7 Penyebab Flek Hitam di Wajah dan Cara Menghilangkannya

Liputan6.com, Jakarta Flek hitam memang paling sering muncul di area wajah. Meskipun sebenarnya flek hitam bisa muncul di kulit lengan, dada, dan leher. Flek hitam ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik hitam kecil yang sering disebut freckles. Penyebab flek hitam di wajah paling umum adalah paparan sinar matahari atau sinar ultraviolet. 

Paparan sinar matahari akan membuat produksi hormon melanin kulit meningkat. Melanin inilah yang nantinya menjadi penyebab flek hitam di wajah dan memunculkan bintik-bintik hitam. Bintik hitam ini akan semakin jelas jika terjadi penumpukan hormon melanin.

Hormon melanin merupakan pigmen alami yang menentukan warna kulit seseorang. Semakin banyak penumpukan melanin pada kulit wajah, semakin gelap pula kulit wajah nantinya. Persebaran dari flek hitam ini dimulai dari tulang hidung dan pipi. Meski begitu, penyebab flek hitam di wajah tidak hanya sinar matahari tetapi masih ada banyak sekali.

Berikut Liputan6.com ulas penyebab flek hitam di wajah dan cara menghilangkannya dari berbagai sumber, Jumat (12/6/2020).

Hormon dan Vitamin

Ilustrasi Vitamin B (Sumber: Pixabay)

Hormon

Hormon yang tidak seimbang adalah penyebab flek hitam di wajah. Ketidakseimbangan ini biasanya terjadi pada hormon estrogen, progesteron, dan melanin stimulating. Sehingga kondisi seperti ini akan lebih sering dialami wanita hamil. Flek hitam ini akan muncul pada trimester ketiga kehamilan.

Kurang Vitamin

Penyebab flek hitam di wajah bisa juga disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin. Sebab, vitamin merupakan asupan penting untuk menjaga kesehatan kulit wajah. Kekurangan asupan vitamin akan membuat flek hitam pada wajah lebih sering muncul. Agar bisa menghindari flek hitam, penuhi vitamin B12, vitamin K, dan vitamin E melalui pil atau makanan.

Kosmetik dan Sinar Matahari

Ilustrasi Sinar Matahari (Foto: unsplash.com)

Kosmetik

Kandungan dari kosmetik tertentu bisa menjadi penyebab flek hitam di wajah. Hal ini disebabkan karena terdapat bahan kimia dalam kosmetik. Bahan kimia ini dapat memicu melanocyte atau terjadinya produksi melanin berlebihan. Beberapa bahan dalam kosmetik juga dapat memicu fotosensitivitas. Kondisi ketika kulit wajah menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari meskipun berada di dalam ruangan seharian.

Sinar Matahari

Sinar matahari merupakan penyebab flek hitam di wajah yang paling umum terjadi. Sehingga risiko memiliki flek hitam di wajah akan lebih besar bagi yang banyak berkegiatan di luar rumah. Kondisi ini bisa dicegah dengan selalu memberikan perlindungan pada kulit wajah sebelum berkegiatan.  Risiko dari flek hitam karena sinar matahari ini tidak memandang usia. Jadi, rajin-rajinlah memerhatikan perlindungan kulit wajah agar tidak memicu munculnya flek hitam.

Usia, Peradangan, dan Genetik

ilustrasi peradangan/freepik

Usia

Usia merupakan salah satu penyebab flek hitam di wajah. Seseorang yang sudah berusia lanjut pasti akan lebih rentan mengalaminya. Pada usia ini, kulit wajah akan kehilangan elastisitasnya. Kondisi ini membuat kulit lebih rentan terhadap bintik-bintik gelap dan sel-sel kulit yang rusak. Flek hitam yang muncul karena usia disebut lentigine. Lakukan pencegahan dengan menggunakan krim anti-penuaan sejak usia tiga puluhan agar elastisitas kulit terjaga.

Peradangan

Peradangan bisa menjadi penyebab flek hitam di wajah. Peradangan ini bisa disebabkan karena jerawat, eksim, dan reaksi alergi yang dapat menyisakan bintik hitam. Saat peradangan sembuh, kulit secara alami akan menghasilkan kelebihan melanin yang menggelapkan kulit hingga menjadi flek hitam. Semakin buruk peradangan maka akan semakin besar dan semakin gelap bintik hitam yang dihasilkan.

Genetik

Pigmentasi kulit bisa menjadi penyebab flek hitam di wajah. Persentase terjadi flek hitam ini sekitar 20 sampai 70 persen. Flek hitam ini umum dijumpai pada seseorang dari keturunan hispanik dan berkulit gelap. Walaupun sebenarnya flek hitam ini lebih sering dialami orang dengan kulit putih.

Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah

Ilustrasi pakai tabir surya (sumber: iStockphoto)

Terapi Laser

Terapi laser dilakukan dengan memancarkan sinar yang memiliki gelombang dan intensitas tertentu pada flek hitam. Terapi Laser ini dapat mencerahkan dan mengurangi flek hitam lebih aman dan efektif. Dampak buruk dari terapi laser juga relatif rendah.

Cryosurgery

Cryosurgery merupakan prosedur menghilangkan flek hitam dengan cairan nitrogen bersuhu rendah. Hal ini dilakukan untuk membekukan dan menghancurkan sel kulit bermasalah, seperti flek hitam. Cukup aman dan waktu pemulihannya juga singkat. Meski begitu, tidak semua jenis flek hitam bisa ditangani dengan cara ini.

Chemical Peeling

Chemical peeling biasanya dilakukan dengan cairan kimia, seperti asam alfahidroksi/trikoloasetat. Bahan ini akan membantu mengangkat sel-sel kulit bermasalah dan mendorong regenerasi kulit. Sehingga flek hitam akan segera tersamarkan.

Tabir surya (sunblock)

Agar kulit terlindungi dari paparan sinar ultraviolet, gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih saat beraktivitas di luar ruangan.

Krim Pemutih

Mulai gunakan krim pemutih dengan kandungan hydroquinone. Kandungan ini dapat membantu menekan produksi melanin dan mencerahkan area kulit yang gelap.

Krim Retinoid

Krim retinoid memiliki kandungan senyawa vitamin A, seperti tretinoin topikal. Krim ini dapat membantu mencerahkan sekaligus mengatasi flek hitam. Hasilnya akan semakin maksimal jika sudah digunakan rutin selama beberapa bulan. Namun, obat ini hanya bisa didapat dengan resep dokter.