7 Tips agar Dilirik Perusahaan Pencari Kerja

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Jutaan pencari kerja saling berkompetisi untuk mendapatkan pekerjaan yang diimpikan setiap tahunnya. Oleh karena itu, catatan akademis yang baik hanya sekadar menjadi prasyarat dan tidak dapat menjamin mereka mendapatkan pekerjaan tersebut.

Pencari kerja harus memiliki sesuatu yang lebih agar dianggap unggul oleh perusahaan. Contohnya dapat diwujudkan dengan sertifikasi, keterampilan dalam komunikasi, atau pengalaman kerja.

Melansir dari India Today, Rabu (18/8/2021), berikut adalah tips yang akan membantu pencari kerja agar lebih siap saat mencari pekerjaan.

1. Putuskan Apa yang Ingin Dilakukan

Tergantung pada program studi atau gelar yang telah didapatkan, pencari kerja akan memiliki banyak pilihan. Meskipun demikian, hal tersebut sering kali menyebabkan kebingungan dan keraguan.

Pencari kerja harus mengambil keputusan mengenai hal yang ingin dikejar sebagai pilihan karier. Disarankan agar pencari kerja memilih karier berdasarkan minat dan keterampilan.

2. Bekerja dengan Kemampuan Komunikasi

Keterampilan komunikasi sangat penting dalam industri bisnis saat ini. Keterampilan tersebut sering menjadi pembeda antara dua pencari kerja dengan catatan akademis yang sama.

Pasar domestik yang telah bergabung menjadi sebuah pasar global yang besar membuat pencari kerja harus menguasai komunikasi dalam Bahasa Inggris. Pasalnya, bahasa tersebut diakui sebagai bahasa global.

3. Buat Resume yang Menarik

Ilustrasi Resume/ CV (Foto: themuse.com)
Ilustrasi Resume/ CV (Foto: themuse.com)

Ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘Kesan pertama adalah kesan terakhir’. Pepatah tersebut menjadi benar saat berbicara tentang pasar korporat.

Resume berperan sebagai kesan pertama. Pastikan resume bersifat jelas dan ringkas untuk memberikan pencari kerja kesempatan terbaik masuk dalam daftar wawancara.

4. Kembangkan Keterampilan Pemecahan Masalah

Saat ini, para pengusaha lebih memilih pencari kerja yang tidak mudah menyerah di bawah tekanan dan dapat memecahkan masalah dengan cepat. Oleh karena itu, bekerja dengan menggunakan keterampilan, seperti kreativitas, manajemen waktu, kerja tim, komunikasi, dan penelitian dapat membuahkan hasil.

5. Mengikuti Magang

Ilustrasi mencari pekerjaan setelah dipecat dari bandara akibat Covid-19/dok. Unsplash jue huang
Ilustrasi mencari pekerjaan setelah dipecat dari bandara akibat Covid-19/dok. Unsplash jue huang

Hampir setiap industri membutuhkan pencari kerja yang sebelumnya memiliki beberapa pengalaman kerja. Magang sangat membantu dalam hal ini.

Pencari kerja bukan hanya menunjukkan kepada atasan bahwa mereka pernah merasakan lingkungan kerja saja, melainkan juga membantu mengasah keahlian.

Menurut laporan Compare Camp, sumber ulasan dan perbandingan produk online, sebanyak 70 persen perusahaan menawarkan pergantian status pekerja magang menjadi pekerja tetap. Kemudian, 80 persen pekerja magang menerima tawaran tersebut.

6. Bangun Jaringan yang kuat

Jika pencari kerja ingin merasakan kesuksesan dalam industri bisnis, mereka harus memiliki jaringan profesional yang kuat. Kontak ini akan membantu pencari kerja meningkatkan peluang perekrutan sebelum menawarkan dirinya untuk menempati sebuah posisi pekerjaan secara terbuka.

7. Pertimbangkan Kecocokan Sebelum Melamar

Rasa putus asa sering membuat pencari kerja hanya melamar setiap pekerjaan yang terlihat, terlepas dari apakah mereka memiliki kualifikasi yang terlalu tinggi atau kurang memenuhi syarat untuk pekerjaan tersebut.

Perusahaan tidak akan memilih resume yang demikian, mengingat mereka membutuhkan pencari kerja yang cocok untuk sebuah peran. Jika ingin menghindari penolakan, lamar pekerjaan yang cocok.

Reporter: Shania

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel