7 Mitos Seputar Kehamilan yang Sering Didengar

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Momen kehamilan adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan yang baru saja menikah. Tentu saja ada banyak hal yang harus dipersiapkan, saat masa kehamilan hingga lahiran nanti.

Sering kali saat sedang hamil, ada berbagai macam informasi seputar kehamilan yang bisa kita cari di internet, dari keluarga atau dari teman. Bahkan informasi dan nasihat yang didapatkan, justru akan membuat ibu hamil menjadi bingung dan khawatir akan kehamilannya.

Memang banyak sekali mitos atau informasi palsu seputar kehamilan, yang sering kita dengarkan dan dibaca. Sehingga Sahabat Fimela harus memilih informasi dengan benar dan yang bermanfaat. Agar tidak bingung, berikut mitos seputar kehamilan, yang dilansir dari berbagai sumber:

Mitos yang Sering Didengar

Ilustrasi Kehamilan Credit: pexels.com
Ilustrasi Kehamilan Credit: pexels.com

1. Dilarang Minum Kopi

Sering kali kita mendengar kalau ibu hamil dilarang minum kopi. Karena kafein yang terkandung di dalam kopi, akan melewati plasenta dan masuk ke dalam aliran darah janin. Karena janin belum bisa memproses kafein, maka mengonsumsi kopi dipercaya bisa menyebabkan keguguran.

Tetapi menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, ibu yang sedang hamil boleh mengonsumsi kopi tidak lebih dari 200mg kafein dalam sehari, yang setara dengan satu cangkir kopi setiap harinya.

2. Dilarang Mewarnai Rambut

Cat rambut memiliki kandungan zat kimia yang sangat tinggi, yang bisa diserap kulit kepala dan masuk ke dalam tubuh ibu hamil, sehingga zat kimia ini sangat berbahaya untuk tumbuh kembang janin di dalam perut.

Untuk menghindari hal tersebut, lebih disarankan untuk mewarnai rambut di trimester kedua. Cat rambut yang disarankan adalah model highlight agar cat rambut tidak mengenai kulit kepala, dan hanya meresap ke dalam ujung rambut saja. Kamu juga bisa melakukan tes alergi dulu sebelum menggunakan cat rambut.

Mitos Kehamilan yang Selanjutnya

ilustrasi tanda tanda melahirkan/Dominika Roseclay/pexels
ilustrasi tanda tanda melahirkan/Dominika Roseclay/pexels

3. Tidak Boleh Memelihara Kucing

Kucing adalah binatang yang lucu dan sering dipelihara di rumah. Tetapi ada sebagian orang yang beranggapan, kalau tidak boleh memelihara kucing saat hamil, karena bisa berbahaya untuk kesehatan ibu dan janin.

Sebenarnya yang berbahaya adalah kotoran kucing, yang membawa infeksi parasit yang disebut toksoplasmasis. Untuk itu, kalau kamu memelihara kucing di rumah, lebih baik jangan membersihkan kotoran kucing sendiri. Biarkan orang lain yang membersihkannya dan rutin membawa kucing ke dokter atau pet shop untuk di rawat.

4. Dilarang Makan Nanas

Nanas adalah buah yang dianggap bisa menggugurkan kandungan. Sehingga ibu hamil dilarang mengonsumsi nanas. Padahal makan satu buah nanas tidak akan menggugurkan bayi, kecuali kalau kamu mengonsumsi tujuh hingga sepuluh nanas dalam sehari.

Karena dibagian tengah nanas terdapat kandungan bromelain yang bisa menyebabkan pendarahan abnormal, maka ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi bagian pinggir nanas, dan menghindari memakan daging tengahnya.

Mitos Kehamilan yang Terakhir

ilustrasi ciri ciri orang hamil dari raut wajah/Neal E. Johnson/unsplash
ilustrasi ciri ciri orang hamil dari raut wajah/Neal E. Johnson/unsplash

5. Tidak Boleh Makan Pedas

Mengonsumsi makanan pedas saat hamil bisa menyebabkan rasa perih di bagian dada, bahkan bisa memicu morning sickness pada ibu hamil. Maka banyak larangan yang tidak membolehkan ibu hamil mengonsumsi makanan yang pedas. Tapi sebenarnya, kalau kamu tidak merasakan gejala-gejala yang membahayakan, makanan pedas boleh dikonsumsi dengan takaran yang tidak berlebihan.

6. Tidak Boleh Berolahraga

Ada beberapa pendapat yang melarang ibu hamil tidak boleh berolahraga. Padahal olahraga bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat, menguatkan sistem kekebalan tubuh dan melancarkan proses kelahiran. Tapi saat berolahraga, jangan menggunakan intensitas yang tinggi. Olahraga yang boleh dilakukan adalah yoga, senam hamil, jogging, jalan kaki dan semacamnya.

7. Tidak Boleh Makan Jamur

Mitos yang terakhir adalah tidak boleh makan jamur pada saat hamil. Sebenarnya ibu hamil boleh mengonsumsi jamur yang sudah dimasak dengan matang, usahakan jangan mengonsumsi jamur yang belum matang. Jamur yang boleh dikonsumsi adalah jamur shiitake, maitake, enoki dan oyster.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel