78 Rumah Warga Bogor Terdampak Gempa Cianjur, 210 Jiwa Mengungsi

Merdeka.com - Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, mencatat 78 rumah warga mengalami kerusakan setelah gempa bumi melanda Kabupaten Cianjur pada Senin (21/11) siang kemarin. Dari 78 rumah terdampak, 32 rumah di antaranya mengalami rusak ringan, 5 rumah rusak sedang dan satu rumah rusak berat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko mengatakan, dampak gempa bumi tersebut terjadi di 7 kecamatan, yakni Megamendung, Ciawi, Cisarua, Caringin, Cijeruk, Cigombong dan Kecamatan Sukamakmur. Selain rumah warga, satu pondok pesantren rusak sedang dan satu madrasah rusak ringan.

"Ada 78 rumah terdampak dan rusak pada 19 desa di 7 kecamatan. Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa, hanya dua orang luka ringan di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur," kata Aris, Selasa (22/11).

Menurut dia, sejauh ini, 210 orang dari 38 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi lantaran khawatir terjadi gempa susulan. Mereka yang mengungsi sebagian besar berada di lokasi rawan.

Bupati Cianjur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 30 Hari

Pemerintah Kabupaten Cianjur mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur selama 30 hari, dimulai 21 November 2022 hingga 20 Desember 2022.

Penerbitan SK ini merupakan buntut dari gempa bumi dengan magnitudo 5,6 yang berpusat di Darat 10 Km Barat Daya Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11).

"SK ini ditandatangani langsung oleh Bupati Cianjur Herman Suherman," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Selasa (22/11).

Muhari menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun BNPB, korban meninggal akibat gempa bumi Cianjur mencapai 62 orang. Sementara korban luka-luka sebanyak 92 orang.

"Warga mengungsi 5.405 ke beberapa titik. Kerugian infrastruktur 3.257 unit rumah alami kerusakan," jelasnya.

Dia menyebut, selain di Cianjur, korban gempa bumi juga terdeteksi di Bandung, Jawa Barat, sebanyak satu orang dengan luka sedang. Tercatat juga ada satu kepala keluarga atau lima jiwa terdampak.

Kemudian Kabupaten Sukabumi sebanyak 641 kepala keluarga terdampak, delapan di antaranya mengungsi, tercatat satu orang luka berat dan sembilan orang luka ringan. Dilaporkan juga ada 641 unit rumah alami kerusakan.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor dilaporkan sebanyak 19 KK atau 78 jiwa terdampak, empat di antaranya mengungsi dan dua orang alami luka ringan. Lima belas unit rumah alami rusak ringan dan lima unit rumah alami rusak sedang.

[gil]