantuan dari pemerintah, yang mungkin jumlahnya jauh dari kebutuhan untuk membangun atau memperbaiki rumah.

Manfaat Asuransi yang Tak Boleh Disepelekan

Ilustrasi asuransi syariah. /unsplash Satria-sp
Ilustrasi asuransi syariah. /unsplash Satria-sp

3. Biaya yang Dibayar Setara dengan Manfaat yang Diperoleh

Beberapa dari Anda mempertanyakan perihal biaya pertanggungan yang diberi oleh perusahaan asuransi. Biaya ini setimpal dengan premi yang dibayar setiap bulan. Ambil contoh, Anda membayar premi sebesar Rp1 juta per bulan, maka biaya pertanggungan yang diberi perusahaan pasti lebih besar dari jumlah yang dibayarkan.

Namun, perusahaan asuransi perlu melihat jejak Anda terlebih dahulu. Semisal, Anda ingin membeli asuransi kesehatan, perusahaan akan melihat riwayat penyakit yang pernah diderita dulu. Makin parah penyakit, makin besar premi yang perlu dibayar.

4. Sebagai Wadah untuk Menabung

Untuk beberapa produk asuransi, seperti asuransi dwiguna, asuransi bermanfaat sebagai wadah menabung. Di mana polis diperkenankan menarik uang tunai yang pernah dibayarkan sejak bergabung untuk pertama kalinya. Uang ini bisa ditarik saat Anda meninggal dunia dan akan diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Sementara untuk jumlahnya, tergantung berapa besarnya premi yang dibayar dan berapa lama polis bergabung dengan asuransi. Namun, perusahaan mempunyai syarat dan ketentuan untuk proses penarikannya. Pastikan Anda mengetahuinya, jadi tata caranya bisa dijelaskan kepada keluarga untuk memudahkan proses penarikannya.

5. Sebagai Modal untuk Membangun Suatu Usaha

Premi yang sudah jatuh tempo pada hakikatnya bisa dijadikan modal untuk membuka usaha. Memang, tidak bisa mengover semua biaya untuk usaha, tetapi setidaknya bisa membantu kekurangan modal.

Selain itu, Anda bisa mengasuransikan usaha tersebut. Jika suatu saat terjadi hal-hal yang kurang mengenakkan, seperti kebakaran, Anda akan memperoleh biaya pertanggungjawaban yang berguna untuk menutupi kerugian usaha.

Manfaat Asuransi yang Tak Boleh Disepelekan

Ilustrasi asuransi (Gambar oleh kalhh dari Pixabay)
Ilustrasi asuransi (Gambar oleh kalhh dari Pixabay)

6. Opsi untuk Membayar Utang

Satu cara terbaik untuk menghadapi guncangan finansial adalah berutang. Namun, besarnya biaya bunga yang dibebankan dapat memperbesar kemungkinan gagal bayar, yang secara otomatis akan menambah jumlah utang itu sendiri.

Namun, berkat asuransi, utang-utang tersebut bisa dilunasi. Pelunasan dapat dilakukan setelah asuransi jatuh tempo sehingga Anda bisa terbebas dari utang. Sebisa mungkin hindari membuat utang baru agar kondisi keuangan tidak kembali berguncang seperti dulu.

7. Membuat Siapapun Merasa Tenang

Segala kemungkinan buruk yang membutuhkan biaya, seperti kecelakaan, jatuh sakit, utang, dan bisnis yang gagal sejatinya dapat dicover oleh asuransi. Anda tidak perlu menanggung biaya atau kerugian ini sendirian karena perusahaan asuransi siap turun tangan untuk memberi bantuan dalam bentuk reimbursement.

Hal ini akan membuat Anda merasa lebih tenang saat ditimpa bencana. Bahkan dalam kondisi tertentu, dapat membuat Anda kembali bersemangat untuk menjalani hidup. Sebab, tabungan pribadi Anda tetap aman dan masih bisa dijadikan sebagai bekal keuangan dalam jangka panjang.

Sumber: Cermati

Yuk, baca artikel manfaat lainnya dengan mengikuti tautan ini.