7 Pengganti Sol Campbell di Arsenal : Sukses atau Noob Nih

Bola.com, Jakarta - Arsenal masih tak tergoyahkan di puncak klasemen sementara Premier League 2022/2023. The Gunners melaju sendiri dengan torehan 31 poin, ditempel ketat Manchester City di posisi kedua dengan tabungan 29 poin.

Sukses digdaya hingga pekan ke-12 tak lepas dari kontribusi William Saliba di lini belakang. Pada laga terakhir beberapa waktu lalu, dalam kemenangan 5-0 atas Nottingham Forest di Emirates Stadium, Saliba tampil jempolan.

Bek tengah berusia 21 tahun itu mampu mengunci sekaligus mematikan pergerakan penyerang-penyerang Nottingham Forest. Saliba memang jempolan.

 

Sangat Cocok

William Saliba kembali ke Arsenal dari masa peminjamannya di Marseille pada musim ini. Ia benar-benar menjadi duet maut bersama Gabriel Jesus. Saliba tercatat telah mencetak dua gol dan satu assist dari 10 penampilannya di Liga Inggris. (AFP/Getty Images/Rob Carr)
William Saliba kembali ke Arsenal dari masa peminjamannya di Marseille pada musim ini. Ia benar-benar menjadi duet maut bersama Gabriel Jesus. Saliba tercatat telah mencetak dua gol dan satu assist dari 10 penampilannya di Liga Inggris. (AFP/Getty Images/Rob Carr)

Mikel Arteta, pelatih Arsenal, menyebut anak asuhnya itu sosok pemain spesial. "Dia luar biasa dan terus berkembang dengan sangat baik," puji Arteta, dilansir Sky Sports.

Saliba bergabung dengan Meriam London pada 2019. Kelahiran 24 Maret 2001 itu diboyong dari klub Prancis, Saint-Étienne. Saliba diharapkan bisa meneruskan peran gemilang legenda The Gunners di posisi yang sama, Sol Campbell.

Campbell dua periode membela Arsenal, 2001–2006 dan 2010. Ia merupakan bagian sejarah kinclong Arsenal di bawah rezim Arsene Wenger.

 

Koleksi Gelar

Dua gelar Liga Inggris, tiga FA Cup, serta runner up Liga Champions 2005/2006 adalah bukti. Campbell layak masuk daftar pahlawan sepanjang masa.

Fans berharap, Saliba bisa tetap tampil konsisten selama berkostum Arsenal serta jauh dari cedera. Dengan demikian, anak muda ber-KTP Prancis itu bisa dikenang sebagai the next Campbell.

Selain Saliba, Arsenal juga punya sederet bek tengah yang sebagai penerus Campbell. Ada yang dikritik, ada pula yang dipuji. Di bawah ini enam di antaranya :

 

Calum Chambers

Ketika datang dari Southampton pada 2014 dengan harga 20 juta pounds, fans langsung melambungkan asa setinggi langit. Publik berharap Chambers bisa memberikan kontribusi besar.

Sayang, Chambers tumbang lantaran cedera dan harus menepi selama berbulan-bulan. Pemain yang pernah dipinjamkan ke Middlesbrough dan Fulham tersebut akhirnya dilepas ke Aston Villa pada 2022.

 

Gabriel Paulista

Mau untung malah buntung. Arsene Wenger pusing sendiri, terkait keputusannya merekrut Paulista dari Villarreal Januari 2015.

Paulista ternyata tak seperti yang digembar-gemborkan. Pemain berpaspor Brasil itu loyo alias napsu besar tenaga kurang di lini belakang The Gunners. Merasa kecewa, Arsenal lalu melego Paulista ke Valencia pada 2017,

 

Shkodran Mustafi

Selama kehadirannya di Arsenal, dari 2016 hingga 2021, Mustafi kebanyakan makan gaji buta. Bayangkan, selama lima tahun, dia hanya tampil dalam 151 laga bersama The Gunners.

Sebelum dibungkus dari Valencia, Arsenal sudah mendapat peringatan agar mengalihkan radarnya dari Mustafi. Arsenal cuek dan tetap dengan keputusannya merekrut Mustafi. Hasilnya zonk. Kecele, pemain asal Jerman itu dilego ke Schalke 04.

 

David Luiz

Ibarat lagu lawas, nasib Arsenal merekrut Luiz berakhir seperti ini: bukan perpisahan yang kutangisi, tapi pertemuanlah yang kusesali.

Ketika datang dari Chelsea pada 2019, Luiz berkhayal bisa menjadi legenda The Gunners sepanjang masa seperti halnya Thierry Henry dan David Seaman. Namun, mimpi hanya tinggal mimpi.

Kenyatannya, Arsenal mendepaknya pada 2021. Harapannya untuk bisa mengantongi perpanjangan kontrak tak kesampaian. Semua gara-gara performanya yang dinilai masih jauh dari kata memuaskan.

 

Thomas Vermaelen

Sebelum di lepas ke Barcelona pada 2014, Vermaelen punya ragam kisah di Arsenal. Sejak dari Ajax pada 2009, Vermaelen pernah disanjung setinggi langit tapi juga pernah terpingggirkan.

Arsene Wenger mendapuknya sebagai kapten. Namun di lain waktu, Vermaelen duduk di bangku cadangan. Meski begitu, fans menaruh sikap hormat kepadanya karena dianggap sosok penting di balik keberhasilan memenangkan FA Cup 2013/2014.

 

Laurent Koscielny

Sembilan tahun bukanlah waktu yang sebentar. Koscielny sudah memberikan segalanya bagi Arsenal. Sejak kedatangannya pada 2010, Koscielny sudah berjanji dalam hati kalau dia siap tampil habis-habisan.

Kerja keras berbuah manis. Bersama The Gunners, Koscielny memenangkan banyak trofi. Bahkan, pada musim 2018/2019, dia dan kawan-kawannya nyaris memenangkan Liga Champions dan harus puas sebagai runner up.

Ketika dia pergi pada 2019, tak sedikit fans yang mewek. Mereka telah ditinggal pergi seorang pejuang yang sudah bertarung dalam 353 laga di bawah panji-panji Arsenal.

Arsenal Enak di Atas Nih