70 RUU masuk prolegnas 2013, RUU Tembakau dan RUU JPSK terganjal

MERDEKA.COM, Rapat Paripurna DPR ke 12, masa sidang II tahun sidang 2012-2013 belum menyetujui Rancangan Undang-undang Tembakau, dan RUU Jaring Pengaman Sistem Keuangan, masuk pada program legislasi nasional (prolegnas).

"RUU Tembakau dibintangi (diberi catatan) sambil menunggu konfirmasi naskah akademik, dan pembentukan di pansus. Sedangkan JPSK, menunggu konfirmasi Komisi XI," kata pimpinan sidang yang juga Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan di gedung DPR, Senayan Jakarta, Kamis (13/12).

Selain itu, paripurna menyetujui prolegnas tahun 2013 sebanyak 70 RUU, termasuk RUU Keinsinyuran. "RUU inisiatif keinsinyuran disetujui jadi RUU DPR," terangnya.

Rapat Paripurna sempat skorsing sekitar 30 menit. Hal itu dilakukan lantaran masih alotnya pembahasan RUU Tembakau. "Ada materi RUU Tembakau yang perlu pendalaman. Pembahasan secara lobi," katanya.

Menurut Taufik, keputusan menyetujui 70 RUU dalam prolegnas diambil secara mufakat. Pada saat awal persidangan, 370 lebih anggota yang hadir. Lebih dari 2/3 dari total anggota," terang Taufik.

Rapat paripurna membahas dua agenda; Laporan Baleg mengenai Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2013 dilanjutkan pengambilan keputusan, dan pendapat fraksi-fraksi dan Pengambilan keputusan terhadap RUU Usul Inisiatif Baleg tentang Keinsinyuran menjadi RUU DPR.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.