7 Titik Banjir di Tangerang Selatan Sudah Surut

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Hujan deras yang mengguyur kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menyebabkan sejumlah titik di wilayah itu banjir. Pada Minggu, 7 November 2021 hingga Senin (8/11/2021) dini hari tadi, setidaknya ada tujuh titik banjir yang terpantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Data yang diperoleh BPBD Kota Tangerang Selatan, tinggi muka air genangan dan banjir di kawasan permukiman warga cukup bervariasi antara 20 cm hingga 1 meter lebih.

"Ada tujuh lokasi genangan dan banjir lewat. Artinya sekarang air cepat surut," kata pelaksana tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Urip Supriyatna, Senin (8/11/2021)

Dia juga menjelaskan ke tujuh titik genangan dan banjir yang terjadi sejak sore hingga malam kemarin, terjadi di Kampung Wadasari RT 003/RW 002, Kelurahan Pondok Betung, Pondok Aren. Kemudian lokasi kejadian melanda Kampung Pondok Aren pada delapan RT di RW 001 kelurahan yang sama.

"Dengan ketinggian banjir antara 60 centimeter hingga satu meter. Intensitas hujan lebat pada pukul 14.00 WIB dengan durasi kurang lebih 1 jam sehingga drainase tidak dapat menampung debit air karna penyempitan drainase," kata Urip Supriatna.

Wilayah Lainnya

Masih di wilayah Pondok Aren, genangan dan banjir juga terjadi di Kelurahan Pondok Betung, yang menggenangi pemukiman pada tiga RW 003. Selanjutnya genangan air terjadi di Jurang Mangu Permai RT 002 RW 004, Jurang Mangu Barat, Pondok Safari RT 003 RW 015, Kelurahan Jurang Mangu Barat di Kecamatan Pondok Aren.

Selain di wilayah Kecamatan Pondok Aren, banjir juga menggenangi wilayah kecamatan Ciputat, seperti di komplek Pondok Payung Mas RW 012, Cipayung dengam ketinggian mencapai 50 centi meter.

"Titik banjir ketujuh di Flamboyan Bawah RT 006/RW 012, Kelurahan Rempoa, Ciputat Timur," jelas Urip.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel