7 Manfaat Madu Murni dan Manuka untuk Kesehatan Tubuh

·Bacaan 3 menit

Madu merupakan obat tradisional yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan kecantikan. Sejak zaman dahulu, madu murni selalu dikonsumsi sehari-hari, serta digunakan sebagai bahan perawatan kulit.

Madu murni memiliki tekstur yang lebih kental daripada madu yang sudah diolah. Madu murni rasanya manis, karena memiliki kandungan monosakarida fruktosa dan glukosa alami, yang didapatkan dari nektar hasil lebah, daripada madu olahan yang sudah tercampur gula tambahan.

Selain itu, terdapat jenis madu lainnya, yakni madu manuka. Madu ini merupakan madu asli Selandia Baru dan Australia selatan. Madu manuka berasal dari lebah yang menyerbuki tanaman Leptospermum scoparium atau yang dikenal dengan semak manuka. Saat lebah melakukan penyerbukan dari tanaman ini, madu lebih berkhasiat daripada madu standar.

Madu manuka secara tradisional telah digunakan untuk berbagai masalah kesehatan yang terkait dengan peradangan. Produsen madu Manuka biasanya melabeli produk mereka dengan peringkat unique Manuka factor (UMF). Angka ini menjelaskan tingkat MGO dan dihydroxyacetone.

Untuk lebih jelasnya, Fimela.com kali ini akan mengulas 7 manfaat madu murni dan manuka untuk kesehatan tubuh. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Menyembuhkan Luka

Ilustrasi Luka Credit: pexels.com/Cona
Ilustrasi Luka Credit: pexels.com/Cona

Semua bentuk madu bersifat asam dan memiliki pH antara 3,2 dan 4,5. Sifat asam madu telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka. Madu manuka termasuk madu yang banyak digunakan untuk penyembuhan luka.

Madu memiliki kelembapan rendah dan menarik cairan dari luka. Madu juga mengeluarkan air dari sel-sel bakteri yang menyerang. Bakteri membutuhkan air untuk tumbuh dan bertahan hidup. Madu manuka biasa digunakan sebagai madu kelas medis. Madu ini digunakan oleh ahli kesehatan sebagai bagian dari pembalut luka.

Pada tahun 2007, madu manuka telah disetujui oleh FDA AS sebagai pilihan pengobatan luka. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa madu manuka dapat meningkatkan penyembuhan luka, memperkuat regenerasi jaringan, dan bahkan mengurangi rasa sakit pada luka bakar.

Mendukung Kesehatan Mulut

Ilustrasi Kesehatan Mulut Credit: pexels.com/Shiny
Ilustrasi Kesehatan Mulut Credit: pexels.com/Shiny

Penelitian telah menunjukkan madu manuka melawan bakteri mulut berbahaya yang terkait dengan pembentukan plak, radang gusi dan kerusakan gigi. Madu manuka dengan aktivitas antibakteri yang tinggi efektif dapat menghambat pertumbuhan bakteri mulut berbahaya seperti P. gingivalis dan A. actinomycetemcomitans.

Gagasan mengonsumsi madu untuk kesehatan mulut yang baik mungkin tampak berlawanan karena madu mengandung gula alami. Namun, tidak seperti permen dan gula rafinasi, efek antibakteri yang kuat dari madu manuka tidak akan menyebabkan gigi berlubang atau kerusakan gigi.

Mengatasi Sakit Tenggorokan

Ilustrasi Sakit Tenggorokan Credit: shutterstock.com
Ilustrasi Sakit Tenggorokan Credit: shutterstock.com

Madu manuka dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Sifat antivirus dan antibakterinya dapat mengurangi peradangan dan melawan bakteri penyebab nyeri. Madu manuka tidak hanya membunuh bakteri berbahaya, tetapi juga melapisi lapisan dalam tenggorokan yang memberi efek menenangkan.

Madu juga efektif menjadi obat batuk alami. Faktanya, satu penelitian menemukan madu sama efektifnya dengan penekan batuk biasa.

Mencegah Tukak Lambung

Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/Melanie
Ilustrasi Sakit Perut Credit: pexels.com/Melanie

Tukak lambung adalah luka yang terbentuk di lapisan perut, menyebabkan sakit perut, mual, dan kembung. Tukak lambung adalah salah satu penyakit paling umum. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi dan peradangan oleh bakteri.

Tukak lambung biasanya disebabkan oleh bakteri H. pylori. Penelitian menunjukkan bahwa madu manuka dapat membantu mengobati tukak lambung yang disebabkan oleh H. pylori. Sifat antibakterinya membantu melawan bakteri penyebab tukak lambung.

Sebagai Antibakteri dan Jamur

Ilustrasi Madu Credit: pexels.com/Roman
Ilustrasi Madu Credit: pexels.com/Roman

Madu murni mengandung sejumlah senyawa kimia yang bertindak sebagai antioksidan. Kandungan antioksidan dalam madu juga tak kalah kuat dari buah dan sayuran. Antioksidan membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Madu alami mengandung berbagai senyawa yang bertindak sebagai antioksidan, termasuk phytochemical, flavonoid, dan asam askorbat.

Kandungan antioksidan madu juga dapat menjadi agen antibakteri dan antimikroba alami. Madu mengandung hidrogen peroksida dan glukosa oksidase dan memiliki tingkat pH rendah. Ini membuat madu mentah apat membunuh bakteri dan jamur berbahaya. Memiliki komposisi kimianya yang unik, madu tidak membantu ragi atau bakteri untuk berkembang.

Meningkatkan Imunitas Tubuh

Ilustrasi Madu Credit: pexels.com/Ekaterina
Ilustrasi Madu Credit: pexels.com/Ekaterina

Fitonutrien dalam madu mentah membantu menjaga tingkat imunitas tubuh. Madu memiliki sifat antimikroba yang melindungi tubuh dari penyakit. Fitonutrien dalam madu bertanggung jawab atas sifat antioksidannya. Ini membuat madu mentah banyak digunakan sebagai penambah kekebalan dan antikanker.

Efektif Meredakan Batuk

Ilustrasi Batuk Credit: pexels.com/Retmo
Ilustrasi Batuk Credit: pexels.com/Retmo

Penelitian menunjukkan bahwa madu murni sama efektifnya dengan dekstrometorfan, bahan umum dalam obat batuk yang dijual bebas. Sebuah meta-analisis menunjukkan bahwa madu dapat memberikan cara yang efektif untuk mengurangi keparahan dan frekuensi batuk malam hari anak.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel