72 Persen Penderita COVID-19 di Jayapura Ternyata Penumpang Kapal

·Bacaan 1 menit

VIVA – Wali Kota Jayapura, Provinsi Papua, Benhur Tomi Mano, menyatakan sebanyak 72 persen kenaikan kasus COVID-19 di kota itu berasal dari penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Jayapura.

"Memang benar penumpang yang turun di Pelabuhan Jayapura menjadi penyumbang terbesar meningkatnya kasus COVID-19 di Kota Jayapura," katanya di Jayapura, Rabu, 14 Juli 2021.

Ia menjelaskan kasus COVID-19 mengalami peningkatan secara signifikan sejak bulan Juni.

Pada bulan Mei, kasus COVID-19 sempat turun, bahkan beberapa rumah sakit sudah tidak menangani pasien COVID-19, termasuk menutup LPMP Kotaraja yang selama ini menjadi tempat karantina terpusat.

"Namun mulai bulan Juni kasus melonjak dan hingga kini tercatat 657 orang dirawat akibat COVID-19, termasuk 190 orang di antaranya di LPMP Kotaraja," ,katanya dan menambahkan saat ini diberlakukan pemeriksaan rapid antigen bagi penumpang yang turun di Pelabuhan Jayapura.

Bahkan, kata dia, akibat meningkatnya kasus COVID-19, tingkat hunian di rumah sakit yang menjadi rujukan mencapai 100 persen, kata Benhur.

Tujuh rumah sakit yang menjadi rujukan COVID-19, katanya, kini mulai kewalahan menangani warga yang berobat dan diduga terpapar COVID-19.

Pada Selasa malam dilaporkan ada lima kasus kematian yang diduga akibat COVID-19.

“Penyebaran kasus COVID-19 di Kota Jayapura memang melonjak sehingga masyarakat diminta benar-benar mentaati protokol kesehatan COVID-19," kata Benhur. (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel