7 Olahraga yang Baik untuk Tingkatkan Keterampilan Anak, Anti Mager dan Lepas dari Gadget

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi anak dan memiliki segudang manfaat adalah olahraga. Jangan sia-siakan kesempatan emas memperkenalkan dunia olahraga sejak dini. Bukan hanya membuat anak terlepas dari ketergantungan gadget, tapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, mental dan keterampilannya di masa depan.

Faktanya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan anak usia sekolah (5–17 tahun) untuk olahraga setidaknya 60 menit setiap hari. Bagi anak berusia kurang dari lima tahun, waktu olahraga yang disarankan adalah tiga jam sehari. Penelitian membuktikan bahwa olahraga yang dilakukan sejak dini dapat memberikan manfaat sehat yang berlipat ganda.

Berikut ini 7 olahraga yang bisa tingkatkan keterampilan anak dan bisa Anda tanamkan sejak dini.

1. Senam Aerobik

Credit: Shutterstock.
Credit: Shutterstock.

Senam aerobik yang melibatkan pola gerakan dipadukan dengan musik berirama menjadi olahraga yang sangat cocok untuk anak-anak. Mereka bisa menyalurkan energi untuk bergerak secara tepat sembari menyehatkan badan. Keterampilan mereka semakin terasah karena dituntut untuk mengikuti gerakan senam yang benar. Tidak butuh banyak perlengkapan dan persiapan. Moms cukup mengajak anak mengikuti gerakan-gerakan senam yang mudah bagi mereka dengan iringan musik yang ceria dan bersemangat. Selain memperkuat jantung anak, senam aerobik juga bermanfaat untuk memperlancar sirkulasi darah, menjaga berat badan, meningkatkan kepercayaan diri, konsentrasi dan masih banyak lainnya.

2. Lari dan Jogging

Credit: Shutterstock.
Credit: Shutterstock.

Kalau bermain-main, anak-anak itu paling suka sekali berlari ke sana kemari. Dari pada hanya lari-larian di dalam rumah, alangkah baiknya buat jadwal rutin untuk olahraga lari atau jogging di ruangan terbuka yang aman dan bebas polusi. Selain bisa menghirup udara segar, anak-anak bisa sadar akan lingkungan, merasakan perasaan bebas dan tentu memperkuat ikatan keluarga.

3. Sepatu Roda

Credit: Shutterstock.
Credit: Shutterstock.

Sepatu roda bukan sekadar alat permainan, kini menjadi olahraga yang banyak manfaatnya dan diminati banyak anak-anak. Selain membakar kalori, berolahraga dengan sepatu roda juga melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh lho Moms. Saraf-saraf motorik dan konsentrasi anak juga semakin terlatih. Jika anak baru belajar, Moms bisa lengkapi dengan pelindung tangan, lutut, dan helm. Pastikan sebelum meluncur ke area terbuka, terlebih dahulu belajar berdiri dan menyeimbangkan tubuh.

4. Beladiri

Credit: Shutterstock.
Credit: Shutterstock.

Olahraga beladiri tidak melulu soal pertarungan dan adu kekuatan. Di dalam olahraga beladiri banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh anak-anak. Mereka akan belajar gerakan-gerakan untuk memperkuat otot, keseimbangan hingga menjaga berat badan. Selain itu, mereka juga akan belajar tentang kedisiplinan dan integritas. Ini sangat penting dimiliki anak sejak dini.

5. Bulutangkis

Credit: Shutterstock.
Credit: Shutterstock.

Sebagai olahraga kebanggaan Indonesia, Moms perlu sekali mengenalkan bulutangkis kepada anak. Bukan sekadar olahraga yang bisa membakar kalori dan menghasilkan keringat, tapi banyak nilai-nilai positif yang bisa ditanamkan kepada anak. Seperti jenis olahraga lain yang mampu merangsang hormon endorfin, bulutangkis mengajarkan anak untuk melatih konsentrasi, keseimbangan, kemampuan motorik dan ketepatan. Setiap pukulan dan penerimaan shuttlecock mengajarkan anak untuk mengambil langkah yang tepat.

6. Basket

Credit: Shutterstock.
Credit: Shutterstock.

Jika olahraga sepakbola lebih memusatkan pada kelincahan dan kekuatan kaki-kaki, koordinasi mata dan kaki, maka basket lebih komplit lagi. Selain pergerakan kaki lincah, dan konsentrasi mata, keterampilan tangan juga menentukan untuk menggiring bola, mempasing dan memasukkan bola ke dalam ring. Konsentrasi dan keterampilan benar-benar diuji karena ring basket yang kecil. Lebih dari itu, olahraga basket juga akan membantu memperbaiki struktur tubuh anak seperti mengencangkan tubuh, membangun otot di area lengan, paha dan betis serta mengoptimalkan tinggi badan anak.

7. Bersepeda

Credit: Shutterstock.
Credit: Shutterstock.

Olahraga selanjutnya yang selalu ampuh melatih tumbuh kembang dan meningkatkan keterampilan anak adalah bersepeda. Tak heran, setiap orang tua manapun selalu mencoba menghadirkan sepeda untuk anak-anaknya. Selain alat bermain yang menyenangkan, bersepeda juga memiliki banyak manfaat kesehatan, mulai dari kebugaran kardiovaskular, memperkuat otot kaki, fleksibilitas, konsentrasi, keseimbangan hingga mengontrol berat badan. Selain itu juga membantu anak untuk bersosialisasi dengan orang lain dan lingkungannya.

Supaya anak selalu memiliki energi untuk beraktivitas dan berolahraga. Moms perlu senantiasa memenuhi asupan makanan bergizi, bernutrisi dan berenergi. Dalam hal ini, Moms dapat memberikan MILO kotak yang mengandung ekstrak malt, susu dan cokelat. Selain itu, MILO kotak juga dilengkapi sumber Vitamin B1, B2, B3, B6 serta Kalsium dan Fosfor untuk memberikan energi dan mendukung aktivitas anak sepanjang hari.

Nestle MILO.
Nestle MILO.

MILO kotak tersedia dalam kemasan kotak kecil berukuran 180ml yang praktis, tetapi dapat menghasilkan energi yang cukup untuk aktivitas anak. Jadi, Moms jangan ragu untuk jadikan MILO kotak sebagai sahabat Anak dalam menjalani hidup yang sehat dan melakukan aktivitas yang berkualitas.Untuk order online MILO kotak, Moms bisa klik di sini.

Sembari mengajak anak untuk berolahraga, Moms juga bisa mengajak anak bergabung bersama MILO dalam gerakan #ActivIndonesia dan ikuti rangkaian kegiatannya agar seluruh keluarga tetap aktif dan penuh energi. Informasi lebih lanjut klik di sini!

(Adv)