7 Minuman untuk Radang Tenggorokan, Redakan Nyeri

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Radang tenggorokan adalah kondisi di mana terjadi rasa terbakar di bagian tenggorokan akibat infeksi virus, bakteri, dan alergi. Penderitanya akan mengalami rasa sakit luar biasa di tenggorokan dan kesulitan menelan.

Mengalami radang tenggorokan kadang juga dapat menurunkan rasa kepercayaan diri karena terus mengalami gangguan berupa perubahan suara dan batuk-batuk akibat tenggorokan terasa gatal. Selain itu, penyakit ini juga mudah menular melalui udara.

Ketika mengalami radang tenggorokan, tentu aktivitas Anda akan sedikit terganggu karena adanya rasa tidak nyaman. Meski sudah mendapatkan resep dokter, kadangkala penyakit tersebut tak kunjung hilang. Maka Anda bisa mencoba beberapa minuman ini agar tenggorokan Anda terasa lebih nyaman.

Salah satu minuman yang paling direkomendasikan untuk radang tenggorokan adalah teh chamomile. Selain wanginya yang harum, teh ini juga ampuh meredakan rasa terbakar yang dirasakan saat sedang terjadi radang di tenggorokan.

Selain teh chamomile berikut ini merupakan minuman yang direkomendasikan untuk penderita radang tenggorokan. Dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Senin (19/10/2020).

1. Teh Jahe

Teh Jahe | Via: Prevention
Teh Jahe | Via: Prevention

Sejak dahulu kala, jahe merupakan rempah-rempah yang dipercaya dapat mengobati berbagai masalah kesehatan. Khasiat dari jahe memang sudah banyak diteliti oleh ilmuan sebagai bahan minuman yang baik untuk tubuh.

Jahe mengandung komponen anti bakteri dan anti radang yang dapat membantu Anda sembuh dari penyakit radang tenggorokan. Selain itu, ketika meminum jahe, akan timbul rasa hangat dan nyaman ditenggorokan.

Ekstrak jahe dapat membunuh bakteri atau virus penyebab penyakit pernapasan. Jahe juga dianggap ampuh mengurangi peradangan pada pasien tuberkulosis (TBC). Maka tidak heran jika jahe dipercaya bisa menjadi minuman untuk radang tenggorokan karena kandungan antibakteri dan antiradangnya.

2. Air Lemon

Air Lemon
Air Lemon

Memiliki rasa yang menyegarkan, ternyata lemon juga mampu meredakan radang tenggorokan. Kandungan vitamin C yang tinggi dan berbagai macam antioksidan yang terdapat pada buah lemon bisa membantu untuk meredakan radang tenggorokan yang diakibatkan oleh virus dan bakteri.

Tidak hanya itu, minuman untuk radang tenggorokan ini dapat meningkatkan produksi air liur sehingga bisa melembabkan selaput lendir. Minuman air lemon juga sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi bersama dengan madu.

3. Air akar marshmallow

Marshmallow. (iStock)
Marshmallow. (iStock)

Salah satu minuman untuk radang tenggorokan yang direkomendasikan adalah air seduhan akar marshmallow. Minuman yang diambil dari tumbuhan Althaea officinialis, ternyata dipercaya bisa dijadikan minuman untuk radang tenggorokan karena mengandung senyawa seperti gelatin yang bisa menyelimuti dan melumasi tenggorokan.

Berdasarkan penelitian mengenai obat hisap, marshmallow dinilai cukup efektif untuk meredakan peradangan dan tidak menimbulkan efek samping. Namun, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu pada dokter sebelum mencobanya.

Untuk membuatnya, Anda hanya membutuhkan 1 liter air dingin dan 28 gram akar marshmallow yang sudah dikeringkan. Setelah itu, masukkan air dingin ke dalam sebuah cangkir, lalu rendam akar marshmallow yang sudah dibungkus dalam kain bersih. Kemudian, tutup rapat cangkir dan diamkan selama 8 jam. Setelah itu, air akar marshmallow siap disajikan dengan pemanis seperti madu.

4. Teh Madu

ilustrasi teh madu | unsplash.com/@gaellemarcel
ilustrasi teh madu | unsplash.com/@gaellemarcel

Khasiat dari madu untuk berbagai macam penyakit memang sudah tidak diragukan lagi. Madu dikenal sebagai bahan alami yang kerap digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah radang tenggorokan. Hal ini karena madu mengandung antioksidan, antiradang, dan antimikroba.

Selain ampuh, air madu juga memiliki rasa yang manis sehingga aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Cara membuatnya juga mudah, campurkan saja madu dengan teh hangat, kemudian minumlah untuk memberikan sensasi menenangkan untuk tenggorokan.

5. Teh kayu manis

Memilih kayu manis batangan./Copyright pexels.com/@ngo-tr-ng-an-837314
Memilih kayu manis batangan./Copyright pexels.com/@ngo-tr-ng-an-837314

Selanjutnya, ada juga teh kayu manis. Minuman-minuman yang mengandung rempah-rempah memang sangat direkomendasikan bagi para penderita radang tenggorokan. Hal ini lantaran antioksidan yang terdapat dalam kayu manis dinilai mampu meredakan radang tenggorokan.

Selain itu, kayu manis juga memiliki senyawa antibakteri yang mampu membantu meredakan penyakit ini. Kemudian, kayu manis juga sangat mudah ditemukan di pasar ataupun di supermarket.

6. Teh chamomile

Ilustrasi Teh Chamomile (dok. Pixabay.com/congerdesign/Putu Elmira)
Ilustrasi Teh Chamomile (dok. Pixabay.com/congerdesign/Putu Elmira)

Minuman yang paling direkomendasikan bagi orang yang sakit radang tenggorokan adalah teh chamomile. Minuman ini dinilai mampu mengatasi rasa nyeri di tenggorokan akibat adanya infeksi virus dan bakteri.

Berdasarkan penelitian, teh chamomile mampu membantu penderita radang tenggorokan untuk tidur lebih nyenyak. Sehingga proses penyembuhan radang tenggorokan bisa lebih optimal karena penderitanya mendapatkan istirahat yang cukup.

Selain itu, teh chamomile memiliki aroma yang sangat menenangkan dan tidak mengandung kafein. Sehingga sangat aman untuk dikonsumsi para penderita radang tenggorokan dan anak-anak.

7. Teh peppermint

Ilustrasi Teh Peppermint (dok. Pixabay.com/PublicDomainPictures/Putu Elmira)
Ilustrasi Teh Peppermint (dok. Pixabay.com/PublicDomainPictures/Putu Elmira)

Selain teh chamomile, ada pula teh peppermint yang masuk ke dalam daftar minuman yang direkomendasikan untuk orang yang sakit radang tenggorokan.

Menurut sebuah studi, teh peppermint mengandung berbagai komponen yang baik untuk melegakan tenggorokan saat terjadi radang. Selain itu, sensasi dingin yang ada pada teh ini membuat para penderita radang tenggorokan bisa menghilangkan rasa terbakar selama sejenak.

Sama seperti halnya teh chamomile, teh peppermint juga tidak memiliki kandungan kafein. Agar khasiatnya tidak berkurang, lebih direkomendasikan jika Anda mengonsumsinya tanpa gula tambahan.