7 Tips Memilih Baju untuk Bayi yang Nyaman Dipakai

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Membeli dan memilih pakaian untuk bayi adalah hal yang menyenangkan untuk ibu. Memilih baju untuk bayi bisa membuat orang tua kalap dan membeli semuanya, karena baju untuk bayi memiliki bentuk dan motif yang lucu-lucu.

Tapi orang tua harus berhati-hati saat memilih baju untuk bayi, karena pertumbuhan bayi sangat cepat dan bajunya hanya bisa dipakai beberapa kali saja. Memilih baju bayi juga harus memperhatikan kualitas bahan baju tersebut, agar tidak mengiritasi kulit bayi atau membuat bayi tidak nyaman.

Agar baju yang dibeli nyaman untuk digunakan bayi, dan tidak membuang-buang uang untuk membeli baju yang tidak terpakai, berikut tips memilih baju untuk bayi, dilansir dari berbagai sumber:

Jenis Bahan untuk Baju Bayi

ilustrasi kain/cottonbro/pexels
ilustrasi kain/cottonbro/pexels

1. Katun

Bahan baju yang pertama adalah katun. Bahan katun adalah bahan kaos yang nyaman digunakan untuk bayi. Jenis katun ada 2 yaitu cottoncombed yang seratnya halus dan menyerap keringat, dan cottoncarded yang teksturnya agak kasar yang tidak nyaman digunakan.

2. CVC

CVC adalah bahan jenis katun yang merupakan perpaduan dari bahan cottoncombed dan viscose. Kain ini menyerap keringat, tidak panas digunakan dan aman untuk kulit bayi.

3. Katun dan Spandex

Bahan yang selanjutnya adalah bahan katun dan spandex. Bahan yang melar dan mudah menyerap keringat, sangat nyaman digunakan untuk bayi yang beraktivitas.

4. Kain Baby Terry

Jenis kain baby terry biasanya digunakan untuk membuat jaket dan sweater, yang bisa membuat tubuh bayi hangat dan nyaman, tetapi tidak panas saat digunakan.

5. Kain Minky

Jenis bahan baju yang terakhir adalah minky. Kain beludru yang satu ini teksturnya sangat lembut, sehingga bisa digunakan untuk membuat selimut, jaket atau sweater.

Tips Memilih Baju untuk Bayi

ilustrasi pakaian bayi/Jordan Nix/unsplash
ilustrasi pakaian bayi/Jordan Nix/unsplash

1. Memilih Ukuran Standar

Karena pertumbuhan bayi sangat cepat, pilihlah baju yang memiliki ukuran standar bayi. Biasanya di label baju tertera ukuran sesuai usia, tinggi dan berat badan.

2. Pilih Ukuran Besar

Tips yang kedua adalah memilih baju yang ukurannya lebih besar daripada usainya. Contohnya, saat Mom membeli baju bayi usia 0-3 bulan, belilah baju dengan ukuran usia 6-12bulan.

3. Ukuran Dada

Untuk memilih baju bayi model jumpsuit, usahakan untuk mengukur dadanya terlebih dahulu, agar bajunya tidak sempit saat dikancingkan.

4. Pilih Baju dengan Bahan yang Benar

Agar baju bayi nyaman untuk digunakan, pilihlah baju yang terbuat dari kain katun dengan tekstur yang lembut, mudah menyerap keringat dan elastis.

Tips Memilih Baju untuk Bayi yang Selanjutnya

ilustrasi pakaian bayi/Uby Yanes/unsplash
ilustrasi pakaian bayi/Uby Yanes/unsplash

5. Hindari Membeli Baju Terpisah

Untuk bayi yang baru saja lahir, hindari membeli baju yang terpisah antara atasan dan bawahan, karena karet di celana bisa membuat perut bayi iritasi.

6. Pilih Kaos

Berada di iklim tropis bisa membuat bayi mudah keringetan, apalagi kalau bayi sudah mulai aktif melakukan aktivitas. Maka pilihlah kaos yang ada kancing disamping, agar kepala bayi mudah masuk.

7. Pilih Warna Netral

Agar baju bayi bisa dipadukan dengan pakaian lainnya, pilihlah baju bayi yang warnanya netral, seperti putih, cream, cokelat dan semacamnya.