72 Persen Orang Indonesia Akses Konten Media via Perangkat Mobile

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Platform content discovery, Dable, merilis 'Digital Media Landscape Indonesia 2021' yang menjelaskan data perilaku konsumsi konten media berdasarkan pada gender, usia, dan perangkat yang dimiliki pengguna (50,4 persen laki-laki dan 49,6 persen perempuan).

Distribusi berdasarkan usia menunjukkan bahwa pengguna berusia 25 sampai 34 tahun berada di urutan teratas dalam hal tingkat konsumsi konten yaitu 35 persen, disusul pengguna berusia 18 sampai 24 tahun dengan tingkat konsumsi konten 28,6 persen.

Menariknya, secara khusus perempuan berusia 18 sampai 24 tahun dan 25 tahun sampai 34 tahun berada di ranking pertama dan kedua dalam hal konsumsi konten media.

Terkait perangkat yang digunakan, sebanyak 71,81 persen (nyaris 72 persen) mengonsumsi konten secara mobile dan 26,64 persen melalui PC. Peramban (browser) yang paling banyak digunakan adalah Google Chrome, baik di PC 75,75 persen dan mobile 95,70 persen.

Sementara, sistem operasi (OS) yang paling banyak digunakan adalah Windows 92,51 persen untuk PC dan Android 96,09 persen untuk mobile. Keduanya berada di ranking pertama.

Pendemi Mengubah Perilaku

Hoyoung Lee, General Manager di Dable, mengatakan terjadinya pandemi secara luar biasa telah mengubah perilaku pengguna dalam mengonsumsi konten.

Konsumsi konten secara online telah meningkat secara signifikan dan kebanyakan konten yang dikonsumsi oleh pengguna juga berubah.

"Dan ini semua menyajikan peluang baru bagi industri media," kata Hoyoung Lee, General Manager di Dable melalui keterangannya, Senin (5/4/2021).

Perusahaan berharap, lanskap ini akan membantu para marketer digital untuk memahami transformasi di lanskap media serta perilaku mengonsumsi konten, serta merencanakan berbagai strategi untuk lingkungan new media.

"Dable akan terus menyediakan berbagai informasi yang bermanfaat di masa depan," ucapnya menambahkan.

Bermitra dengan 2.500 Media di Asia

Dable saat ini bermitra dengan lebih dari 2.500 media di Asia termasuk Indonesia, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Vietnam, dan Malaysia.

Perusahaan ini merekomendasikan 5 miliar konten bagi 500 juta pengguna yang menghasilkan 100 juta klik setiap bulan melalui platform Dable.