738 pemudik divaksin COVID-19 di Pelabuhan Tanjungkalian

Sebanyak 738 pemudik dari Pulau Bangka yang akan menyeberang ke Sumatera menerima suntikan vaksin COVID-19 di gerai vaksin Pelabuhan Tanjungkalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Sebanyak 738 orang penerima vaksin COVID-19 itu tercatat sejak 22 hingga 29 April 2022, kemungkinan akan terus bertambah hingga berakhirnya pelayanan vaksinasi di pelabuhan tersebut," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka Barat M. Putra Kusuma di Mentok, Minggu.

Dia menjelaskan gerai pelayanan vaksinasi COVID-19 dibuka di Pelabuhan Tanjungkalian karena tempat itu pintu gerbang utama bagi warga yang ingin keluar Pulau Bangka menuju Sumatera menggunakan jalur darat.

Baca juga: Pemudik terbantu layanan vaksinasi di Pospam Ajibarang

Untuk masa Lebaran tahun ini, pemerintah mengeluarkan kebijakan pelonggaran perjalanan lintas daerah, dengan beberapa persyaratan guna pengendalian penularan COVID-19, sehingga sampai hari ini puluhan ribu warga memanfaatkan kesempatan mudik melalui jalur tersebut.

"Untuk hari kemarin sebanyak 137 orang kita layani vaksinasi di Pelabuhan Tanjungkalian, hari ini masih dalam proses dan belum direkapitulasi," ujarnya.

Pelayanan vaksinasi juga diberikan di seluruh puskesmas, unit pelayanan kesehatan, dan gerai vaksinasi yang didirikan di depan Masjid Jamik Mentok.

"Khusus gerai vaksinasi di depan Masjid Jamik, tim kesehatan Polres Bangka Barat juga memberikan pelayanan malam hari selama Ramadhan 1443 Hijriah, kita berharap pola pelayanan ini bisa meningkatkan cakupan vaksinasi sekaligus membangun kekebalan komunal," katanya.

Baca juga: Lantamal Pontianak sediakan vaksin bagi pemudik di Pelabuhan Dwikora
Baca juga: Bupati Purbalingga ingatkan pemudik untuk lengkapi vaksinasi
Baca juga: Rumah sakit sediakan layanan siaga dan vaksinasi COVID-19 bagi pemudik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel