73.876 pemudik berangkat gunakan KA dari Surabaya

PT KAI mencatat sebanyak 73.876 pemudik berangkat menggunakan kereta api (KA) dari stasiun di Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya sejak masa Angkutan Lebaran 2022 yang dimulai tanggal 22 April 2022.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif di Surabaya, Kamis mengatakan untuk pemudik yang tiba di stasiun Daop 8 Surabaya sekitar 73.023 pelanggan, dengan dominasi Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi dan Stasiun Malang.

"Untuk hari ini, keberangkatan dari Stasiun Surabaya Gubeng tercatat sekitar 19.885 penumpang, Stasiun Surabaya Pasarturi sekitar 15.952 pelanggan, dan dari Stasiun Malang tercatat sekitar 10.329 pelanggan," papar Luqman, dikonfirmasi.

Ia mengatakan, selama masa angkutan Lebaran 2022 ketersediaan tempat duduk di Daop 8 Surabaya yang telah terjual sekitar 328.526 tempat KA jarak jauh, atau sekitar 62 persen dari yang disediakan sebanyak 526.978.

"Dengan jumlah tersebut, KAI Daop 8 Surabaya masih menyediakan sekitar 198.452 tempat duduk yang bisa dipesan oleh pelanggan hingga saat ini," tuturnya.

Baca juga: 600 pemudik gratis kereta api tiba di Semarang

Baca juga: Sepekan, pemudik moda KA 7,6 juta hingga metaverse di Gernas BBI

Khusus Stasiun Malang, kata dia, untuk keberangkatan hingga hari ini tercatat sekitar 60.269 pelanggan, atau 70 persen dan masih terdapat 25.397 tempat duduk yang dapat dipesan oleh pelanggan KA keberangkatan dari wilayah Malang.

Luqman mengatakan, hari ini merupakan tanggal puncak arus mudik secara nasional bagi pelanggan yang menggunakan KA, dan diperkirakan terjadi hingga tanggal 30 April 2022.

Sementara itu KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2022 berlangsung pada H-10 sampai dengan H+10 Lebaran atau mulai tanggal 22 April sampai dengan tanggal 13 Mei 2022.

Baca juga: KAI ingatkan kembali syarat perjalanan naik KA jelang puncak mudik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel