7 Penyebab Buta Warna dan Cara Mencegahnya

Liputan6.com, Jakarta Penyebab buta warna penting untuk diketahui. Buta warna adalah suatu kelainan dimana pigmen penginderaan warna pada mata mengalami ketidakmampuan untuk membedakan warna. 

Retina mata sebenarnya memiliki dua jenis sel yang sensitif terhadap cahaya. Yaitu sel batang (rod cell) yang aktif pada cahaya rendah dan sel kerucut (cone cell) yang aktif pada cahaya intensitas tinggi atau terang. Nah, ketika dua jenis sel tidak sempurna bekerja maka terjadi kasus buta warna.

Buta warna mempunyai 3 jenis, ada yang tidak mampu membedakan warna merah dan hijau, kesulitan melihat warna kuning dan biru, serta ada yang hanya mampu melihat warna abu-abau atau hitam putih saja.

Mengetahui penyebab buta warna menjadi hal yang krusial bagi mata, terutama bagi anak dalam masa pertumbuhan. Sebagian besar pengidap buta warna disebabkan adanya kelainan genetik atau turunan dari orangtuanya. Dikarenakan sifat gennya terkait pada kromosom X, bukan pada kromosom Y, sehingga melahirkan kasus buta warna banyak menyerang laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan. 

Namun, sebenarnya tidak hanya karena kelainan kongenital (bawaan lahir), ada juga penyebab buta warna lainnya. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber Selasa (6/11/2019) tentang penyebab buta warna dan cara menceganya agar mata selalu sehat

Penuaan dan efek samping obat

Ilustrasi penuaan/Sumber: iStockphoto)

1. Penuaan

Penuaan, seiring perjalanan hidup manusia tentu saja mengalami penurunan kemampuan fisik. Melemahnya sistem saraf, bisa terjadi pada bagian saraf optic yang seharusnya berfungsi dengan baik membawa informasi visual dari mata ke otak. Faktor penuaan bisa menjadi penyebab buta warna.

2. Efek samping dari beberapa obat-obatan

Mengonsumsi beberapa jenis obat tertentu bisa menjadi penyebab buta warna. Biasanya ini merupakan efek samping dari konsumsi obat. Diantaranya obat jantung, disfungsi ereksi, rheumatoid artritis, infeksi, dan tekanan darah tinggi. Sehingga berhati-hatilah dalam memilih obat yang akan dikonsumsi.

Diabetes dan katarak

Ilustrasi katarak (sumber: iStock)

3. Diabetes

Diabetes, bisa menjadi penyebab buta warna. Karena ada kasus Diabetic Retinopathy, yaitu kondisi kerusakan pada pembuluh darah retina. Hal ini dapat dialami pada penderita diabetes tipe 1 atau 2 yang tidak terkontrol. Umumnya diawali masalah penglihatan ringan, berkembang jadi buta warna bahkan hilangnya penglihatan. 

4. Katarak

Katarak adalah kondisi penyakit mata yang ditandai dengan munculnya gumpalan putih, kemudian mengeruhnya lensa, sehingga membuat penglihatan kabur seperti kaca yang berembun. Bila anda sudah mengalami katarak, lebih baik segera ditangani dengan intensif, salah satunya bisa melalui operasi. Karena katarak bisa menjadi  penyebab buta warna permanen.

Cedera mata, terpapar zat kimia dan penyakit lain

Ilustrasi zat kimia. (Sumber Salk Institute)

5. Cedera Mata

Buta warna juga bisa disebabkan karena adanya cedera pada saraf mata atau gangguan pada retina. Cedera atau kerusakan pada mata ini bisa diakibatkan oleh kecelakaan.

6. Terpapar Zat Kimia

Beberapa kasus lain menunjukkan bahwa penderita buta warna mengalami paparan zat kimia berupa carbon disulphide yang biasanya dipakai dalam industry rayon dan styrene yang digunakan dalam industri plastik dan karet. 

7. Penyakit lain

Selain penyakit diabetes, ternyata ada beberapa penyakit yang juga ikut andil menyebabkan buta warna, seperti Parkinson, Alzheimer, glaucoma, dan lain sebagainya.

 

Reporter: Kurnia Azizah