70 Tahun Hilang, Cincin Milik Lansia Ini Ditemukan Berkat Detektor Logam

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Salt Lake City - Seorang pria Utah menggunakan detektor logamnya di halaman sebuah rumah kosong, lalu dia menemukan cincin yang telah hilang 70 tahun silam. Diketahui bahwa pemilik cincin tersebut masih hidup.

Kelly Stewart mengatakan, dia menggunakan detektor logamnya dekat rumahnya di Richfield pada Februari 2019, dan menemukan class ring atau yang diartikan cincin kelas di Colorado School of Mines. Cincin ini merupakan emas 10 karat dari tahun 1943. Cincin kelas adalah sebuah lambang kelulusan di Amerika Serikat.

"Saya menariknya keluar dan saya mulai berteriak," kata Kelly kepada KSL-TV saat dia menemukan benda itu.

Kelly mengatakan, satu-satunya petunjuk yang harus dia ikuti adalah nama sekolah, tahun dan inisial "RWD" yang terukir di dalam pita, seperti dikutip dari UPI, Rabu (24/11/2021).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Akan Dikembalikan ke Pemiliknya

Ilustrasi cincin. (dok. pexels/cottonbro)
Ilustrasi cincin. (dok. pexels/cottonbro)

Kelly mengatakan dia menghabiskan beberapa bulan mencari di internet dan meminta bantuan untuk menemukan keluarga Richard William Deneke -- pemilik cincin itu.

Dia baru-baru terkejut mengetahui Deneke masih hidup dan mendekati ulang tahunnya yang ke-100 di sebuah panti jompo di Georgia.

"Terima kasih banyak," kata Richard kepada Kelly melalui telepon.

"Saya pikir itu luar biasa."

Richard mengatakan dia ingat kehilangan cincin itu di tahun 1940-an saat mengunjungi sebuah rumah di Richfield.

Stewart mengatakan, dia akan mengembalikan cincin itu kepada pemiliknya melalui pos.

Reporter: Cindy Damara

Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin Covid-19

Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Yuk Kenali Cara Kerja Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel