7 Manfaat Lompat Tali bagi Tubuh dan Cara Melakukannya yang Benar

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Manfaat lompat tali atau skipping bagi tubuh sangat baik dalam mendukung kesehatan. Olahraga ini bertujuan untuk melatih dan mengembangkan kekuatan otot secara maksimal dalam waktu pendek.

Hanya dengan seutas tali, kamu bisa mendapatkan berbagai manfaat kesehatan asalkan melakukannya secara rutin. Bahkan, meski terbilang sederhana, lompat tali diketahui bisa membakar kalori lebih banyak dibandingkan beberapa jenis olahraga lainnya seperti joging atau berenang.

Manfaat lompat tali bagi tubuh bisa kamu dapatkan dengan menerapkan cara yang tepat. Walaupun sederhana, kamu tetap harus memperhatikan cara yang benar agar sesuai kondisi dan tujuanmu dalam berolahraga.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (26/6/2021) tentang manfaat lompat tali.

Manfaat Lompat Tali untuk Tubuh

Ilustrasi Lompat Tali. (Bola.com/Pixabay)
Ilustrasi Lompat Tali. (Bola.com/Pixabay)

Membantu Menurunkan Berat Badan

Olahraga lompat tali sangat baik untuk membakar kalori. Bahkan, beberapa studi mengungkap bahwa olahraga ini bisa membakar kalori lebih baik dibandingkan olahraga lainnya seperti jogging dan berenang. Olahraga ini memaksa tubuh untuk melompat yang menyebabkan banyak kalori dalam tubuh terbakar.

Lompat tali atau skipping sangat cocok untuk orang-orang yang ingin mempertahankan berat badan ideal, karena membakar kalori lebih banyak dari kebanyakan olahraga aerobik lainnya. Tak hanya itu, lompat tali juga pas untuk kamu yang sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan.

Dalam satu sesi lompat tali yang dilakukan selama 10 menit, akan ada 300 kalori yang terbakar. Jika ingin kalori tubuh terbakar lebih banyak kamu bisa menambah waktu sesi latihan.

Menyehatkan Jantung

Manfaat lompat tali bagi tubuh selanjutnya adalah menyehatkan jantung. Berdasarkan rekomendasi dari American Heart Association (AHA), seseorang harus melakukan olahraga aerobik secara teratur untuk menurunkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Olahraga lompat tali yang dilakukan setidaknya 4-5 kali per minggu selama minimal 20 menit per kali, terbukti efektif untuk melindungi jantung dari penyakit mematikan tersebut.

Manfaat Lompat Tali untuk Tubuh

Meningkatkan Kepadatan Tulang

Skipping atau lompat tali juga akan melatih otot dan tulang, terutama di daerah tungkai bawah. Jika olahraga ini dilakukan secara teratur selama setidaknya 6 bulan, kepadatan tulang akan meningkat secara signifikan. Secara jangka panjang, kepadatan tulang yang baik akan membantu menunda, bahkan mencegah osteoporosis di kemudian hari.

Membentuk Otot Tubuh

Skipping yang dilakukan secara rutin dapat menjadikan otot tubuh terbentuk. Otot bagian kaki akan semakin kencang, namun tetap ramping dan tidak berlemak pada bagian betis, sehingga menambah keindahan pada kaki.

Otot pada lengan juga akan terbentuk karena lompat tali. Manfaat lompat tali ini didapat karena tangan kerap bergerak dan menjadi poros saat tali berputar.

Manfaat Lompat Tali untuk Tubuh

Skipping atau lompat tali (Sumber: Pixabay)
Skipping atau lompat tali (Sumber: Pixabay)

Meningkatkan Kemampuan Otak

Saat melakukan lompat tali, otak harus mengeluarkan berbagai kemampuannya. Di antaranya adalah kemampuan mengoordinasikan gerakan tangan dalam mengayun tali dan gerakan kaki dalam melompat, kemampuan mengayun tali dan melompat secara ritmis dengan stabil, kemampuan spasial untuk memperkirakan luas area yang dibutuhkan saat lompat tali, serta penyesuaian keseimbangan tubuh secara terus-menerus agar bisa berdiri tegak setelah lompat.

Semua aktivitas tersebut membuat manfaat lompat tali dapat menstimulasi otak kiri dan otak kanan. Dalam jangka pendek, hal tersebut berkontribusi dalam membangun konsentrasi seseorang. Secara jangka panjang, skipping yang dilakukan secara teratur dapat dapat membantu meningkatkan performa dalam bekerja atau belajar.

Mengoptimalkan Energi dalam Tubuh

Manfaat lompat tali juga mampu membantu seseorang dalam menambah energi di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan lompat tali dilakukan dengan menggunakan energi. Oleh karena itu, lompat tali mampu membiasakan tubuh mengeluarkan energi yang tersimpan di dalam sehingga mampu mengoptimalkan energi di dalam tubuh di kemudian hari.

Menjaga Kesehatan Mental

Manfaat lompat tali juga bisa kamu lihat pada kesehatan mental. Studi menemukan bahwa orang-orang yang menjalani olahraga aerobik secara teratur, yang tentu salah satunya adalah skipping, akan memiliki kesehatan mental yang baik.

Ini karena lompat tali dapat membuat seseorang menyalurkan energi dan pikiran secara positif. Mereka juga cenderung lebih tenang, tidak mudah cemas, dan tak cepat terbawa emosi.

Cara Melakukan Lompat Tali yang Benar

Olahraga lompat tali. Sumber: Bodyrock.tv
Olahraga lompat tali. Sumber: Bodyrock.tv

1. Skipping sebaiknya dilakukan sebentar saja, karena apabila terlalu lama, kamu akan merasa lelah. Usahakan skipping dilakukan dalam waktu sekitar 5–15 menit setiap sesinya. Setelah 15 menit, kamu perlu beristirahat sejenak dan melakukan latihan 1 sesi lagi. Banyaknya sesi yang kamu lakukan tergantung pada kekuatan tubuh kamu sendiri.

2. Sebelum melakukan skipping, sebaiknya lakukan pemanasan dan peregangan terlebih dahulu untuk menghindari cedera.

3. Untuk gerakan lompat tali dapat kamu variasaikan. Kamu bisa melakukannya dengan dua kaki dan divariasikan dengan mengangkat satu kaki. Gerakan ini berfungsi ntuk menjaga keseimbangan.

4. Bagi pemula atau yang belum pernah melakukan olahraga ini, kamu dapat memulainya dengan latihan skipping yang ringan terlebih dahulu. Apabila tubuh mulai terbiasa, maka tingkatkan latihan secara perlahan.

5. Penggunaaan jenis tali skipping juga dapat memengaruhi lompatan kamu. Apabila kamu menggunakan tali yang pendek (tapi jangan terlalu pendek hingga kamu tidak dapat melakukan lompatan), biasanya akan membuat putaran skipping lebih cepat karena tidak terbelit-belit. Hal ini akan membuat lompatan kamu menjadi lebih sering.

6. Apabila kamu menggunakan tali skipping yang lebih berat, maka akan dapat melatih otot bahu dan tangan menjadi lebih kuat. Namun jika kamu masih pemula, gunakan saja tali skipping yang ringan terlebih dahulu. Apabila sudah terbiasa, baru pakailah tali yang lebih berat.

7. Lakukan gerakan lompat tali dengan hati-hati, jangan melakukannya secara berlebihan, karena rawan terjadi keseleo apabila kesalahan kaki pada saat menumpu. Oleh sebab itu, kamu perlu konsentrasi dan fokus supaya terhindar dari cedera.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel