7 Manfaat Daging Kelapa, Cocok untuk Diet

Liputan6.com, Jakarta Kelapa merupakan buah kaya manfaat. Kelapa biasa dimanfaatkan air dan daging buahnya. Air kelapa muda merupakan sumber isotonik alami yang bisa menambah cairan tubuh. Sementara daging buahnya kerap diolah sebagai santan.

Daging kelapa bisa dikonsumsi dalam keadaan mentah. Biasanya daging kelapa muda menjadi campuran minuman yang menyegarkan. Sementara kelapa tua lebih sering diparut dan biasa dijadikan toping makanan tradisional.

Daging kelapa memiliki nutrisi yang tak kalah baik dari airnya. Konsumsi daging kelapa bisa memenuhi kebutuhan mineral tubuh. Manfaat daging kelapa ini terfokus pada kandungan lemak sehatnya.

Berikut manfaat konsumsi daging kelapa, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(15/6/2020).

Sumber serat

ilustrasi kelapa/pexels

Daging kelapa bisa memenuhi kebutuhan harian serat tubuh. Sebagian besar serat ini tidak larut, artinya serat tersebut tidak dapat dicerna. Sebagai gantinya, ia bekerja untuk melancarkan sistem pencernaan dan membantu kesehatan usus.

Daging kelapa muda cenderung memiliki lebih banyak serat. Serat memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Ini seperti penurunan berat badan, kontrol gula darah, kolesterol, dan mencegah sembelit.

Sumber mineral penting

ilustrasi kelapa/copyright By homelesscuisine (Shutterstock)

Daging kelapa kaya akan beberapa mineral penting, terutama mangan dan tembaga. Daging kelapa kaya akan mineral mangan. Mangan membantu memetabolisme lemak dan protein. Mangan membantu tubuh menggunakan nutrisi lain seperti zat besi, tiamin dan vitamin E.

Daging kelapa juga mengandung kalium dan tembaga. Kalium, bersama dengan natrium, sangat penting untuk keseimbangan cairan yang tepat dalam sel tubuh. Kalium juga diperlukan untuk fungsi jantung dan pertumbuhan otot yang tepat. Sementara tembaga penting untuk produksi sel darah merah dan membantu meningkatkan fungsi indera perasa.

Cegah peradangan

ilustrasi kelapa/unsplash

Daging kelapa mengandung senyawa fenolik. Ini merupakan antioksidan yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif. Beberapa penelitian tabung dan hewan juga menunjukkan bahwa antioksidan yang ditemukan dalam minyak kelapa dapat membantu melindungi sel dari kerusakan dan kematian yang disebabkan oleh stres oksidatif dan kemoterapi.

Mangan dan antioksidan dalam kelapa dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Daging kelapa mengandung MCT atau trigliserida rantai menengah yang bisa memiliki sifat antivirus, antijamur, dan penekan tumor.

MCT dalam kelapa juga menyediakan sumber bahan bakar alternatif untuk glukosa. Ini dapat membantu orang dengan gangguan memori atau fungsi otak, seperti orang-orang dengan penyakit Alzheimer.

Bantu sehatkan jantung

ilustrasi makanan mencegah sakit jantung/pexels

Daging kelapa mengandung minyak kelapa, yang dapat meningkatkan kolesterol HDL (baik) dan mengurangi kolesterol LDL (buruk). Efek ini bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Kandungan mineral seperti kalium dalam daging kelapa juga membantu mengontrol tekanan darah. Penelitian menunjukkan daging kelapa dapat menstabilkan tekanan darah, mengurangi lemak perut, kadar kolesterol, serta menstabilkan kadar gula darah. Meski baik bagi jantung, tetap konsumsi kelapa dalam jumlah sedang. Ini karena kelapa tetap tinggi kalori dan lemak.

Bantu turunkan berat badan

ilustrasi menimbang berat badan/copyright By aslysun (Shutterstock)

Daging kelapa dapat membantu menurunkan berat badan. Studi menunjukkan bahwa MCT dalam buah ini dapat meningkatkan perasaan kenyang, pembakaran kalori, dan pembakaran lemak. Semuanya bisa mendukung penurunan berat badan.

Selain itu, kandungan serat yang tinggi dari daging kelapa dapat meningkatkan rasa kenyang. Efek ini bisa membantu mencegah makan berlebih.

Sehatkan pencernaan

Menyehatkan Sistem Pencernaan / Sumber: iStockphoto

Kelapa kaya serat yang membantu melancarkan pencernaan dan mendukung keteraturan usus. Daging kelapa juga menjaga kesehatan sistem pencernaan. Karena daging kelapa juga tinggi lemak, mereka dapat membantu tubuh menyerap nutrisi yang larut dalam lemak, termasuk vitamin A, D, E, dan K.

Selain itu, MCT dalam daging kelapa telah terbukti memperkuat bakteri usus, yang dapat melindungi terhadap peradangan dan kondisi seperti sindrom metabolik. Terlebih lagi, minyak kelapa dapat mengurangi pertumbuhan ragi berbahaya, seperti Candida albicans, yang dapat menyebabkan infeksi serius.

Bantu kontrol gula darah

Ilustrasi Gula Darah (sumber: iStockphoto)

Kelapa khusunya kelapa muda, rendah karbohidrat dan kaya serat serta lemak, sehingga dapat membantu menstabilkan gula darah. Daging kelapa juga mengandung arginin. Ini asam amino yang penting untuk fungsi sel-sel pankreas. Asam amino ini melepaskan hormon insulin untuk mengatur kadar gula darah.

Kandungan serat yang tinggi dari daging kelapa juga dapat membantu memperlambat pencernaan dan meningkatkan resistensi insulin. Daging kelapa muda dapat menurunkan gula darah puasa dan mengubah bakteri usus untuk membantu kontrol gula darah.

Beda nutrisi daging kelapa muda dan tua

ilustrasi kelapa/Photo by Robert Goldenowl from Pexels

Daging kelapa tua memiliki persentase kandungan protein yang lebih tinggi daripada daging kelapa muda. Daging kelapa tua juga memiliki persentase kandungan lemak yang lebih tinggi daripada daging kelapa muda.

Kalori daging kelapa tua juga lebih tinggi dibanding kelapa muda. Ada lebih banyak serat dalam daging kelapa dewasa daripada daging kelapa muda. Sementara kelapa muda lebih banyak mengandung air yang bisa membantu menghidrasi tubuh.