75 Pegawai KPK, KKB Papua hingga Mobil Tercebur ke Danau Toba

·Bacaan 3 menit

VIVA – Sejumlah 1.271 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lulus tes wawasan kebangsaan (TWK), telah dilantik secara resmi menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Adalah Ketua KPK Firli Bahuri yang melantik mereka di Aula Gedung Juang KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Juni 2021.

Dalam kegiatan pelantikan itu hanya 53 pegawai lembaga antirasuah yang hadir secara langsung di lokasi. Sedangkan, sisanya melalui virtual karena kondisi pandemi COVID-19.

Sementara itu, terdapat 75 pegawai KPK tak lulus TWK yang menjadi syarat alih status menjadi ASN tersebut.

Penelusuran VIVA, 75 orang ini terdiri dari sejumlah jabatan strategis, seperti direktur, kepala bagian, Kasatgas penyelidik, Kasatgas penyidik, pengurus Wadah Pegawai KPK serta pegawai kritis dan berprestasi.

Berita tentang pegawai KPK yang tak lulus TWK tersebut menjadi berita terpopuler di kanal News VIVA, Selasa, 1 Juni 2021.

Selain tentang KPK, berita soal kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua juga menarik perhatian pembaca. Hal itu terkait dengan Satgas Nemangkawi yang mengajak mereka untuk berdialog. Terutama agar bisa bersama-sama membangun Papua.

Kabar yang juga masuk berita terpopuler yaitu tentang kecelakaan sebuah mobil tercebur ke perairan Danau Toba. Mobil yang ditumpangi satu keluarga itu kecemplung saat hendak liburan.

Tak hanya itu, terdapat sejumlah berita lainnya yang juga menjadi terpopuler. Berikut ini lima berita terpopuler di kanal News VIVA, Selasa, 1 Juni 2021:

1. Daftar 75 Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK dan Jabatannya

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tetap akan melantik 1.274 pegawai yang lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) jadi ASN pada hari ini, Selasa, 1 Juni 2021.

Pimpinan KPK akan melantik para pegawai di Gedung Merah Putih KPK. Lantas bagaimana nasib 75 orang pegawai yang dikabarkan tidak lulus TWK tersebut? Baca berita selengkapnya di sini.

2. KKB Diajak Turun Gunung, Sama-sama Bangun Papua

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Satgas Nemangkawi akan mengedepankan upaya soft approach dalam menangani teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, yakni mengajak mereka dengan berdialog.

Terutama agar bisa secara bersama-sama, membangun Papua ke depannya agar lebih baik lagi. “Soft approach ini sudah banyak kita lakukan. Kita mengajak baik menggunakan dialog, misalnya dari KKB mau turun. Silakan dia mau bareng-bareng untuk membangun Papua,” kata Argo di Mabes Polri pada Senin, 31 Mei 2021. Baca berita selengkapnya di sini.

3. Kronologi Lengkap Viral Mobil Tercebur ke Danau Toba

Sebuah mobil kecemplung atau tercebur di perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Ternyata kendaraan roda empat itu ditumpangi satu keluarga. Mereka hendak liburan dan berencana mau menyaksikan Festival Mangga di Simalombu, Kabupaten Samosir.

Mobil Avanza dengan nomor polisi BK 1421 QV menumpang Kapal Motor Ihan Batak itu baru melakukan penyeberangan di Pelabuhan Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir, Senin sore, 31 Mei 2021. Simak berita selengkapnya di sini.

4. Oknum Polisi Pungli SIM Tertangkap Tangan, Ini Sikap Mabes Polri

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan kronologi singkat sejumlah oknum polisi yang ditangkap di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bandar Lampung. Menurut dia, mereka ditangkap karena membantu pembuatan SIM tanpa prosedur yang benar.

“Terkait adanya kegiatan pembuatan SIM yang tidak sesuai prosedur. Jadi ada kegiatan SIM yang tidak datang ke kantor, tapi mengirimkan pas foto. Ini tidak dibenarkan,” kata Argo di Mabes Polri pada Senin, 31 Mei 2021. Simak berita selengkapnya di sini.

5. Blok Rokan Segera Dikelola Pertamina, Pemprov Riau Siap Dukung

Pada Agustus 2021 Pertamina akan mengelola langsung Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) sehingga diharapkan bisa berkontribusi pada pemenuhan energi migas nasional. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Riau siap mendukung proses alih kelola tersebut.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan pihaknya sangat berharap dari proses alih kelola Blok Rokan tersebut, sehingga usai proses transisi pemerintah daerah bisa mengelola Participating Interest (PI) sebesar 10 persen. Baca berita selengkapnya di sini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel