7 Penyebab Gusi Hitam dan Cara Mengatasinya dengan Mudah dan Efektif

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Warna gusi pada setiap orang bervariasi. Gusi hitam dan perubahan waran gasi lainnya juga dapat disebabkan oleh kondisi medi, obat-obatan, merokok, atau faktor gaya hidup lainnya.

Gusi adalah jaringan keras yang mengelilingi dan menahan gigi pada tempatnya. Selain itu biasanya mereka akan memiliki warna merah muda ke coklat ataupun hitam. Kesehatan mulut yang baik sangat penting bagi setaip orang.

Gusi berwarna hitam terkadang membuat kita kurang percaya diri. Ternyata perubahan warna gusi dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang mendasarinya, hal ini tentunya harus membuat kamu konsultasi ke dokter gigi. Nah berikut beberapa penyebab gusi hitam yang mungkin kamu alami:

TERKAIT: Gusi Bengkak Ganggu Aktivitas? Atasi Pakai Teh Hitam Saja Ladies

TERKAIT: 7 Tanda Penting tentang Kesehatan Gigi dan Mulut

TERKAIT: Cara Benar Membersihkan Mulut, Hidung dan Tenggorokan Menurut Dokter untuk Cegah Covid-19

1. Melanin

Ilustrasi Obat Kumur Credit: pexels.com/Daria
Ilustrasi Obat Kumur Credit: pexels.com/Daria

Tubuh secara alami akan memproduksi melanin, zat yang memberi warna pada kulit, rambur, dan mata. Semakin banyak melanin yang dimiliki seseorang dalam tubuhnya, maka semakin gelap rambut, kulit, atau matanya.

Gusi yang berwarna coklat tua atu hitam mungkin dapat disebabkan oleh seseorang yang memiliki lebih banyak melanin. Namun jika warna gusi berubah dalam waktu singkat dan muncul bercak hitam di gusi, kamu jangan khawatir karena hal ini dapat disebabkan oleh melanin dan mengindikasikan masalah medis.

2. Merokok

Ilustrasi Merokok Credit: pexels.com/Lilartsy
Ilustrasi Merokok Credit: pexels.com/Lilartsy

Ternyata merokok juga dapat menyebabkan gusi berubah warna. Hal ini dikenal sebagai melanosis perokok. Sel khusus dalam tubuh yang disebut melanosit akan membuat melanin. Nikotin dalam tembakau dapat menyebabkan melanosit untuk memproduksi melanin lebih banyak dari biasanya.

Selain itu gusi bisa menjadi lebih coklat atau hitam. Perubahan warna dapat muncul di tambalan atau mempengaruhi seluruh bagian dalam mulut. Bagian dalam pipi dan bibir bawah juga dapat berubah warna.

3. Obat-Obatan

Obat Covid-19 produksi perusahaan farmasi Amerika Serikat Molnupiravir diupayakan tiba di Indonesia pada akhir tahun 2021. (pexels/karolinagrabowska).
Obat Covid-19 produksi perusahaan farmasi Amerika Serikat Molnupiravir diupayakan tiba di Indonesia pada akhir tahun 2021. (pexels/karolinagrabowska).

Miocycline digunakan untuk mengobati jerawat dan beberapa infeksi, seperti klamidia. Efek samping minocycline yang tidak umum adalah pigmentasi atau perubahan warna, yang terkadang dapat terjadi di mulut.

Seseorang yang mengonsumsi obat-obatan sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Selain itu obat-obatan yang dapat merubah warna gusi, kamu juga dapat menggantinya dengan obat alternatif yang mungkin tersedia.

4. Amalgan Tatto

Amalgan Tatto dapat muncul di mana saja, seperti di mulut. Biasanya akan terlihat seperti bercak hitam, abu-abu, atau biru di dalam mulut. Amalgan tattoo merupakan suatu pigmentasi yang sering terjadi pada bagian mukosa rongga mulut.

5. Memar atau Luka

Ilustrasi Kesehatan Mulut Credit: freepik.com
Ilustrasi Kesehatan Mulut Credit: freepik.com

Jika kamu pernah luka pada bagian gusi atau tubuh lainnya. Misal pada bagian gusi ketika sedang makan atau bergosok gigi dan melukai bagian gusi, maka akan membuat bagian tersebut memar. Memar pada gusi biasanya akan berwarna merah tua atau ungu, akan tetapi juga dapat berwarna coklat tua atau hitam.

Mungkin kamu juga dapat mengalami sedikit pendarahan dan rasa sakit selain memar. Namun kamu jangan khawatir karena memar dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan medis.

6. Blue Nevus

Ketahui ciri-ciri gigi dan mulut yang sehat. (pexels/olegmagni).
Ketahui ciri-ciri gigi dan mulut yang sehat. (pexels/olegmagni).

Blue nevus adalah tahi lalat yang tidak berbahaya dan berbentuk bulat datar atau sedikit terangkat. Blue nevus dapat terlihat hitam atau biru dan biasanya terlihat seperti bintik pada gusi. Belum diketahui apa penyebab blue nevus, tetapi beberapa mereka akan berkembang ketika masih anak-anak.

7. Makula Melanotik

Makula melanotik adalah bintik-bintik yang tidak berbahaya seperti bintik-bintik lainnya. Mereka akan muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk gusi. Makula melanotik biasanya akan berdiameter antara 1 dan 8 milimeter dan tidak menimbulkan gejala lain.

Cara Mengatasi Gusi Hitam

Ketahui ciri-ciri gigi dan mulut yang sehat. (pexels/shinydiamond).
Ketahui ciri-ciri gigi dan mulut yang sehat. (pexels/shinydiamond).
  • Benang : Bersihkan gigi paling tidak sekali sehari. Hal ini akan membantu menghilangkan plak dan makanan yang berada di luar jangkauan sikat gigi. Kamu dapat melakukan flossing di malam hari atau pagi hari.

  • Lakukan pembersihan Gigi : Kamu juga dapat datang ke dokter gigi untuk meminta pembersihan karang gigi secara teratur. Hal ini dilakukan agar gigi dan gusi kamu terawatt.

  • Berhenti Merokok : Jika kamu salah satu orang yang sering merokok, mulai sekarang cobalah untuk berhenti atau menguranginya.

  • Sikat dua kali sehari : Sikat gigi di pagi dan malam akan membantu kamu merawat dan membersihkan gigi. Sikat gigi sehabis makan akan membantu menghilangkan makanan dn plak yang terperangkap di antara gigi dan gusi.

Nah itulah beberapa penyebab gusi hitam yang perlu kamu tahu. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi kamu yang sedang mencari tahu penyebab gusi hitam. Namun jika mengalami sakit ataupun gejala lainnya dapat berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang lebih lanjut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel