7 Pemain Persib yang Jadi Saksi Pahitnya Timnas Indonesia Gagal Juara di Piala AFF

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Persib Bandung memiliki tradisi panjang dalam menyumbang pemain berkualitas untuk Timnas Indonesia, termasuk saat berlaga di Piala AFF sebagai turnamen elit di kawasan Asia Tenggara.

Pemain Persib selalu masuk dalam daftar panggilan untuk membela Timnas Indonesia pada Piala AFF. Pemanggilan itu mempertimbangkan kualitas pemain Persib, klub besar yang dikenal memiliki persaingan ketat.

Hampir setiap edisi ada pemain Persib yang membela Timnas Indonesia pada Piala AFF. Mereka dipanggil karena punya kualitas sehingga dianggap bisa memperkuat sejumlah lini di Timnas Indonesia.

Tanpa mengecilkan peran pemain yang berasal dari klub lain, para pemain Persib saat itu punya peran dominan. Kontribusi pemain Persib tak main-main karena pernah membantu Timnas Indonesia tampil pada lima final Piala AFF.

Meskipun pada akhirnya, gagal menjadi juara karena kalah di final. Hingga saat ini, Piala AFF masih menjadi turnamen yang membuat Timnas Indonesia penasaran.

Bola.com mencatat, ada tujuh pemain Persib Bandung yang punya peran penting di Timnas Indonesia pada Piala AFF. Mereka juga menjadi saksi Timnas Garuda gagal menjadi juara di Piala AFF. Siapa saja?

1. Yaris Riyadi

Yaris Riyadi Jadi Pemain Futsal
Yaris Riyadi Jadi Pemain Futsal

Yaris Riyadi pernah menjadi andalan Timnas Indonesia pada dua edisi Piala AFF yakni 2000 dan 2002. Ketika itu, Piala AFF masih bernama Piala Tiger.

Yaris Riyadi langganan dipanggil Timnas Indonesia karena tampil mengesankan bersama Persib. Sayangnya, Yaris Riyadi juga menjadi pemain paling kurang beruntung karena gagal mempersembahkan gelar Piala AFF untuk Timnas Indonesia.

Dalam dua edisi tersebut, Timnas Indonesia tumbang di final. Timnas Garuda menyerah 1-4 pada final 2000 dan kalah adu penalti dengan skor 2-4 dari Thailand juga pada 2002.

2. Markus Horison

Markus Horison. (Sumber: Instagram/@markoesharison81)
Markus Horison. (Sumber: Instagram/@markoesharison81)

Markus Horison merupakan kiper inti Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010. Markus Horison dipilih pelatih Alfred Riedl karena tampil apik bersama Persib.

Markus Horison hanya kebobolan dua gol sampai semifinal Piala AFF. Namun, penampilan antiklimaks justru ditunjukkannya pada laga final.

Markus Horison kebobolan empat gol oleh Malaysia pada final Piala AFF. Timnas Indonesia akhirnya gagal meraih gelar juara karena menyerah secara agregat yakni 2-4.

3. Maman Abdurrahman

Bek Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman, saat bermain di Piala AFC 2007 melawan Arab Saudi. (AFP/Adek Berry)
Bek Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman, saat bermain di Piala AFC 2007 melawan Arab Saudi. (AFP/Adek Berry)

Maman Abdurrahman membela Persib Bandung pada 2010. Penampilan apiknya itu membuat pelatih Alfred Riedl memanggilnya ke Timnas Indonesia.

Maman Abdurrahman dipercaya menghuni lini belakang Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010. Sayangnya, ketika itu Timnas Indonesia gagal juara karena kalah secara agregat 2-4 dari Malaysia.

Nama Maman menjadi sorotan karena dianggap sebagai biang kekalahan Timnas Indonesia pada leg pertama melawan Malaysia. Bahkan, ketika itu beredar kabar miring seputar Maman yang dianggap sengaja membiarkan pemain Malaysia luput dari penjagaan.

4. Eka Ramdani

Kapten Timnas Indonesia, Eka Ramdani, saat tampil di SEA Games 2007 melawan Thailand. (AFP/Saeed Khan)
Kapten Timnas Indonesia, Eka Ramdani, saat tampil di SEA Games 2007 melawan Thailand. (AFP/Saeed Khan)

Eka Ramdani dipanggil pelatih Alfred Riedl untuk memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010. Ketika itu, Eka Ramdani merupakan pemain yang tangguh di lini tengah dan sedang membela Persib Bandung.

Peran Eka Ramdani di Timnas cukup signifikan. Eka Ramdani menjaga ritme permainan Timnas Indonesia dan berhasil mengantarkannya ke final.

Namun, hasil yang diinginkan gagal terealisasi. Timnas Indonesia menyerah 2-4 dari Malaysia pada dua laga final yang digelar dengan sistem kandang tandang.

5. Cristian Gonzalez

Pemain depan Timnas Indonesia, Cristian Gonzales (kanan) menyundul bola saat berlaga melawan Timor Leste di Stadion GBK Jakarta, Selasa (11/11/2014). Indonesia unggul 4-0 atas Timor Leste. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Pemain depan Timnas Indonesia, Cristian Gonzales (kanan) menyundul bola saat berlaga melawan Timor Leste di Stadion GBK Jakarta, Selasa (11/11/2014). Indonesia unggul 4-0 atas Timor Leste. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Cristian Gonzalez menjadi bagian Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010. Ketika itu, Cristian Gonzalez dipercaya mengisi lini depan skuad Merah Putih.

Cristian Gonzalez saat itu bermain untuk Persib Bandung dan dikenal sebagai predator ganas. Ketajaman itu juga dibawa Cristian Gonzalez ke Timnas Indonesia.

Cristian Gonzalez tercatat sukses mencetak tiga gol di Piala AFF 2010. Namun, Timnas Indonesia gagal menjadi juara kalah kalah agregat 2-4 dari Malaysia.

6. Zulham Zamrun

Zulham Zamrun, Timnas Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatuun)
Zulham Zamrun, Timnas Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatuun)

Zulham Zamrun menjadi saksi Timnas Indonesia gagal juara di Piala AFF 2016. Ketika itu, Zulham Zamrun yang sedang tajam-tajamnya bersama Persib Bandung dipercaya pelatih Alfred Riedl untuk mengisi lini depan Timnas Indonesia.

Namun, pada turnamen Piala AFF 2016, Zulham Zamrun gagal menunjukkan penampilan terbaik. Zulham Zamrun sama sekali tidak mampu mencetak gol untuk Timnas Indonesia.

Pada leg pertama, Timnas Indonesia sukses menang 2-1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari. Namun, saat bertandang ke Stadion Rajamangala, Timnas Indonesia menyerah 0-2 sehingga kalah secara agregat 2-3.

6. Yanto Basna

Bek Timnas Indonesia, Yanto Basna, saat melawan Thailand pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Selasa (10/9). Indonesia takluk 0-3 dari Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Bek Timnas Indonesia, Yanto Basna, saat melawan Thailand pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di SUGBK, Jakarta, Selasa (10/9). Indonesia takluk 0-3 dari Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Yanto Basna juga menjadi saksi Timnas Indonesia gagal juara di Piala AFF 2016. Ketika itu, Yanto Basna dipercaya memperkuat skuad Merah Putih berkat penampilan apiknya bersama Persib Bandung.

Yanto Basna dipercaya menghuni lini belakang Timnas Indonesia saat itu. Timnas Indonesia berhasil melaju ke final dan berhadapan dengan Thailand.

Pada leg pertama, Timnas Indonesia sukses menang 2-1 dalam pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari. Namun, saat bertandang ke Stadion Rajamangala, Timnas Indonesia menyerah 0-2 sehingga kalah secara agregat 2-3.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel