8 Amalan Sunnah Bulan Syawal, Jangan Dilewatkan

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Amalan sunnah bulan Syawal baik ditunaikan untuk meraih keberkahan setelah bulan Ramadan selesai. Mulai dari puasa enam hari, iktikaf, menjalin silaturahmi, menunaikan pernikahan, sampai qiyamul lail. Tanggal 1 Syawal bertepatan dengan datangnya hari raya Idulfitri.

Tak heran bila di awal bulan Syawal ini, menggemakan takbir sampai imam berdiri memimpin salat Id termasuk amalan sunnah bulan Syawal. Bagi umat muslim yang dapat menunaikan amalan sunnah bulan Syawal, sesungguhnya ini lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Dari Abu Ayyub Al-Anshari Ra bahwasanya aku berbicara kepadanya, Rasulullah SAW berkata, “Barang siapa yang melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan kemudian ia menambahkan dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka seolah-olah ia berpuasa sepanjang waktu (satu tahun).” (HR Muslim, Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad).

Berikut Liputan6.com ulas amalan sunnah bulan Syawal dari berbagai sumber, Minggu (16/5/2021).

Amalan Sunnah Bulan Syawal

Ilustrasi Berpuasa. Credit: pexels.com/Hint
Ilustrasi Berpuasa. Credit: pexels.com/Hint

Puasa 6 Hari

Berpuasa 6 hari adalah amalan sunnah bulan Syawal. Puasa 6 hari pada bulan syawal ini bisa dilakukan mulai hari kedua bulan syawal. Di hari pertama, amalan sunnah bulan Syawal ini tak bisa ditunaikan karena di hari raya idulfitri diharamkan untuk melaksanakan ibadah puasa.

Amalan sunnah bulan Syawal ini bisa menjadi pelengkap atau penyempurna amalan pada bulan Ramadan. Walaupun biasa dilakukan pada hari kedua bulan syawal, banyak umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa 6 hari di bulan syawal ini pada minggu kedua bulan syawal.

Keutamaan amalan sunnah bulan Syawal ini telah tercantum di dalam hadits yang diriwayatkan Muslim. Hadits itu berasal dari Abu Ayyub Al Anshori yang pernah mendengar sabda Nabi Muhammad SAW.

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh." (HR Muslim).

Menunaikan Iktikaf

Iktikaf adalah amalan sunnah bulan Syawal yang tak boleh terlewatkan. Melakukan i’tikaf atau berdiam diri di dalam masjid termasuk salah satu amalan yang sangat istimewa di bulan syawal.

Amalan sunnah bulan Syawal ini merupakan cara seorang hamba lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Iktikaf dilakukan dengan berzikir, melaksanakan salat 5 waktu dan salat sunah, serta membaca Al-Qur’an.

Pelaksanaan I’tikaf banyak yang dilakukan saat malam hari saja, ada juga yang benar-benar melaksanakannya seharian penuh tanpa keluar dari masjid, kecuali untuk makan. Bila amalan sunnah bulan Syawal ini tak bisa dilakukan di masjid, maka dibolehkan ditunaikan di rumah.

Amalan Sunnah Bulan Syawal

Ilustrasi menikah. Photo by Alvin Mahmudov on Unsplash
Ilustrasi menikah. Photo by Alvin Mahmudov on Unsplash

Melaksanakan Pernikahan

Melangsungkan pernikahan adalah amalan sunnah bulan Syawal. Menikah pada tanggal berapapun dan pada hari apapun di bulan syawal merupakan suatu kebaikan bagi yang melaksanakannya.

Amalan sunnah bulan Syawal ini seperti yang pernah dikisahkan dalam hadits muslim dari istri rasul Aisyah RA.

“Rasulullah SAW menikahiku saat bulan syawal dan mengadakan malam pertama dengan aku di bulan syawal. Manakah istri beliau yang lebih mendapatkan perhatian selain aku?” (HR. Muslim, An Nasa’i)

Jadi menikah di bulan syawal merupakan salah satu amalan sunnah bulan Syawal dan sunnah rasul. Di mana Nabi Muhammad SAW pun menikah pada bulan syawal.

Menjaga Silaturahmi

Selalu menjaga silaturahmi adalah amalan sunnah bulan Syawal. Bersilaturahmi merupakan salah satu ibadah yang tidak asing lagi di bulan syawal. Apalagi bulan ini bertepatan dengan hari raya idulfitri.

Salah satu keistimewaan bulan syawal ini biasanya dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti mudik ke kampung halaman dan saling bermaafan dengan keluarga, tetangga, dan teman-teman.

Tidak heran apabila pada bulan syawal begitu istimewa dengan menjadi salah satu bulan di mana kebanyakan umat muslim bersilaturahmi. Amalan sunnah bulan Syawal ini baik dan mudah dilaksanakan.

Amalan Sunnah Bulan Syawal

Sebanyak 999 beduk menyambut malam takbiran di Purwakarta, Jawa Barat. (Liputan6.com/Abramena)
Sebanyak 999 beduk menyambut malam takbiran di Purwakarta, Jawa Barat. (Liputan6.com/Abramena)

Membaca Takbir

Bertakbir pada malam Idulfitri adalah amalan sunnah bulan Syawal. Di mulai sejak matahari tenggelam sampai hari akhir bulan Ramadan, tepatnya saat datangnya imam pemimpin salat Idulfitri.

Maka sudah selayaknya seseorang bertakbir di berbagai tempat seperti masjid, rumah, pasar dan berbagai tempat lain, kecuali untuk kaum wanita yang harus dilirihkan suaranya saat bertakbir.

Membaca takbir menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah atas keberhasilan kita melewati ujian di bulan Ramadan. Kemenangan itu tidak akan bisa diraih tanpa pertolongan-Nya. Amalan sunnah bulan Syawal ini diungkap Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 185.

“Dan agar kamu membesarkan Allah SWT atas petunjuk yang Ia berikan kepada kamu, dan agar kamu bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Meningkatkan Ibadah

Mampu meningkatkan kualitas ibadah adalah salah satu amalan sunnah bulan Syawal. Secara harfiah, Syawal berarti peningkatan. Artinya bulan Syawal adalah bulan yang difungsikan untuk meningkatkan ibadah.

Ibadah yang sudah baik selama bulan Ramadan, hendaknya dilanjutkan saat bulan Syawal ini. Selain meningkatkan ibadah, puasa sunnah juga dianjurkan untuk diperbanyak.

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi SAW: “Maukah kutunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai.” (HR. Tirmidzi)

Amalan Sunnah Bulan Syawal

Ilustrasi Bersedekah. Credit: freepik.com
Ilustrasi Bersedekah. Credit: freepik.com

Qiyamul Lail

Qiyamul lail adalah amalan sunnah bulan Syawal. Saat bulan Syawal tiba, masjid akan sepi kembali, karena orang-orang mulai sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Amalan yang baik saat bulan Syawal adalah menjaga untuk tetap qiyamul lail.

Mulai dari menunaikan salat malam atau membaca Al-Qur’an. Setiap muslim pasti cukup akrab dengan anjuran qiyamul lail. Anjuran untuk bisa bangun malam untuk mendirikan salat sunnah di malam hari. Ibadah yang dilakukan di malam hari sampai fajar disebut qiyamul lail.

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Salat yang paling afdhal setelah salat wajib adalah salat malam.” (HR. Muslim)

Salat qiyamul lail adalah salat sunnah yang paling afdhal dilakukan dan mendapat banyak keistimewaan. Salat ini meliputi salat tarawih, witir, dan tahajud. Qiyamul lail tak hanya diisi dengan ibadah salat, tetapi membaca Al-Qur’an dan berzikir.

Perbanyak Sedekah

Memperbanyak sedekah adalah amalan sunnah bulan Syawal. Saat bulan Syawal tiba, bersedekah kepada fakir miskin dan anak-anak yatim sangat dianjurkan sebagai amalan sunnah bulan Syawal. Selain itu, alangkah baiknya bila menggelar doa dan dzikir berjemaah supaya semakin mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel