7 Pemain Inggris di Euro 2020 yang Disingkirkan dari Skuad untuk Piala Dunia 2022: Jadon Sancho Gigit Jari

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, telah mengumumkan skuadnya untuk Piala Dunia 2022. Hanya 26 pemain yang akan berangkat ke Qatar, dan ratusan pemain lainnya hanya bisa bermuram durja.

Dari 26 nama yang Southgate umumkan, mayoritas besarnya adalah pemainnya di Piala Eropa atau Euro 2020. Southgate nampaknya setia mempertahankan pemain lama meski ada beberapa yang penampilan tidak begitu bagus di klub.

Contoh saja kapten sekaligus bek Manchester United, Harry Maguire, yang tetap dibawa meski akhir-akhir ini kerap menjadi cadangan. Pemain baru Manchester City yang belum tampil di Premier League karena cedera, Kalvin Philips juga dibawanya.

Mereka menjadi pemain setia bagi Southgate di Timnas Inggris kala Euro 2020. Namun, ada tujuh anggota skuad Inggris untuk Euro 2020 yang tidak dipanggilnya ke Piala Dunia 2022. Berikut daftar lengkapnya.

 

1. Dean Henderson

Penampilan heroik Dean Henderson untuk The Forest tersebut juga meninggalkan catatan apik bagi timnya. Pasalnya, kemenangan Nottingham Forest tersebut menjadi yang pertama di Liga Inggris sejak 1999. Yang tak kalah spesial, hal itu terjadi pada laga yang ke-200 di kasta tertinggi sepak bola Tiga Singa tersebut. (AFP/Paul Ellis)
Penampilan heroik Dean Henderson untuk The Forest tersebut juga meninggalkan catatan apik bagi timnya. Pasalnya, kemenangan Nottingham Forest tersebut menjadi yang pertama di Liga Inggris sejak 1999. Yang tak kalah spesial, hal itu terjadi pada laga yang ke-200 di kasta tertinggi sepak bola Tiga Singa tersebut. (AFP/Paul Ellis)

Henderson sebenarnya kembali ke penampilan terbaik untuk Nottingham Forest musim ini setelah dipinjamkan Manchester United. Dia kerap menyelamatkan tendangan penalti di beberapa pekan Premier League.

Sayangnya kiprahnya itu belum cukup membuat Southgate kembali meliriknya karena sebelumnya kerap dicadangkan Manchester United. Kiper Arsenal Aaron Ramsdale, yang menggantikan Henderson untuk terbang ke Qatar.

 

2. Tyrone Mings

Tyrone Mings banyak menghabiskan kariernya sebagai pesepak bola bersama tim medioker Inggris, seperti Ipswich Town dan Bournemouth. Barulah pada 2019 lalu, ia direkrut oleh salah satu klub legendaris di Liga Inggris yaitu Aston Villa. Mings tercatat telah memainkan sebanyak 128 kali penampilan bersama The Villans. Namun, sang pemain hingga saat ini masih nihil gelar. (AFP/Oli Scarff)
Tyrone Mings banyak menghabiskan kariernya sebagai pesepak bola bersama tim medioker Inggris, seperti Ipswich Town dan Bournemouth. Barulah pada 2019 lalu, ia direkrut oleh salah satu klub legendaris di Liga Inggris yaitu Aston Villa. Mings tercatat telah memainkan sebanyak 128 kali penampilan bersama The Villans. Namun, sang pemain hingga saat ini masih nihil gelar. (AFP/Oli Scarff)

Kegagalan Steven Gerrard membuat Aston Villa berprestasi berdampak juga kepada pemain bertahan Tyrone Mings. Villa telah kebobolan 22 gol dari 15 laga di Premier League.

Alhasil, Southgate kembali menjatuhkan pilihan kepada bek Manchester United Harry Maguire untuk bergabung ke skuad Three Lions. Tetapi pemain berusia 29 tahun masih memiliki kesempatan bersinar di bawah pelatih anyar Aston Villa, Unai Emery.

 

3. Jadon Sancho

Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)
Jadon Sancho - Pemain berusia 21 tahun itu belum juga menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga saat ini di Manchester United. Meski begitu mantan bintang Bundesliga ini tetap menerima gaji sebesar 350 ribu pound sterling atau senilai Rp6,8 miliar per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Sancho membangun karier di Borussia Dortmund yang membuatnya terpilih masuk skuad Inggris pada Euro 2020. Namun dia termasuk penembak yang gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Italia di laga final.

Akan tetapi kepindahannya ke Manchester United tahun lalu menjadi petaka baginya di tengah keterpurukan prestasi Setan Merah. Dia akhirnya gagal mendapatkan tempat lagi di Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2022.

 

4. Dominic Calvert-Lewin

Striker Timnas Inggris, Dominic Calvert-Lewin, setelah mencetak gol ke gawang San Marino dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Jumat (26/3/2021) dini hari WIB. Dominic Calvert-Lewin mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0 Timnas Inggris dalam laga ini. (CARL RECINE / POOL / AFP)
Striker Timnas Inggris, Dominic Calvert-Lewin, setelah mencetak gol ke gawang San Marino dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Jumat (26/3/2021) dini hari WIB. Dominic Calvert-Lewin mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0 Timnas Inggris dalam laga ini. (CARL RECINE / POOL / AFP)

Pemain ini merupakan pelapis dari striker sekaligus kapten Timnas Inggris, Harry Kane, di Euro 2020. Striker Everton itu telah mengoleksi 11 caps bersama Three Lions dan mencetak empat gol.

Namun serangkaian cedera membuat Calvert-Lewin gagal mempertahankan tempatnya di skuad Southgate. Striker Newcastle United, Callum Wilson, yang mengambil alih posisinya sebagai pelapis Kane untuk Piala Dunia 2022.

 

5. Ben Chilwell

Bek Timnas Inggris Ben Chilwell merupakan salah satu pemain Chelsea yang dibawa oleh Gareth Southgate dalam Piala Eropa 2020. Sampai saat ini Ben Chilwell satu-satunya pemain Chelsea yang belum pernah tampil sekalipun dalam Euro 2020. (Foto: AFP/Paul Ellis)
Bek Timnas Inggris Ben Chilwell merupakan salah satu pemain Chelsea yang dibawa oleh Gareth Southgate dalam Piala Eropa 2020. Sampai saat ini Ben Chilwell satu-satunya pemain Chelsea yang belum pernah tampil sekalipun dalam Euro 2020. (Foto: AFP/Paul Ellis)

Meski Chilwell tidak bermain satu menit pun di Euro 2020 banyak orang yang memprediksi dia akan masuk skuad Inggris. Namun, dia mengalami cedera hamstring saat memperkuat Chelsea melawan Dinamo Zagreb di Liga Champions.

Padahal dia seharusnya akan bersaing dengan bek Manchester United, Luke Shaw, untuk memperebutkan posisi tim utama untuk bek kiri. Tidak terpilih di skuad Inggris membuat Chilwell memiliki waktu istirahat yang panjang untuk memulihkan kondisinya sebelum kembali memperkuat Chelsea.

 

6. Sam Johnstone

Sam Johnstone. Kiper berusia 29 tahun yang baru saja bergabung dengan Crystal Palace usai dilepas gratis West Bromwich Albion pada awal musim 2022/2023 ini sejatinya juga produk Akademi MU yang dipromosikan ke tim senior pada awal musim 2011/2012. Namun karena tak mampu menembus skuad utama ia akhirnya lebih banyak dipinjamkan ke beberapa klub hingga akhirnya dilepas dengan mahar 7,35 juta euro ke West Bromwich Albion pada awal musim 2018/2019. Bersama MU ia sama sekali belum pernah tampil bersama tim senior di semua ajang. (manutd.com)
Sam Johnstone. Kiper berusia 29 tahun yang baru saja bergabung dengan Crystal Palace usai dilepas gratis West Bromwich Albion pada awal musim 2022/2023 ini sejatinya juga produk Akademi MU yang dipromosikan ke tim senior pada awal musim 2011/2012. Namun karena tak mampu menembus skuad utama ia akhirnya lebih banyak dipinjamkan ke beberapa klub hingga akhirnya dilepas dengan mahar 7,35 juta euro ke West Bromwich Albion pada awal musim 2018/2019. Bersama MU ia sama sekali belum pernah tampil bersama tim senior di semua ajang. (manutd.com)

Johnstone juga pemain yang tidak mendapatkan menit bermain saat memperkuat Inggris di Euro 2020. Keluarga dekatnya bahkan tidak menggembar-gemborkan supaya dia terpilih masuk ke dalam skuad yang bakal terbang ke Qatar.

Musim ini, Johnstone juga jarang tampil menjadi penjaga gawang reguler bagi Crystal Palace. Hanya dua penampilan di Piala Liga yang membuatnya harus berkonsentrasi untuk masuk ke tim utama.

 

7. Reece James

Reece James - Produk akademi Chelsea ini menjelma menjadi bek sayap terbaik di Premier League. Tidak hanya tangguh dalam bertahan, ia juga piawai mencetak gol. Namun sayang penghasilan James ternyata merupakan salah satu yang terendah di Chelsea yakni 58 ribu Pounds perminggu. (AFP/Adrian Dennis)
Reece James - Produk akademi Chelsea ini menjelma menjadi bek sayap terbaik di Premier League. Tidak hanya tangguh dalam bertahan, ia juga piawai mencetak gol. Namun sayang penghasilan James ternyata merupakan salah satu yang terendah di Chelsea yakni 58 ribu Pounds perminggu. (AFP/Adrian Dennis)

Reece James tidak turut berangkat ke Qatar bukan karena performanya yang menurun tetapi akibat cedera lutunya yang tidak bisa pulih sebelum turnamen. Bahkan cedera bek sayap Chelsea tersebut merupakan kerugian besar bagi Timnas Inggris.

Dia hanya bermain sekali di Euro 2020, di babak penyisihan grup saat melawan Skotlandia. Tetapi setelah itu, dia membuktikan dirinya sebagai salah satu bek terbaik di dunia hingga akhirnya mengalami cedera saat Chelsea melawan AC Milan di Liga Champions.

Sumber: Planet Football