7 Penyebab Laptop Mati Sendiri, Ketahui Cara Perbaikannya yang Mudah

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Kehadiran teknologi telah memberi banyak perubahan yang sangat besar bagi kehidupan manusia, dan memang hal tersebut sudah tak dapat dipungkiri lagi. Teknologi sangat membantu manusia dengan segala cara dan pada segala bidang. Salah satu teknologi yang memberi dampak signifikan bagi kehidupan manusia adalah laptop.

Dahulu, sebelum hadirnya laptop menjalankan sebuah pekerjaan tidak semudah saat ini. Ukuran komputer yang besar membuat mobilitas seseorang menjadi terhambat. Beda halnya ketika laptop hadir, di mana segala pekerjaan dapat dibawa-bawa dengan mudah.

Syangnya, laptop juga kadang kala bisa terjangkit masalah. Mungkin pada beberapa waktu tertentu Anda pernah mendapati laptop mati sendiri. Wajar jika situasi tersebut lantas membuat Anda kebingungan.

Tapi tidak sedikit orang yang berusaha mencari penyebab laptop mati sendiri, mulai dari memeriksa daya baterai sampai sistem operasi yang digunakan. Maka tidak heran jika memahami apa penyebab laptop mati sendiri dan solusinya menjadi hal penting diketahui, tentu agar tidak terjadi berulang kali di masa yang akan datang.

Penyebab laptop mati sendiri bisa dikarenakan penggunaan dan kebiasaan-kebiasaan yang tidak tepat. Untuk memahami lebih jauh perihal penyebab laptop mati sendiri, di bawah ini Liputan6.com telah merangkum hal tersebut untuk Anda, Sabtu (9/1/2021).

1. Kerusakan baterai

Baterai Laptop (Image by headup222 from Pixabay)
Baterai Laptop (Image by headup222 from Pixabay)

Penyebab laptop mati sendiri yang cukup banyak terjadi akibat masalah pada baterai. Timbulnya penyebab laptop mati sendiri ini terkadang setelah penggunaan laptop yang terlalu lama, atau pengisian daya yang berlebihan.

Maka, apabila laptop tiba-tiba mati sendiri, coba cek baterai Anda apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Apabila tidak, Anda tentunya benar-benar perlu untuk membeli baterai baru. Pastikan jenis baterai yang dibeli memiliki tipe yang sesuai dengan yang dibutuhkan laptop, apabila tidak, laptop Anda bisa jadi bermasalah ketika sedang digunakan.

2. Adaptor charger bermasalah

Ilustrasi charging pada laptop
Ilustrasi charging pada laptop

Masalah yang ada pada adaptor charger juga menjadi penyebab laptop mati sendiri. Bahkan masalah ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan parah pada laptop. Kondisi charger yang sudah sangat rusak akan menghasilkan tegangan arus listrik yang tidak stabil, sehingga berdampak pada laptop jadi sangat panas hingga akhirnya mati sendiri.

Apabila dibiarkan begitu saja, charger yang rusak tersebut dapat berpotensi merusak laptop dan baterai dengan cepat.

Apabila Anda mengalami masalah yang sama, disarankan untuk segera mengganti charger baru. Kemudian, beli charger di service center resmi agar laptop menggunakan pengganti charger yang sesuai dengan spesifikasi dibutuhkan.

3. Eror pada sistem operasi

Ilustrasi smartphone dan laptop | Oleg Magni dari Pexels
Ilustrasi smartphone dan laptop | Oleg Magni dari Pexels

Apabila Anda suka utak-atik sistem operasi laptop atau bahkan mengubah driver yang terpasang, maka bukan tidak mungkin ini juga jadi salah satu penyebab laptop mati sendiri, khususnya jika Anda menyentuh bagian BIOS. Pasalnya, kesalahan yang ada pada driver akan berpotensi besar mematikan laptop seluruhnya.

Kemudian, solusi yang bisa dilakukan untuk mengetahui driver yang crash, ketika laptop Anda dinyalakan kembali, coba perhatikan apakah ada file dump di bagian atas posting kerusakan. File-file tersebut yang akan memberitahu seluruh hal yang perlu diketahui.

4. Akibat debu

Debu Laptop (Image by Dylan Garton from Pixabay)
Debu Laptop (Image by Dylan Garton from Pixabay)

Sebenarnya penyebab laptop mati sendiri bisa dikarenakan overheat. Kondisi tersebut dikarenakan debu dan kotoran lain yang menempel dan menumpuk di sela-sela saluran udara sehingga membuat sirkuasi udara panas di bawah laptop menjadi terhambat.

Tidak hanya itu, kipas pada laptop yang sudah terlalu kotor juga akan menyebabkan membuat kinerjanya jadi tidak optimal untuk mencegah panas. Kemudian, jika suhu laptop sudah terlampau panas, maka sistem sensor panas pada laptop akan mematikan dirinya sendiri secara otomatis.

Untuk mengatasinya, coba periksa saluran udara di bagian bawah laptop serta kipas laptop di dalam bodi laptop. Pastikan Anda bersihkan dari segala kotoran agar dapat mencegah penyebab laptop mati sendiri. Jika ragu untuk membersihkannya sendiri, Anda bisa membawa laptop ke tempat service resmi dan serahkan kepada teknisi yang lebih ahli.

5. Periksa RAM

RAM Laptop (Image by fancycrave1 from Pixabay)
RAM Laptop (Image by fancycrave1 from Pixabay)

RAM pada laptop memiliki peran penting untuk kelancaran kinerja sebuah perangkat. Tidak heran, apabila laptop mendadak jadi lemot, banyak pengguna memutuskan untuk melakukan upgrade pada RAM laptop mereka agar performanya meningkat.

Sangat disayangkan, keputusan tersebut bisa saja menyebabkan timbulnya masalah baru. Ketika melakukan upgrade pada RAM yang ternyata tidak sesuai dengan sistem laptop, maka tidak hanya akan menyebabkan RAM tidak bisa diakses, akan tetapi juga akan membuat laptop bekerja lebih keras. Kemudian, seluruh gangguan tersebut yang akhirnya menjadi penyebab laptop mati sendiri.

Sebenarnya, solusi yang bisa dilakukan adalah lepas kembali RAM tersebut. Tapi, jika Anda tidak yakin untuk melakukannya sendiri, ada baiknya untuk membawa laptop di service center terdekat, tentu agar dilakukan diagnosis dan perbaikan segera.

6. Penggunaan yang tidak tepat

Ilustrasi laptop | Burst dari Pexels
Ilustrasi laptop | Burst dari Pexels

Sebenarnya, penyebab laptop mati sendiri juga bisa disebabkan penggunaan yang tidak sesuai dengan peruntukan. Pasalnya, laptop memiliki spesifikasinya masing-masing. Sebagai contoh, jangan menggunakan laptop dengan spesifikasi rendah untuk aktivitas editing dan render berbagai project yang berat. Memaksakan laptop untuk melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasinya akan membuat laptop mudah hang sampai mati tiba-tiba.

Maka dari itu, salah satu solusinya adalah gunakan laptop yang sesuai peruntukannya dan sesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Apabila laptop hanya digunakan kegiatan komputasi harian, maka jangan pernah dipaksa untuk menjalankan pekerjaan yang terlalu berat, baik untuk editing atau bahkan bermain gim.

7. Ada virus atau malware

Ilustrasi Keamanan Siber, Kejahatan Siber, Malware. Kredit: Elchinator via Pixabay
Ilustrasi Keamanan Siber, Kejahatan Siber, Malware. Kredit: Elchinator via Pixabay

Tidak bisa dipungkiri, penyebab laptop mati sendiri ini sangat sering dialami banyak orang. Adanya berbagai virus atau malware yang menghantui akan menyebabkan kinerja laptop menjadi lambat, cepat panas, bahkan berpotensi untuk membuat laptop mati dengan sendirinya.

Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, yaitu dengan membersihkan laptop dari gangguan virus dengan berbagai software anti-virus dan anti-malware. Lakukan tindakan scan laptop dengan anti-virus dan anti-malware yang sudah diupdate secara rutin supaya laptop tetap aman dan performa terjaga.