7 Sekolah di Yogyakarta Diajukan Sebagai Tempat Karantina

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak tujuh sekolah di Yogyakarta diajukan sebagai tempat karantina. Namun, sekolah tersebut akan digunakan justru oleh orang-orang sehat yang rumahnya sedang digunakan isolasi mandiri pasien COVID-19.

"Sudah ada sekitar tujuh yang diajukan. Kami tunggu pengajuan dari kelurahan. Apakah ada penambahan atau tidak," kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis (15/7/2021).

Heroe mengatakan, di Yogyakarta gedung sekolah tersebar hampir di tiap kelurahan.

"Jadi, yang nantinya menempati gedung-gedung sekolah ini adalah warga yang sehat yang di rumahnya sedang ada pasien isolasi mandiri," katanya seperti dikutip dari Antara.

Tujuannya memisahkan warga yang sehat dengan pasien sehingga penularan dapat dicegah.

"Jika dipaksakan tinggal serumah padahal kondisi rumah tidak memungkinkan, maka bisa saja terjadi penularan. Ini yang kami coba hindari," katanya.

Meskipun sehat dan sudah dipisahkan dari pasien yang terkonfirmasi positif, namun warga yang menjalani karantina di gedung sekolah tetap diminta mematuhi protokol kesehatan.

"Bagaimanapun juga, tetap harus isolasi ketat selama lima hari untuk memastikan tidak ada penularan. Protokol kesehatan tetap harus dipatuhi," ujar Heroe.

Pemantauan karantina di gedung sekolah tersebut akan dilakukan oleh Satgas Penanganan COVID-19 yang ada di kelurahan.

Syarat Gedung Sekolah

Sejumlah gedung sekolah yang nantinya digunakan sebagai tempat karantina pun harus memenuhi syarat tertentu seperti luas halaman.

"Itu jadi pertimbangan dari Satgas di kelurahan karena tidak semua gedung sekolah itu memiliki halaman luas," katanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel