7 Tanda Anda Terkena Anemia, Kulit Pucat dan Mudah Lelah

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Anemia adalah kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan sel darah merah yang sehat atau sel darah merah tidak dapat berfungsi dengan normal.

Kondisi ini dapat terjadi dalam waktu yang singkat maupun waktu yang lama dengan tingkatan yang berbeda-beda pada setiap orang, mulai yang biasa hingga cukup parah.

Anemia terjadi ketika kadar hemoglobin berada di bawah normal. Orang dewasa dikatakan menderita anemia bila kadar hemoglobinnya di bawah 14 gram per desiliter untuk laki-laki dan di bawah 12 gram per desiliter untuk wanita.

Hemoglobin adalah bagian utama dari sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Dengan itu mengakibatkan para pengidap anemia mengalami kekurangan oksigen dan dapat berakibat pada tubuh yang terlalu sering mengalami kelelahan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati anemia, tergantung dari seberapa parah anemia tersebut. Pengidap anemia dapat mengonsumsi suplemen mengandung zat besi, transfusi darah, dan operasi jika keadaan yang dialami cukup parah.

Ada beberapa tanda yang dapat Anda cermati bahwa Anda terkena anemia, beberapa di antaranya sering merasa lelah dan sesak napas.

Berikut tujuh tanda Anda terkena Anemia, yang sebaiknya Anda waspadai, seperti dikutip dari Healthline, Kamis (14/1/2021)

Tanda-tanda Terkena Anemia

Ilustrasi nyeri dada. (Gambar oleh Pexels dari Pixabay )
Ilustrasi nyeri dada. (Gambar oleh Pexels dari Pixabay )

1. Nyeri Dada

Ketika sering mengalami nyeri di bagian dada, bisa saja itu mengartikan Anda memiliki anemia atau kadar hemoglobin berada di bawah normal.

Jantung membutuhkan oksigen untuk berfungsi dengan baik. Tanpa memiliki oksigen dan hemoglobin yang cukup, jaringan pada jantung akan menganggap tubuh mengalami gangguan aliran darah.

Pada penderita anemia yang cukup parah, hal ini dapat menyebabkan infark miokard atau yang lebih dikenal sebagai serangan jantung.

2. Mudah Merasa Lelah

Mudah merasa lelah adalah tanda paling umum bagi mereka yang terkena anemia atau kekurangan zat besi. Hal tersebut memengaruhi sebagian besar pengidap anemia.

Hal tersebut terjadi karena tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat protein yang disebut hemoglobin, yang ditemukan dalam sel darah merah.

Hemoglobin membantu darah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Kondisi di mana tubuh Anda tidak memiliki kadar hemoglobin yang tidak cukup, dapat menyebabkan lebih sedikit oksigen yang mencapai sel dan otot sehingga tubuh mudah merasa lelah.

Selain itu, jantung harus bekerja lebih keras untuk memindahkan lebih banyak darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh, yang dapat membuat Anda mengeluarkan energi ekstra dan menyebabkan kelelahan.

Tanda-tanda Terkena Anemia

Ilustrasi sakit kepala. Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi sakit kepala. Credit: pexels.com/pixabay

3. Sakit Kepala

Jika sering mengalami sakit kepala, mungkin saja hal tersebut adalah tanda Anda memiliki anemia. Kekurangan sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh dapat menyebabkan otak kekurangan asupan oksigen dan hal tersebut dapat menyebabkan sakit kepala.

4. Kulit Pucat

Ketika jantung dan otak yang merupakan dua organ tubuh paling penting tidak mendapatkan cukup oksigen, tubuh akan mengirimkan banyak darah ke dua organ tersebut, dan mengurangi asupan darah ke bagian tubuh yang lain.

Ketika darah yang mengalir ke kulit Anda hanya sedikit, kemungkinan Anda akan kehilangan sebagian besar warna kulit, dan jika anemia telah cukup parah akan membuat kulit berubah menjadi abu-abu atau pucat.

5. Sesak Napas

Jika Anda merasa tidak dapat mengatur napas, terutama saat berolahraga, saat menaiki tangga atau ketika Anda mengangkat beban, hal itu berarti tubuh Anda tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkan.

Hemoglobin yang terkandung dalam sel darah merah membantu tubuh untuk menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Ketika kadar hemoglobin rendah di mana terjadi pada pengidap anemia, kadar oksigen dalam tubuh juga akan ikut rendah.

Tanda-tanda Terkena Anemia

Ilustrasi jantung berdebar. Credit: unsplash.com/Laura
Ilustrasi jantung berdebar. Credit: unsplash.com/Laura

6. Kekebalan Tubuh Menurun

Ketika Anda sering kelelahan dan memiliki energi yang sangat sedikit, kekebalan atau kemampuan tubuh dalam melawan penyakit akan berkurang.

Hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit karena tubuh tidak dapat melawannya dengan maksimal sehingga Anda akan mudah sakit dan kelelahan.

7. Jantung Berdebar-debar

Detak jantung yang terlalu sering frekuensinya, juga dikenal sebagai jantung berdebar, bisa menjadi gejala lain dari anemia.

Hubungan antara kekurangan zat besi, anemia, dan masalah jantung mungkin terkait dengan suplai oksigen yang dialirkan oleh darah ke seluruh tubuh dan jantung.

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Pada anemia kadar hemoglobin yang rendah berarti jantung harus bekerja ekstra keras untuk membawa oksigen.

Hal ini dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur atau perasaan bahwa jantung Anda berdetak sangat cepat. Dalam kasus yang ekstrim, dapat menyebabkan pembesaran jantung, murmur jantung, atau gagal jantung.

Sumber: Healthline

Yuk, baca juga artikel kesehatan lainnya dengan mengeklik tautan ini.