7 Penyebab Polusi Udara yang Biasa Terjadi di Wilayah Perkotaan

·Bacaan 5 menit

Fimela.com, Jakarta Polusi udara merupakan masalah yang tak tak pernah lepas dari kehidupan. Di zaman modern seperti sekarang, banyaknya kendaraan yang berlalu lalang dan pabrik yang beraktivitas setiap harinya menyebabkan udara di kota kota besar semakin tercemar.

Bandingkan dengan udara di pedesaan. Biasanya dengan budaya dan kehidupan orang-orang di desa yang tidak terlalu sering memakai kendaraan bermotor, dan tidak adanya pabrik yang menyebabkan polusi udara, daerah pedesaan memiliki udara yang selalu sejuk dan segar. Tetapi, sekarang ini hal itu tidak dapat menjadi patokan lagi. Semakin hari, udara di dunia ini semakin tercemar dan penuh dengan polusi.

TERKAIT: Waspada, Ini 5 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan oleh Polusi Udara

TERKAIT: Memahami 6 Bahaya Polusi Udara di Hari Lingkungan Hidup

TERKAIT: 5 Tips Melindungi Rumah dari Polusi Udara Dalam Ruangan

Penyebab polusi udara tentunya akan memberikan dampak buruk berupa kualitas udara yang buruk, hingga mengganggu kesehatan. Tindakan pencegahan tentunya harus dilakukan, pasalnya kebanyakan penyebab polusi udara berkaitan dengan aktivitas manusia.

Untuk lebih jelasnya, berikut Fimela.com telah merangkum 7 penyebab polusi udara yang biasa terjadi di wilayah perkotaan. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Kendaraan Bermotor

Ilustrasi Kendaraan Bermotor Credit: pexels.com/Vlad
Ilustrasi Kendaraan Bermotor Credit: pexels.com/Vlad

Asap kendaraan bermotor bisa menjadi penyumbang terbesar bagi penyebab polusi udara. Dengan mengesampingkan fungsinya sebagai alat transportasi, polusi yang disebabkan oleh kendaran bermotor, baik dari mobil maupun motor sudah sangat sulit diatasi, khususnya di Indonesia. Jakarta merupakan penyumbang terbesar penyebab polusi udara melalui kendaraan bermotor. Hal ini disebabkan karena populasi penduduk yang benar benar banyak di Jakarta sebagai Ibukota Negara.

Padahal pemerintah sudah banyak melakukan berbagai solusi untuk hal tersebut. Terbaru, pemerintah telah menyediakan MRT untuk mengatasi banyaknya kendaraan bermotor dan memudahkan transportasi untuk masyarakat di Jakarta. Sebelumnya juga sudah banyak solusi solusi lainnya yang bagus tapi efeknya tidak begitu siginifikan dalam mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di Jakarta.

Pengadaan busway, KRL, dan transportasi umum lainnya mungkin mengurangi sedikit penggunaan kendaraan bermotor dan kemacetan di Jakarta, tetapi tetap saja pencemaran udara masih sangat sulit diatasi. Inilah perbedaan kota besar dengan pedesaan. Dengan orang orang pedesaan yang masih menjaga keasrian wialayahnya, dan juga tidak banyaknya kendaraan bermotor, menyebabkan udara di pedesaan masih sejuk dan segar untuk dinikmati.

Pabrik

Ilustrasi Pabrik Credit: pexels.com/Chris
Ilustrasi Pabrik Credit: pexels.com/Chris

Selain kendaraan bermotor, penyebab polusi udara lainnya yang sudah diketahui banyak orang adalah asap pabrik. Apalagi asap pabrik dikeluarkan dengan jumlah dan kuantitas yang banyak sekaligus, membuat udara langsung tercemar dengan cepat.

Pabrik juga merupakan penyumbang terbesar gas karbon di udara yang merupakan penyebab pencemaran udara. Bahkan asap pabrik dapat menyebabkan dan memicu terjadinya hujan asam, yang mana akan sangat mengerikan.

Asap pabrik biasanya dibunag melalui cerobong asap yang sangat besar di atas pabrik, seperti yang biasa kamu lihat. Gas gas hasil pabrik tersebut merupakan gas-gas yang sangat berbahaya bagi udara dan kesehatan manusia. Asap pabrik tersebut merupakan limbah pabrik yang tidak mempunyai manfaat apapun selain menjadi penyebab pencemaran udara.

Asap Rokok

Ilustrasi Asap Rokok Credit: pexels.com/Andres
Ilustrasi Asap Rokok Credit: pexels.com/Andres

Penyebab polusi udara yang mungkin dianggap kecil tapi sangat berdampak besar adalah asap rokok. Rokok merupakan suatu hal yang sangat banyak dikonsumsi oleh orang Indonesia. Tiap satu orang yang perokok biasanya dapat menghabiskan satu bungkus rokok, bahkan ada yang lebih.

Banyak orang yang tidak peduli dengan risiko dan dampak yang akan terjadi di masa depan karena merokok. Tentu saja bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk sekitarnya. Bahkan orang yang tidak merokok pun dapat merasakan dampak yang sangat buruk ketika berada di dekat orang yang sedang merokok.

Dengan banyaknya asap asap yang memang terlihat kecil ini, tapi dengan jumlah konsumen rokok yang begitu banyak, mengakibatkan kontribusinya juga sangat besar terhadap penyebab polusi lingkungan. Gas beracun yang terkandung dalam rokok menyebar ke seluruh penjuru ruangan di dalam ruangan. Meskipun sudah banyak himbauan dari pemerintah maupun produsen rokok untuk menghindari kebiasaan merokok, masih banyak juga orang orang yang tidak bisa berhenti merokok.

Pembakaran Pembangkit Listrik

Ilustrasi Pembakaran Pembangkit Listrik Credit: pexels.com/Veete
Ilustrasi Pembakaran Pembangkit Listrik Credit: pexels.com/Veete

Penggunaan listrik berlebihan adalah bagian dari penyebab polusi udara. Hal ini disebabkan karena produksi listrik di Indonesia masih mengandalkan batu bara. Ketika listrik diproduksi, maka limbah batu bara akan dilepaskan ke udara persis seperti pabrik-pabrik pada umumnya.

Pembakaran pembakit listrik terjadi secara tidak sempurna dan menyebabkan diluapkannya gas-gas berbahaya. Mulai dari gas sulfur dioksida, nitrogen oksida, karbon dioksida, dan partikulat. Gas-gas inilah yang nantinya akan menyebabkan pemanasan global dan membahayakan lingkungan.

Limbah Rumah Tangga

Ilustrasi Limbah Rumah Tangga Credit: pexels.com/Milo
Ilustrasi Limbah Rumah Tangga Credit: pexels.com/Milo

Tidak hanya aktivitas publik saja, ternyata penyebab polusi lingkungan juga bisa kamu temukan di rumah kamu sendiri. Beberapa aktivitas rumah tangga yang menjadi penyebab pencemaran udara adalah melakukan pembakaran sampah, melakukan pengecatan rumah, hingga penggunaan beberapa peralatan rumah tangga lainnya.

Sampah atau limbah merupakan faktor utama penyebab polusi udara yang disebabkan oleh aktivitas rumah tangga. Apabila kamu sedang membakar sampah yang tentunya mengandung berbagai bahan kimia yang sangat berbahaya, maka asapnya akan kemana mana dan mencemari udara sekitar.

Selain itu, dalam melakukan pengecatan rumah biasanya cat yang kamu gunakan memiliki bau yang khas. Cat yang memiliki bau yang khas dan menyengat tersebut memiliki bahan kimia yang sangat tinggi. Hal ini bahkan dapat mengganggu kesehatan manusia.

Tidak hanya itu, seperti yang kamu ketahui, penggunaan kulkas maupun AC juga merupakan penyumbang yang besar terhadap penyebab pencemaran udara yang terjadi di dunia ini.

Penambangan

Ilustrasi Penambangan Credit: pexels.com/Dominik
Ilustrasi Penambangan Credit: pexels.com/Dominik

Penambangan termasuk penyebab polusi udara yang masih sering diabaikan. Padahal penambangan dilakukan dengan mengekstraksi mineral di bawah bumi dengan alat besar. Ketika proses ini terjadi, biasanya debu dan bahan-bahan kimia akan dilepaskan di udara.

Hal inilah yang menyebabkan polusi udara. Jika prosesnya dilakukan secara besar-besaran, maka pencemaran udaranya juga bisa terjadi demikian besarnya. Tak heran jika banyak pekerja pertambangan yang memiliki masalah dengan pernapasannya.

Pertanian

Ilustrasi Pertanian Credit: pexels.com/Dan
Ilustrasi Pertanian Credit: pexels.com/Dan

Proses pembakaran lahan adalah penyebab polusi udara dari bidang pertanian. Jika dilakukan dengan kadar yang tepat memang akan sangat bermanfaat bagi pertanian. Hal ini tidak berlaku jika pembakaran dilakukan besar-besaran sampai tak terkontrol.

Apalagi kegiatan pertanian erat kaitannya dengan amonia. Amonia adalah salah satu gas paling berbahaya bagi atmosfer. Belum lagi ketika banyak petani yang menggunakan pupuk kimia. Sudah pasti kegiatan pembakaran lahan menjadi sangat berbahaya dilakukan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel