70 Ribu Mitra Gojek Ikuti Program Sosialisasi Manfaat Vaksin Lewat Kopdar Virtual

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Gojek menggelar Kopi Darat (Kopdar) secara virtual untuk menyosialisasikan protokol kesehatan serta manfaat vaksin Covid-19. Forum komunikasi rutin antar manajemen dan mitra Gojek itu diikuti oleh sedikitnya 70 ribu mitra Gojek di lima provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan DI Yogyakarta.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid, dr. Reisa Broto Asmoro menjadi pembicara dalam sosialisasi guna menekan pandemi Covid-19 tersebut. Dia menyampaikan, vaksin Covid dan penerapan protokol kesehatan memiliki tingkat kepentingan yang sama.

“Jadi vaksin nggak bisa jalan sendirian,” kata dr. Reisa dalam keterangan tertulis.

Head of Indonesia Regions Gojek, Gede Manggala mengatakan langkah Gojek mengadakan Kopdar virtual pada Kamis (18/2/2021) lalu merupakan komitmen perusahaan untuk mendukung langkah pemerintah.

“Dengan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat, kami berharap kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19 ini dapat berjalan dengan lancar,” kata Gede.

Apresiasi Gojek

dr. Reisa mengapresiasi langkah Gojek dalam memanfaatkan forum Kopdar Virtual untuk melakukan sosialisasi terkait pentingnya menjaga protokol kesehatan maupun manfaat vaksin.

“Forum Kopdar rutin yang Gojek lakukan dengan mitranya merupakan salah satu sarana yang efektif untuk membangun pengetahuan serta kedisiplinan masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19. Sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat luas yang memahami pentingnya menjaga protokol kesehatan serta manfaat vaksin, sebagai upaya bersama melawan pandemi COVID-19,” tutur dr. Reisa.

Seperti diketahui, selama ini Gojek telah melakukan protokol yang disebut J3K, yakni Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan. Hal itu diterapkan di seluruh kegiatan operasional Gojek.

Dalam pelaksanaannya Gojek juga mewajibkan mitra driver untuk mengunjungi Posko Aman secara rutin untuk mendisinfeksi kendaraan dan melakukan cek suhu tubuh.

Selanjutnya, melakukan pengecekan Protokol J3K dan verifikasi penggunaan masker melalui selfie di aplikasi setiap sebelum beroperasi. Terakhir, menghadirkan alat perlindungan driver dalam bentuk sekat pelindung dan J3K Shield.