7 Tujuan Permainan Sepak Bola, Teknik Dasar, dan Aturannya

·Bacaan 8 menit

Liputan6.com, Jakarta Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang mengandalkan gerakan utama menedang. Tujuan permainan sepak bola yang paling utama adalah mampu mencetak gol ke gawang lawan sebanyak-banyaknya. Sepak bola dimainkan dengan bola berbahan kulit oleh dua tim.

Mampu mencetak gol ke gawang lawan harus dilalui para pemain dengan saling berebut bola. Tercetaknya gol ke gawang lawan inilah salah satu tanda kemenangan dalam permainan sepak bola. Untuk tujuan permainan sepak bola sendiri, sebenarnya tak cuma mencetak gol.

Ada enam tujuan permainan sepak bola yang selama ini tak kasat mata. Permainan sepak bola memiliki tujuan mampu melatih kecerdasan otak, meraih kemenangan, menciptakan solidaritas, meraih prestasi, menjaga kesehatan, dan mampu membangun karakter pemainnya.

Berikut Liputan6.com ulas lebih jauh tentang tujuan permainan sepak bola dari berbagai sumber, Kamis (29/4/2021).

Tujuan Permainan Sepak Bola yang Utama

Ilustrasi bermain sepak bola. (Pixabay)
Ilustrasi bermain sepak bola. (Pixabay)

Tujuan permainan sepak bola yang utama adalah memasukkan bola ke dalam gawang lawan. Dilansir dari laman rulesofsport.com, tujuan permainan sepak bola yang utama adalah untuk mencetak lebih banyak gol daripada tim lawan. Tujuan permainan sepak bola yang utama ini adalah paling tidak memasukkan bola ke dalam gawang lawan selama 90 menit waktu bermain.

Untuk bisa mencapai tujuan permainan sepak bola yang utama tersebut, seluruh bola harus melewati garis gawang agar bisa menjadi gol yang sah. Tujuan permainan sepak bola yang utama ini dicapai dengan memasukkan bola pakai bagian tubuh mana pun selain dari tangan atau lengan hingga ke bahu.

Selain itu, tujuan permainan sepak bola yang utama lain adalah mencegah tim lawan memasukkan bola. Maksud dari tujuan permainan sepak bola yang utama ini adalah mencegah lawan mencetak gol ke gawang tim selama 90 menit waktu bermain.

Pertandingan sepak bola dibagi menjadi dua babak. Di mana masing-masing babak berdurasi 45 menit. Setelah 45 menit pertama, pemain akan mengambil waktu istirahat selama 15 menit yang disebut paruh waktu. 45 menit kedua akan dilanjutkan, dengan ditambahkan dengan waktu yang dianggap cocok oleh wasit (injury time).

Tujuan Permainan Sepak Bola Lainnya

Ilustrasi Bermain Sepak Bola. (Photo by Ruben Leija on Unsplash)
Ilustrasi Bermain Sepak Bola. (Photo by Ruben Leija on Unsplash)

Melatih Kecerdasan Otak

Permainan sepak bola dikenal sebagai salah satu jenis olahraga yang penuh strategi. Oleh karena itu, setiap pemain selalu dituntut untuk menguasai beragam teknik sepak bola. Tak hanya mengandalkan otot, untuk mecapai klimaks tujuan permainan sepak bola adalah membutuhkan taktik, teknik, dan strategi.

Setiap strategi dan teknik yang kerap digunakan para pemain sepak bola, secara tidak sadar juga melatih kecerdasan otak. Tujuan permainan sepak bola ini sangat bermanfaat untuk para permain. Dalam pertandingan sepak bola bisa berubah-ubah, menuntut para pemain selalu mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

Meraih Kemenangan

Tujuan permainan sepak bola adalah mampu meraih kemenangan. Sama seperti cabang olahraga lainnya, tujuan permainan sepak bola merupakan satu yang terpenting dari alasan mampu mencetak gol ke gawang lawan.

Tentu saja, setiap orang atau tim yang bertanding selalu berharap bisa meraih tujuan permainan sepak bola ini. Hal ini berlaku bagi cabang olahraga sepak bola, di mana masing-masing tim rutin melakukan latihan supaya bisa mencapai kemenangan.

Menciptakan Solidaritas

Tak cuma mampu meraih kemenangan. Sudah pasti tujuan permainan sepak bola adalah mampu menciptakan solidaritas antar pemain bahkan lawan. Hampir setiap cabang olah raga bertujuan untuk melatih kekompakan dan menciptakan solidaritas.

Setiap pemain akan berusaha mencapai tujuan permainan sepak bola ini dengan melengkapi satu sama lain sehingga akan melatih kerja sama, kekompakan, hingga akhirnya membentuk sebuah solidaritas.

Selain itu, bagi para pemain yang telah memiliki jam terbang tinggi, tentu akan semakin banyak teman dari berbagai daerah atau negara. Tujuan permainan sepak bola ini sangat bermanfaat bagi karier ke depan para pemainnya.

Tujuan Permainan Sepak Bola Lainnya

Ilustrasi bermain sepak bola. (Sumber: Pixabay.com)
Ilustrasi bermain sepak bola. (Sumber: Pixabay.com)

Meraih Prestasi

Tujuan permainan sepak bola adalah untuk meraih prestasi. Setiap orang yang hobi bermain sepak bola tentunya ingin berprestasi. Hampir setiap atlet selalu ingin meraih tujuan permainan sepak bola ini agar bisa mengharumkan nama dirinya, daerah, maupun negaranya.

Meski begitu, bagi pemula yang ingin meraih tujuan permainan sepak bola ini, dalam permainan sepak bola terlebih dahulu harus menguasai beragam teknik. Termasuk keterampilan yang ada pada olahraga tersebut. Tujuan permainan sepak bola ini pun bisa didapatkan dengan usaha serta latihan secara rutin dan teratur.

Menjaga Kesehatan Tubuh

Tujuan permainan sepak bola adalah mampu menjaga kesehatan tubuh. Sama seperti cabang olahraga lain, permainan sepak bola berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Tujuan permainan sepak bola ini bisa didapat karena banyak sekali gerakan permainan sepak bola yang baik untuk kesehatan.

Mulai dari melancarkan peredaran darah, meregangkan otot, dan menjaga kesehatan jantung. Tak hanya itu, permainan bola sepak bola bisa membuat berat badan tubuh semakin ideal. Biasanya, seseorang yang melakukan olahraga ini memiliki bentuk tubuh yang baik.

Membangun Karakter

Tujuan permainan sepak bola adalah mampu membangun karakter para pemainnya. Sepak bola bukanlah olahraga yang menekankan keahlian individu, tetapi kerja sama tim secara keseluruhan. Bermain sepak bola dapat melatih karakter setiap pemain untuk lebih bertanggung jawab.

Namun, sepak bola punya cara tersendiri untuk mengembangkan kepribadian para pemainnya. Tujuan permainan sepak bola ini dikenal lebih mendorong kerja sama tim dan komunikasi antarpemain. Hal itulah yang membuat para pesepak bola memahami kepribadiannya dan menghubungkannya dengan kesuksesan tim, ketimbang berpikir untuk mengungguli teman setim.

Teknik Dasar dan Bentuk Latihan Permainan Sepak Bola

Ilustrasi bermain sepak bola. (Pexels.com/Ashley Williams)
Ilustrasi bermain sepak bola. (Pexels.com/Ashley Williams)

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola

1. Menendang (kicking): mengumpan dan menembak ke arah gawang.

2. Menggiring (dribbling): mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, menghambat permainan.

3. Mengontrol/Menghentikan Bola (stoping): menghalau bola yang terlalu kuat ditendang.

4. Menyundul (heading): menerima umpan bola yang melayang dari atas.

5. Merampas (tacling): mengambil/merampas bola dari lawan.

6. Lemparan Kedalam (trow – in): melempar kedalam ketika bola keluar lapangan.

7. Menjaga Gawang (Goal Keeping): memertahankan gawang agar tidak kemasukan.

Bentuk Latihan Menendang

- Kaki Dalam

1. Awalan kaki lurus dengan bola.

2. Kaki depan berada disamping bola sebagai kaki tumpu.

3. Lutut sedikit di tekuk.

4. Kaki sepak diputar keluar pada pangkal pahanya sehingga kaki sepak membentuk sudut 90º dengan kaki tumpu.

5. Bagian kaki yang kontak dengan bola adalah pergelangan kaki (engkel) bagian dalam.

6. Bola disepak tepat pada titik nya.

- Kaki Luar

1. Awalan kaki lurus dengan bola.

2. Kaki depan berada disamping bola sebagai kaki tumpu.

3. Jari-jari kaki menghadap ke depan dengan lutut sedikit ditekuk.

4. Pergelangan kaki sepak ditekuk ke bawah dan diputar ke dalam.

5. Ayunkan kakibelakang ke depan mengenai bola dengan arah menyilang kaki tumpu.

6. Perkenaan pada kaki bagian luar.

7. Sumber pergerakkan pada pangkal paha.

- Punggung Kaki

1. Awalan kaki lurus dengan bola.

2. Kaki depan berada disamping bola sebagai kaki tumpu.

3. Lutut sedikit di tekuk.

4. Pergelangan kaki sepak ditekuk ke bawah sehingga punggung kaki menghadap ke bola.

5. Selanjutnya lutut ditekuk dalam-dalam sehingga berada di atas bola.

6. Sumber gerakan pada pangkal paha.

Aturan Permainan Sepak Bola

Ilustrasi lapangan sepak bola. (Pexels.com/Mike)
Ilustrasi lapangan sepak bola. (Pexels.com/Mike)

1. Sebuah pertandingan terdiri dari dua babak 45 menit dengan waktu istirahat 15 menit di antaranya.

2. Lapangan harus terbuat dari rumput buatan atau alami. Lapangan sepak bola berukuran lebar 45-90 meter dan panjang 90-120 meter. Lapangan juga harus ditandai dengan bentuk persegi panjang di sekeliling bagian luar yang menunjukkan batas lapangan, dua kotak berukuran enam yard, dua kotak berukuran 18 yard dan sebuah lingkaran di tengah lapangan. Tempat penalti yang ditempatkan 12 yard dari kedua gawang dan lingkaran tengah juga harus terlihat.

3. Bola harus memiliki ukuran lingkar 58-61 cm dan berbentuk lingkaran.

4. Setiap tim dapat mempersiapkan hingga 7 pemain pengganti. Pergantian pemain dapat dilakukan kapan saja dalam pertandingan dengan masing-masing tim dapat melakukan maksimal 3 pergantian pemain per tim. Jika sebuah tim sudah melakukan tiga pergantian pemain, dan kemudian seorang pemain harus meninggalkan lapangan karena cedera, maka tim tersebut dipaksa untuk bermain dengan 10 orang pemain tanpa pemain pengganti yang masuk.

5. Setiap pertandingan harus menyertakan satu wasit dan dua asisten wasit (hakim garis). Tugas wasit adalah bertindak sebagai penjaga waktu dan membuat keputusan apa pun yang mungkin perlu dibuat seperti pelanggaran, tendangan bebas, lemparan ke dalam, penalti, dan menentukan waktu tambahan di setiap babak. Wasit dapat berkonsultasi dengan asisten wasit setiap saat dalam pertandingan untuk menentukan keputusan. Tugas asisten wasit adalah menentukan offside dalam pertandingan, lemparan ke dalam untuk salah satu tim dan juga membantu wasit dalam semua proses pengambilan keputusan.

6. Jika pertandingan perlu melakukan perpanjangan waktu karena kedua tim memiliki skor yang imbang dalam pertandingan, maka pertandingan akan dilanjutkan dalam waktu 30 menit yang dibagi dua babak dengan 15 menit per babak.

7. Jika tim masih seimbang setelah perpanjangan waktu, maka dapat dilakukan adu penalti.

8. Seluruh bola harus melewati garis gawang agar dapat dianggap sah sebagai gol.

9. Untuk pelanggaran yang dilakukan seorang pemain dapat menerima baik kartu kuning atau merah tergantung pada tingkat keparahan pelanggaran tersebut. Kartu kuning adalah peringatan dan kartu merah berarti pemain tersebut harus keluar dari permainan. Dua kartu kuning sama dengan satu kartu merah. Setelah seorang pemain dikeluarkan dari lapangan karena kartu merah, maka mereka tidak dapat diganti.

10. Jika sebuah bola keluar dari permainan di salah satu garis sisi, maka akan dilakukan lemparan ke dalam untuk tim yang tidak mengeluarkan bola. Jika bola keluar dari lapangan melalui dua garis yang berada di kedua sisi gawang, maka akan dilakukan tendangan gawang atau tendangan sudut, tergantung pihak mana yang mengeluarkan bola.