7 Sosok yang Paling Sering Memperkuat Tim Nasional: Wah, Cristiano Ronaldo Kalah dari Pemain Malaysia

Bola.com, Jakarta - Tim nasional. Ini adalah muara dari segala yang dilakukan pesepak bola di seluruh dunia. Berbagai ajang mulai Piala Dunia, Piala Asia, Piala Afrika, Piala Eropa, hingga Copa America, adalah incaran pemain.

Dipanggil untuk mewakili tim nasional merupakan kehormatan terbesar dari semuanya. Beberapa pemain hanya mendapat kesempatan untuk melakukannya sekali, sementara yang lain telah mengenakan jersey negara mereka lebih dari 100 kali.

Berikut adalah 10 pemain internasional dengan penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola pria, disadur dari FourFour Two. Cristiano Ronaldo satu di antaranya.

Bader Al-Mutawa, Kuwait (196)

Al-Mutawa berada di posisi pertama dalam daftar pemain internasional pria pertama yang mencapai 200 caps.

Dia bisa tampil saat Kuwait melawan Lebanon dalam pertandingan persahabatan pada 20 November.

Karir internasional Al-Mutawa dimulai pada tahun 2003, saat berusia 18 tahun. Dia hampir selalu hadir untuk Kuwait sejak saat itu, mencetak 56 gol, dan membantu negara itu memenangkan Piala Teluk ke-10 pada tahun 2010.

Soh Chin Ann, Malaysia (195)

Soh Chin Ann mungkin bukan nama terkenal di luar Malaysia, tetapi hanya satu pemain dalam sejarah sepak bola internasional yang memenangkan caps internasional lebih banyak darinya.

Bek tengah itu memulai debutnya untuk tim senior pada tahun 1969, hanya 12 tahun setelah negara memperoleh kemerdekaan dari Inggris.

Soh bermain untuk Malaysia di Olimpiade 1972 dan pertahanannya yang kuat melawan Korea Selatan di Piala Asia delapan tahun kemudian membantu timnya meraih hasil imbang 1-1. Pada saat ia mengakhiri karier internasionalnya pada tahun 1984, Soh telah membuat 195 penampilan untuk Malaysia.

Cristiano Ronaldo, Portugal (191)

Cristiano Ronaldo. Ia hanya mampu membawa Portugal menempati posisi kedua Grup A di bawah Serbia dan harus memainkan laga play-off. Total telah tampil dalam 4 edisi Piala Dunia berurutan mulai 2006 hingga 2018 dengan mencetak 7 gol dan 2 assist dari 17 laga. (AFP/Patricia De Melo Moreira)
Cristiano Ronaldo. Ia hanya mampu membawa Portugal menempati posisi kedua Grup A di bawah Serbia dan harus memainkan laga play-off. Total telah tampil dalam 4 edisi Piala Dunia berurutan mulai 2006 hingga 2018 dengan mencetak 7 gol dan 2 assist dari 17 laga. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Piala Dunia adalah satu-satunya trofi utama yang belum diraih Cristiano Ronaldo. Edisi 2022 akan menjadi kesempatan terakhir CR7.

Dia mungkin mengalami beberapa bulan yang sulit di Old Trafford, tetapi tidak ada yang berani menghapus pemain dengan rekam jejak Ronaldo.

Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah pertandingan internasional dengan 117 gol. Pemain berusia 37 tahun itu tidak diragukan lagi juga menempati posisi pertama dalam daftar penampilan sepanjang masa. Asalkan dia terpilih untuk setiap pertandingan, Ronaldo bisa memecahkan rekor baik di semifinal, final atau perebutan tempat ketiga.

Ahmed Hassan, Mesir (184)

Kegembiraan kapten Mesir, Ahmed Hassan (17) dan pelatih Hassan Shehata (paling kiri) seusai kemenangan 3-1 atas Nigeria di penyisihan Grup C Piala Afrika 2010 yang digelar di Benguela, 12 Januari 2010. AFP PHOTO / KHALED DESOUKI
Kegembiraan kapten Mesir, Ahmed Hassan (17) dan pelatih Hassan Shehata (paling kiri) seusai kemenangan 3-1 atas Nigeria di penyisihan Grup C Piala Afrika 2010 yang digelar di Benguela, 12 Januari 2010. AFP PHOTO / KHALED DESOUKI

Sosok legendaris dalam sepak bola Mesir, Hassan mengenakan jersey tim nasionalnya dalam delapan edisi Piala Afrika.

Mesir dinobatkan sebagai raja benua pada tahun 1998, 2006, 2008 dan 2010. Hassan memainkan peran utama dalam setiap kesuksesan. Tidak ada pemain yang memenangkan lebih banyak Piala Afrika selain gelandang dengan 184 caps itu.

Satu-satunya penyesalannya adalah kegagalan tampil di Piala Dunia.

Ahmed Mubarak, Oman (183)

Ahmed Mubarak telah mewakili tidak kurang dari 14 klub di Oman, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, dan UEA. Ahmed Mubarak mengumpulkan 183 caps untuk Kuwait sebelum pensiun internasional pada 2019.

Puncak karier sang gelandang bersama Oman ialah di Piala Teluk 2017/18. Oman memenangkan turnamen di luar negeri untuk pertama kalinya. Pada saat dia akhirnya tersingkir, Ahmed Mubarak hanya terpaut 17 penampilan dari angka 200.

Sergio Ramos, Spanyol (180)

Sergio Ramos. Bek tengah Spanyol berusia 36 tahun yang saat ini masih aktif bermain bersama PSG di musim keduanya tercatat telah mengoleksi 180 caps bersama Timnas Spanyol. Di ajang Piala Dunia ia telah tampil dalam 4 edisi mulai 2006 hingga 2018 dan total tampil dalam 17 laga. Prestasi terbaiknya tentu saja saat membawa Timnas Spanyol menjadi juara pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sayang, peluangnya tipis untuk masuk skuad asuhan Luis Enrique pada Piala Dunia 2022 Qatar. (AFP/Jewel Samad)
Sergio Ramos. Bek tengah Spanyol berusia 36 tahun yang saat ini masih aktif bermain bersama PSG di musim keduanya tercatat telah mengoleksi 180 caps bersama Timnas Spanyol. Di ajang Piala Dunia ia telah tampil dalam 4 edisi mulai 2006 hingga 2018 dan total tampil dalam 17 laga. Prestasi terbaiknya tentu saja saat membawa Timnas Spanyol menjadi juara pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sayang, peluangnya tipis untuk masuk skuad asuhan Luis Enrique pada Piala Dunia 2022 Qatar. (AFP/Jewel Samad)

Meskipun kembali ke performa terbaik di PSG, Ramos tidak mendapat tempat di skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2022. Luis Enrique juga tidak membawanya ke Euro 2020.

Pemenang Piala Dunia pada 2010 dan juara Eropa pada 2008 dan 2012, Ramos mengincar satu kesempatan terakhir untuk kejayaan internasional lebih lanjut.

Jika dia tidak dipanggil untuk turnamen yang akan datang, bek tengah dapat memilih untuk mengakhiri karir internasionalnya yang telah memberinya 180 caps hingga saat ini.

Mohamed Al-Deayea, Arab Saudi (177)

Mohamed Al-Deayea adalah pemain yang hampir permanen di tim nasional Arab Saudi antara tahun 1993 dan 2006.

Kiper yang hanya pernah mewakili dua klub di Al Ta'ee dan Al- Hilal, telah memenangkan lebih banyak caps daripada pemain lain di posisinya.

Al-Deayea memenangkan Piala Asia 1996 dan termasuk dalam skuad Saudi untuk setiap Piala Dunia antara tahun 1994 dan 2006.

 

Sumber: FourFourTwo

Saksikan Kemeriahan Piala Dunia 2022 di Emtek Group

 

 

 

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Bola.net (@bolanet)

 

Nikmati sajian liputan eksklusif Piala Dunia 2022 Bola.com langsung dari Qatar. Yuk merapat, klik tautan ini.

EMTEK Group sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2022 Qatar menayangkan seluruh pertandingan mulai penyisihan hingga final di berbagai flatform. Sobat Bola.com bisa menyaksikan aksi bintang-bintang dunia di SCTV, Indosiar, Vidio, Moji TV, Champion TV, Mentari TV, dan Nex Parabola. Detail jadwal lengkap siaran langsung dan live streaming klik tautan ini. Jangan sampai terlewat!

Jangan sampai terlewat update klasemen dan hasil pertandingan Piala Dunia 2022. Info detailnya klik tautan ini.