7 Pemain Pemain Buangan MU yang Menggila Setelah Hengkang: Setan Merah Apes Banget!

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) benar-benar boros berbelanja pemain dalam 10 tahun terakhir, tepatnya sejak manajer legendaris Sir Alex Ferguson pensiun.

Namun, aksi foya-foya MU di bursa transfer tidak terkonversi mulus menjadi gelar juara. Setan Merah sudah puasa gelar Liga Inggris sejak 2013.

Pemain-pemain yang dibeli tidak sedikit yang gagal total. Meski berbanderol mahal, kontribusinya tidak signifikan.

Manchester United akhirnya melepas mereka meskipun rugi karena menjualnya dengan harga yang lebih murah daripada saat membelinya.

Ironisnya, beberapa pemain yang bapuk di MU malah bersinar setelah pindah. Para pemain buangan ini bahkan sangat dipuja suporter di klub barunya.

Berikut tujuh pemain yang gagal total di MU tetapi bersinar di klub barunya. Mereka sebenarnya bukan pemain yang kaleng-kaleng.

 

1. Diego Forlan

2. Diego Forlan (Villarreal) - Kesempatan bermain yang jarang didapat membuat Diego Forlan memilih hengkang dari Old Trafford pada 2004 menuju Villareal dan menjadi Topskorer La Liga dengan 25 gol di musim perdananya. (AFP/Paul Barker)
2. Diego Forlan (Villarreal) - Kesempatan bermain yang jarang didapat membuat Diego Forlan memilih hengkang dari Old Trafford pada 2004 menuju Villareal dan menjadi Topskorer La Liga dengan 25 gol di musim perdananya. (AFP/Paul Barker)

Diego Forlan hanya mengukir 10 gol Premier League dari 63 penampilan di Manchester United. Padahal Setan Merah harus mengeluarkan uang 6,9 juta pounds  untuk membawa striker Uruguay itui dari Independiente pada Januari 2002.

Hanya dua musim di Manchester United, Forlan jadi bintang dengan mengemas 25 gol saat pindah ke Villarreal. Tampil tajam bersama Villarreal, Forlan makin garang saat berseragam Atletico Madrid dengan mencetak 128 gol dalam tujuh musim.

 

2. Giuseppe Rossi

Giuseppe Rossi. Striker ini didatangkan Manchester United dari Akademi Parma 2004/2005 saat berusia 17 tahun. Setelah dua musim, ia hanya tampil dalam 14 laga karena kesulitan menembus tim utama dan hanya mencetak 4 gol. Pada 2007 ia hengkang ke Villarreal. (Foto: AFP/Alexander Joe)
Giuseppe Rossi. Striker ini didatangkan Manchester United dari Akademi Parma 2004/2005 saat berusia 17 tahun. Setelah dua musim, ia hanya tampil dalam 14 laga karena kesulitan menembus tim utama dan hanya mencetak 4 gol. Pada 2007 ia hengkang ke Villarreal. (Foto: AFP/Alexander Joe)

Setelah bermain untuk tim muda Manchester United, Giuseppe Rossi promosi ke skuad senior. Dia menjalani debut profesional saat menghadapi Crystal Palace pada 2004.

Namun, Rossi hanya mendapat kesempatan melakoni lima laga hingga dipinjamkan ke Parma dan pindah ke Villarreal. Di klub Spanyol tersebut Rossi menyumbanhkan 32 gol dalam 56 laga.

 

3. Wilfried Zaha

3. Wilfried Zaha - Saat membela Crystal Palace diprediksi menjadi pemain masa depan Inggris.Tetapi setelah hijrah ke MU dirinya gagal bersinar dan malah sempat bersitegang dengan sang manajer, David Moyes. (AFP/Saeed Khan)
3. Wilfried Zaha - Saat membela Crystal Palace diprediksi menjadi pemain masa depan Inggris.Tetapi setelah hijrah ke MU dirinya gagal bersinar dan malah sempat bersitegang dengan sang manajer, David Moyes. (AFP/Saeed Khan)

MU membeli Wilfried Zaha dari Crystal Palace hanya untuk bermain dalam lima pertandingan tanpa gol pada 2013. Dia akhirnya dikembalikan ke Crystal Palace dengan status pinjaman hingga dipermanenkan pada 2015.

Bersama Crystal Palace Zaha kembali bersinar dengan membukukan 68 gol dalam 290 pertandingan. Kini dia menjadi incaran klub-klub besar, dan Chelsea jadi yang terdepan untuk mengamankan tanda tangannya.

 

4. Memphis Depay

Memphis Depay. Akibat ketidaksabaran Manchester United dalam proses adaptasi Memphis Depay yang didatangkan pada awal musim 2015/2016, ia akhirnya dilepas pada Januari 2017 ke Lyon. Ia menjelma menjadi striker tajam dan Barcelona pun kepincut mendatangkannya awal musim 2021/2022. (AFP/Paul Ellis)
Memphis Depay. Akibat ketidaksabaran Manchester United dalam proses adaptasi Memphis Depay yang didatangkan pada awal musim 2015/2016, ia akhirnya dilepas pada Januari 2017 ke Lyon. Ia menjelma menjadi striker tajam dan Barcelona pun kepincut mendatangkannya awal musim 2021/2022. (AFP/Paul Ellis)

MU mengeluarkan 25 juta pounds saat menboyong Memphis Depay dari PSV Eindhoven pada 2015. Sayangnya, dia hanya menceploskan 7 gol dari 53 laga di semua kompetisi selama dua musim.

Setan Merah melegonya ke Olympique Lyon yang membuat Depay kembali mengganas. Striker berpaspor Belanda itu berubah menjadi striker menakutkan dengan koleksi 76 gol dari 178 penampilan.

 

5. Gerard Pique

Gerard Pique bergabung ke Manchester United saat berusia 17 tahun dari akademi Barcelona. Performanya sebagai bek tengah sebenarnya baik, namun kalah bersaing dengan Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic. Sempat dipinjamkan, Pique akhirnya memutuskan untuk kembali ke Barcelona. (AFP/Andrew Yates)
Gerard Pique bergabung ke Manchester United saat berusia 17 tahun dari akademi Barcelona. Performanya sebagai bek tengah sebenarnya baik, namun kalah bersaing dengan Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic. Sempat dipinjamkan, Pique akhirnya memutuskan untuk kembali ke Barcelona. (AFP/Andrew Yates)

Gerard Pique berada di skuad MU saat mengawinkan gelar Liga Inggris dan Liga Champions di musim 2007/2008. Tapi, dia kesulitan menembus skuad utama karena Red Devils punya duet bek tangguh, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic.

MU akhirnya melepas Gerard Pique ke Barcelona.

Keputusan tersebut ternyata buruk bagi Manchester United. Bersama Barcelona, Pique jadi legenda karena memenangi tiga trofi Liga Champions, delapan La Liga, dan tujuh Copa Del Rey

 

6. Paul Pogba

Bak jatuh tertimpa tangga. Setelah tertinggal 0-5, MU malah harus bermain dengan 10 orang. Paul Pogba, yang baru masuk di babak kedua, mendapat kartu merah langsung. (AP Photo/Rui Vieira)
Bak jatuh tertimpa tangga. Setelah tertinggal 0-5, MU malah harus bermain dengan 10 orang. Paul Pogba, yang baru masuk di babak kedua, mendapat kartu merah langsung. (AP Photo/Rui Vieira)

Paul Pogba meninggalkan Prancis untuk bergabung dengan akademi Manchester United pada 2009. Saat promosi ke tim senior, Pogba hanya tampil dalam tujuh laga dan membuatnya terbuang ke Juventus.

Pogba ternyata berkembang pesat di Turin dan menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia. Manchester United mengeluarkan uang 89,3 juta pounds demi mendapatkannya kembali pada 2016 dan lagi-lagi tidak berkontribusi besar.

 

7. Dion Dublin

Tidak banyak cerita yang Dion Dublin buat saat berseragam Manchester United karena hanya bermain di 12 laga dan mencetak dua gol pada periode 1992-1994. Kisahnya begitu berbeda setelah dia meninggalkan Old Trafford.

Dia menjadi bintang bagi Coventry City dengan menyumbangkan 61 gol dalam 145 penampilannya di Premier League. Dia juga tetap tajam saat hengkang ke Aston Villa dengan torehan 48 gol di Liga Premier Inggris.

Sumber: Planet Football

Selama tiga tahun ke depan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group menjadi pemegang hak siar English Premier League (EPL). Kompetisi bergengsi ini akan ditayangkan secara gratis di stasiun televisi SCTV dan bisa dinikmati secara live streaming dengan berlangganan di Vidio. Sobat Bola.com mau tahu detailnya? Klik tautan ini.