7 Pengertian Manajemen dari Ahli dan Penjelasan Mengenai Fungsi, Unsur, serta Perannya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Istilah manajemen mungkin sudah tidak asing di telinga. Secara umum, fungsi dari manajemen berfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan pembuatan keputusan untuk mencapai suatu tujuan. Manajemen sendiri menjadi adalah seni dalam proses dan ilmu pengorganisasian. Atau dengan kata lain, pengertian manajemen sebagai seni mengatur orang maupun pekerjaan.

Pada praktiknya, manajemen memiliki subjek dan objek. Subjek adalah orang yang mengatur, sedangkan objek adalah yang diatur. Sedangkan orang yang mengatur, merumuskan dan melaksanakan berbagai tindakan dalam manajemen disebut manajer.

Manajemen sendiri sebenarnya memiliki beberapa cakupan, yaitu manajemen strategi, sumber daya manusia, operasional, pemasaran, dan keuangan. Namun, untuk memahami lebih jauh mengenai manajemen, perlu tentunya untuk memahami pengertian manajemen beserta berbagai hal lainnya yang berkaitan di dalamnya.

Di bawah ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber mengenai pengertian manajemen, fungsinya, unsur, serta peran pentingnya bagi perusahaan, Rabu (28/10/2020).

Pengertian Manajemen Menurut Ahli

Ilustrasi Bekerja di Kantor Credit: pexels.com/Christina
Ilustrasi Bekerja di Kantor Credit: pexels.com/Christina

Pengertian manajemen sendiri memiliki beberapa versi. Ada beberapa versi pengertian manajemen menurut para ahli yang bisa menjadi dasar referensi untuk memahami manajemen secara keseluruhan.

George R. Terry

Dikenal sebagai Bapak Ilmu Manajemen, dalam bukunya yang berjudul Principle of Manajemen menyebutkan, pengertian manajemen adalah sebuah proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Berdasar pengertian manajemen tersebut, akhirnya diturunkan menjadi sebuah fungsi manajemen.

Henry Fayol

Pengertian manajemen menurut Henry Fayol, didefinisikan bahwa manajemen sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan terhadap sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.

Oey Liang Lee

Pengertian manajemen menurut beliau, yaitu ilmu dan seni untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasi serta mengawasi manusia dengan bantuan alat-alat sehingga dapat mencapai tujuan.

Ricky W. Griffin

Kemudian pengertian manajemen menurut Ricky W. Griffin, yaitu sebuah proses perencanaan, proses organisasi, proses kordinasi, dan proses kontrol terhadap sumber daya untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien.

Mary Parker Foleot

Beliau menjelaskan, jika pengertian manajemen adalah sebuah seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Pengertian ini dapat diartikan sebagai fungsi seorang manajer yang mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Akan tetapi pengertian manajemen ini bisa salah penafsiran, karena ada orang lain yang tujuannya membantu untuk menyelesaikan pekerjaan.

Federick Winslow Taylor

Pengertian manajemen menurutnya adalah seni mengetahui apa yang harus dilakukan dan melihat bahwa itu dilakukan dengan cara sebaik mungkin.

Koontz dan Weihrich

Pengertian manajemen menurut mereka adalah proses merancang dan memelihara lingkungan di mana individu, bekerja sama dalam kelompok, secara efisien mencapai tujuan yang dipilih.

Fungsi Manajemen

Ilustrasi Kerja Kantoran (sumber: unsplash)
Ilustrasi Kerja Kantoran (sumber: unsplash)

Dalam rangka mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien, para manajer hendaknya mampu menguasai fungsi manajemen. Fungsi manajemen menjadi elemen dasar yang selalu melekat dalam proses manajemen perusahaan dan menjadi acuan dalam melaksanakan fungsi perusahaan. Ada lima fungsi manajemen pengelolaan perusahaan yang wajib dijalankan dengan baik. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Perencanaan (Planning)

Fungsi manajemen yang pertama adalah planning atau perencanaan. Perencanaan adalah rangkaian proses pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentu strategi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.

Menurut Hani Handoko, ada empat tahap yang perlu dilalui dalam proses perencanaan:

1. Menetapkan serangkaian tujuan

2. Merumuskan keadaan saat ini

3. Mengidentifikasi kemudahan dan hambatan

4. Mengembangkan rencana untuk pencapaian tujuan

Dengan perencanaan, maka dapat dilakukan penilaian alternatif dalam pengambilan keputusan agar mendapatkan pilihan terbaik di antara alternatif lainnya. Dari sisi perusahaan sendiri, manfaat perencanaan antara lain:

- Menjadi pedoman pelaksanaan tujuan

- Menjamin tercapainya tujuan organisasi

- Menghindari risiko yang mungkin terjadi di masa yang akan datang

- Mudah dalam pengawasan.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Organizing atau pengorganisasian adalah rangkaian aktivitas pembagian tugas yang akan dikerjakan, serta proses pengembangan struktur organisasi yang sesuai tujuan perusahaan. Agar perusahaan dapat berjalan dengan baik, fungsi pengorganisasian meliputi:

- Perumusan tujuan secara jelas

- Pembagian tugas pekerjaan

- Mendelegasikan/pelimpahan wewenang

- Melakukan unsur koordinasi

Tujuan organizing sendiri wajib dijalankan dengan baik agar dapat mengatur berbagai sumber daya SDM atau sumber daya lain. Dengan begitu, sumber daya di dalam perusahaan dapat berfungsi secara optimal dan mampu melaksanakan peran serta fungsi masing-masing dengan baik.

3. Fungsi Staffing

Staffing adalah fungsi yang hampir sama dengan organizing. Pada intinya fungsi ini bertujuan untuk menempatkan sumber daya perusahaan di tempat yang paling tepat sesuai bidang keahliannya. Tapi fungsi ini tidak hanya mengenai tenaga kerja saja, melainkan seluruh sumber daya dalam perusahaan tersebut, termasuk peralatn, inventaris, atau sumber daya lainnya.

Fungsi staffing sangat penting dilakukan, karena satu atau dua divisi lain di dalam perusahaan punya kebutuhan yang berbeda, sehingga fungsi ini perlu dilaksanakan. Fungsi staffing sendiri mencakup beberapa hal berikut:

- Perencanaan SDM yang sudah tersedia

- Perekrutan tenaga kerja apabila terdapat kekosongan pada divisi tertentu

- Proses seleksi calon tenaga kerja yang mendaftar

- Pengenalan terkait perusahaan serta melakukan orientasi

- Pelaksanaan kerja

- Evaluasi kinerja yang telah dilakukan

- Pemberian reward atau punishment sesuai hasil evaluasi

- Memberi pengembangan atau jenjang karir.

4. Fungsi Coordinating (Pengarahan atau Koordinasi)

Fungsi ini bertujuan mengarahkan atau mengendalikan agar pekerjaan semakin efektif dan efisien. Terdapat beberapa aktivitas yang perlu dilakukan perusahaan dalam fungsi ini, yaitu:

- Menerapkan dan mengimplementasikan kepemimpinan, bimbingan atau motivasi terhadap pekerja supaya bekerja secara nyaman, baik dan maksimal.

- Memberi tugas dan penjelasannya secara rutin terkait dengan jobdesc atau masalah pekerjaan.

- Menjelaskan seluruh kebijakan yang berlaku dan sudah ditetapkan

5. Fungsi Controlling (Pengawasan)

Tujuan fungsi ini untuk menilai pekerjaan yang telah dilakukan oleh seluruh SDM yang ada di suatu perusahaan. Fungsi pengawasan sangat penting dilakukan karena fungsi ini untuk menentukan kualitas layanan atau produk yang dihasilkan perusahaan dapat berjalan dengan baik atau tidak.

Unsur-Unsur Manajemen

Ilustrasi pekerja bahagia. (Sumber Pixabay)
Ilustrasi pekerja bahagia. (Sumber Pixabay)

Manusia (Human)

Unsur pertama dan utama dalam adalah manusia. Manusia membuat tujuan dan melakukan proses dalam mencapai tujuan tersebut. Proses kerja tidak akan terjadi tanpa unsur manusia di dalamnya.

Uang (Money)

Uang adalah unsur manajemen yang berpengaruh, karena hasil kegiatan bisa diukur dari jumlah uang yang beredar di perusahaan. Uang juga menjadi alat dalam proses pencapaian tujuan dengan penggunaan yang diperhitungkan secara rasional.

Penggunaan uang dalam perusahaan sebagai biaya operasional, baik seperti gaji, pembelian dan perawatan alat kantor serta alat lainnya.

Material (Bahan)

Bahan baku atau material sangat vital dalam proses produksi. Perusahaan tidak bisa mengolah sesuatu untuk dijual tanpa adanya bahan baku. Sangat dibutuhkan tenaga ahli untuk mengolah bahan baku agar menjadi barang jadi atau setengah jadi. Sumber daya manusia dan bahan baku berkaitan erat satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan.

Mesin (Machines)

Mesin dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan sulit menjadi lebih mudah dan cepat. Penggunaan mesin meningkatkan hasil dan keuntungan, juga membuat proses kerja jadi efektif dan efisien.

Tingkat kesalahan manusia atau human error juga bisa ditekan dengan penggunaan mesin. Tapi, dibutuhkan sumber daya yang andal dan bahan baku berkualitas untuk memperoleh hasil maksimal.

Metode (Methods)

Dalam mengelola sesuatu diperlukan metode atau standard operational procedure yang baku. Pekerjaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien jika dilakukan dengan metode yang tepat. Suatu metode kerja perlu pertimbangkan sasaran, fasilitas, waktu, uang, dan kegiatan bisnis. Metode yang tepat dan baik juga harus dipahami manusia yang menjalankannya. Maksudnya, sebuah metode bisa berjalan dengan baik jika manusia terlibat di dalamnya.

Pasar (Market)

Konsumen atau pasar adalah elemen penting. Tanpa pemasaran, barang tidak laku terjual. Sebab tidak ada permintaan dan bisa berakibat pada produksi terhenti. Bahkan aktivitas perusahaan bisa vakum.

Peranan Manajemen bagi Perusahaan atau Organisasi

Ilustrasi perempuan dalam dunia pekerjaan | unsplash.com
Ilustrasi perempuan dalam dunia pekerjaan | unsplash.com

Seteah menyimak berbagai hal mengenai manajemen di atas, lalu apa saja sebenarnnya peranan manajemen itu sendiri bagi perusahaan maupun organisasi? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut ini adalah daftar mengenai peranan manajemen yang dimaksud.

1. Penanggung jawab dan pengendali

2. Melaksanakan fungsi manajemen sehari-hari dengan efektif

3. Melakukan analisis SWOT

4. Mengelola SDM dan sumber daya organisasi

5. Menjalin kerjasama dengan stakeholders

6. Mencapai tujuan yang telah ditetapkan

7. Melakukan pengembangan perusahaan

8. Menyusun strategi demi kelangsungan hidup perusahaan.

Dengan memahami berbagai hal di atas, maka sebuah perusahaan atau organisasi akan lebih cepat dan mudah mencapai tujuan, jika terdapat manajemen yang baik di dalam organisasi tersebut. Maka dari itu, manajemen dalam perusahaan sangat dibutuhkan.