7 Mantan Pemain MU yang Mungkin Anda Lupa, Tak Disangka Masih Menggocek Bola Sampai 2022

Bola.com, Jakarta - Banyak pemain telah mewarnai perjalanan Manchester United (MU).

Banyak dari mereka yang menjadi legenda dengan performa yang tidak terlupakan plus bergelimang gelar. Tapi, ada juga yang zonk sampai dicap sebagai pemain gagal.

Tapi, ada juga pemain yang mungkin Anda akan terkejut jika mengetahui mereka masih bermain sampai saat ini.

Ada Nani dan Jonny Evans, yang masih aktif. Tak cuma kedua pemain itu, ada beberapa eks MU yang ternyata masih menggocek bola sampai sekarang.

Siapa saja?

Bebe

Bebe bisa dibilang menjadi rekrutan teraneh Manchester United era kepelatihan Sir Alex Ferguson. Terlahir dari sepak bola jalanan, ia dibeli MU atas dasar rekomendasi dari asisten pelatih Carlos Queiroz. Bebe akhirnya harus tersingkir dari Old Trafford usai gagal tampil konsisten.(AFP/Andrew Yates)
Bebe bisa dibilang menjadi rekrutan teraneh Manchester United era kepelatihan Sir Alex Ferguson. Terlahir dari sepak bola jalanan, ia dibeli MU atas dasar rekomendasi dari asisten pelatih Carlos Queiroz. Bebe akhirnya harus tersingkir dari Old Trafford usai gagal tampil konsisten.(AFP/Andrew Yates)

Bebe bisa dibilang menjadi rekrutan teraneh Manchester United era Sir Alex Ferguson. Bebe direkrut dari divisi tiga Portugal atas rekomendasi Carlos Queiroz yang melihatnya bermain di Piala Dunia Tunawisma.

Dia menunjukkan awal yang manis dan mencetak gol, tetapi tidak pernah cukup baik untuk MU. Bebe akhirnya tersingkir dari Old Trafford usai gagal tampil konsisten

Setelah dilepas pada 2014, ia bermain di Portugal dan Turki, sebagian besar di Spanyol. Dia kini membela Rayo Vallecano bersama sesama mantan pemain MU lainnya, Radamel Falcao.

Anders Lindegaard

Anders Lindegaard. Meski didatangkan enam bulan lebih awal dibandingkan David De Gea, ia gagal menjadi kiper utama setelah kepergian Edwin van der Sar. Ia hanya menjadi kiper ketiga di bawah De Gea dan Tomasz Kuszczak. Pada musim 2015/2016 ia hengkang ke West Bromwich Albion. (AFP/Adrian Dennis)
Anders Lindegaard. Meski didatangkan enam bulan lebih awal dibandingkan David De Gea, ia gagal menjadi kiper utama setelah kepergian Edwin van der Sar. Ia hanya menjadi kiper ketiga di bawah De Gea dan Tomasz Kuszczak. Pada musim 2015/2016 ia hengkang ke West Bromwich Albion. (AFP/Adrian Dennis)

Lindegaard menghabiskan lima tahun di MU dan bahkan memenangkan gelar Premier League, dengan mencatat 10 penampilan pada musim 2012/2013.

Pemain asal Denmark itu adalah pilihan kedua setelah Edwin van der Sar, kemudian David de Gea.

Setelah meninggalkan MU, Lindegaard tinggal di Inggris, mengambil peran sebagai kiper cadangan di West Brom, Preston dan Burnley.

Sekarang, dia berusia 38 tahun dan bermain untuk klub Swedia Helsingborg. Dia membantu mempromosikan klub itu pada tahun 2021.

Federico Macheda

Federico Macheda saat berseragam Manchester United. (AFP/Andrew Yates)
Federico Macheda saat berseragam Manchester United. (AFP/Andrew Yates)

Pemain berkebangsaan Italia ini mencetak gol debutnya dalam usia 17 tahun 227 hari. Ia menjadi penentu kemenangan Manchester United atas Aston Villa 3-2 di Old Trafford pada 5 April 2009.

Macheda baru berusia 31 tahun. Dia baru saja pindah ke klub papan atas Turki, Ankaragucu setelah empat tahun di Panathinaikos.

Rafael

Rafael Da Silva - Rafael menampilkan kualitas dan konsistensi selama berada di tim utama Manchester United. Musim terbaiknya datang sebagai bek kanan pilihan utama ketika Manchester United memenangkan liga pada 2012-2013. (AFP/Olly Greenwood)
Rafael Da Silva - Rafael menampilkan kualitas dan konsistensi selama berada di tim utama Manchester United. Musim terbaiknya datang sebagai bek kanan pilihan utama ketika Manchester United memenangkan liga pada 2012-2013. (AFP/Olly Greenwood)

Bukan pemain Manchester United terhebat di era modern, tapi tentu saja satu di antara yang paling dicintai. Ia berkostum Setan Merah pada 2008-2015.

Rafael sekarang kembali ke negara asalnya, Brasil. Ia bermain untuk klub masa kecilnya, Botafogo. Ia baru-baru ini kembali beraksi setelah tujuh bulan absen karena cedera achilles.

Zoran Tosic

Manchester United's Serbian forward Zoran Tosic watches the ball during their English League Cup football match against Tottenham Hotspur at Old Trafford in Manchester, north-west England, on December 1, 2009. AFP PHOTO/PAUL ELLIS
Manchester United's Serbian forward Zoran Tosic watches the ball during their English League Cup football match against Tottenham Hotspur at Old Trafford in Manchester, north-west England, on December 1, 2009. AFP PHOTO/PAUL ELLIS

MU melalui perjuangan keras demi mendatangkan Tosic pada tahun 2009, melalui proses banding visa setelah aplikasi awal ditolak.

Sayangnya, Tosic tidak memberi balasan setimpal. Tosic hanya bermain dua kali, itu pun dari bangku cadangan. Ia lalu memutuskan untuk pergi. Tapi, ia menyesali keputusannya.

“Mungkin saya seharusnya bertahan dan berjuang untuk tempat saya. Bagaimanapun, ini adalah Man United," katanya.

MU melepas Tosic ke CSKA hanya setahun setelah dia menandatangani kontrak. Tosic kemudian menghabiskan tujuh tahun di Liga Premier Rusia sebelum kembali ke Serbia dan berkarier di China.

Sekarang, pada usia 35 tahun, dia bermain untuk FC Tobol, klub Liga Premier Kazakhstan.

Gabriel Obertan

Gaya winger MU, Gabriel Obertan di laga penyisihan Grup B Liga Champions melawan Wolfbsurg, 8 Desember 2009. MU unggul 3-1. AFP PHOTO DDP / RONNY HARTMANN
Gaya winger MU, Gabriel Obertan di laga penyisihan Grup B Liga Champions melawan Wolfbsurg, 8 Desember 2009. MU unggul 3-1. AFP PHOTO DDP / RONNY HARTMANN

Gabriel Obertan memperkuat MU pada 2009-2011.

Dia pindah ke Newcastle, hanya membuat 58 penampilan liga selama lima musim, dan sejak itu memulai perjalanan menarik yang membawanya ke Dagestan, Hungaria, Turki dan, Wigan.

Sekarang, pemain asal Prancis itu berusia 33 tahun. Saat ini, dia berada di divisi ketiga Amerika, Charlotte Independence.

Lee Martin

Lee Martin. Gelandang serang Inggris berusia 35 tahun yang baru saja didatangkan Dover Athletic dari Ebbsfleet pada bursa transfer musim panas 2022/2023 dengan status bebas transfer ini pernah berseragam Nottingham Forest pada musim 2008/2009. Ia didatangkan dari Manchester United dengan status pinjaman pada awal musim 2008/2009 dan hanya memperkuat Forest hingga November 2008. Ia hanya tampil dalam 14 laga dengan torehan 1 gol dan 3 assist. Pada awal musim 2009/2010, pemain yang merupakan anggota Akademi setan Merah sejak tengah musim 2003/2004 ini dilepas permanen ke Ipswich Town dengan nilai transfer 2,25 juta euro. (AFP/Maartje Blijdenstein)
Lee Martin. Gelandang serang Inggris berusia 35 tahun yang baru saja didatangkan Dover Athletic dari Ebbsfleet pada bursa transfer musim panas 2022/2023 dengan status bebas transfer ini pernah berseragam Nottingham Forest pada musim 2008/2009. Ia didatangkan dari Manchester United dengan status pinjaman pada awal musim 2008/2009 dan hanya memperkuat Forest hingga November 2008. Ia hanya tampil dalam 14 laga dengan torehan 1 gol dan 3 assist. Pada awal musim 2009/2010, pemain yang merupakan anggota Akademi setan Merah sejak tengah musim 2003/2004 ini dilepas permanen ke Ipswich Town dengan nilai transfer 2,25 juta euro. (AFP/Maartje Blijdenstein)

Lee Martin adalah produk akademi MU. Setelah naik kelas ke tim senior pada 2005, Martin menghabiskan waktunya sebagai pemain pinjaman. Total, ia dipinjamkan ke enam klub.

Dia akhirnya mendapat menit bermain meskipun dalam pertandingan liga terakhir musim 2008-09 saat MU mengistirahatkan pemain untuk final Liga Champions.

Martin pindah setelah itu, memulai perjalanan di EFL, pertama di Ipswich, kemudian Milwall, Gillingham, Exeter dan ke Non-Liga dengan Ebbsfleet Untied.

Pada tahun 2022, dia masih bermain di Dover Athletic, yang bermain di Conference South.

 

Sumber: Planet Football