8 Benda di Dalam Rumah yang Harus Dibersihkan Sesering Mungkin

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menjaga kebersihan adalah hal penting bagi kehidupan. Apalagi, hidup dalam lingkungan bersih tentu akan berpengaruh positif bagi kesehatan. Kebersihan membuat diri jadi lebih bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari. Berbeda jika lingkungan sekitar kotor dan penuh kuman.

Dengan demikian, penting bagi kita untuk memperhatikan barang-barang sekitar, terutama di rumah. Sudahkah kita rutin membersihkan atau membiarkannya saja hingga penuh kuman dan menyebabkan penyakit?

Supaya terhindar dari penyakit, sebaiknya Anda membersihkan beberapa barang berikut sebagaimana yang dilansir dari Bright Side pada Minggu (04/07/2021), diantaranya:

1. Toilet

Ilustrasi kamar mandi. (dok. Pixabay/Dinny Mutiah)
Ilustrasi kamar mandi. (dok. Pixabay/Dinny Mutiah)

Sebagai tempat yang penuh bakteri E.coli (Escherichia coli), Anda perlu rutin menyikat kamar mandi mulai dari WC, lantai dan bagian lainnya.

Melalui alat mikroskop, Anda bisa menjumpai E.coli sekitar 2 meter (hampir 7 kaki) dari toilet dan wastafel akibat toilet plum. Jadi paling tidak, Anda disarankan untuk menyikatnya setiap minggu untuk memastikan kamar mandi Anda bebas E. coli.

Di samping itu, bak mandi sebaiknya tertutup dan harus dikuras setidaknya seminggu sekali atau dua minggu sekali.

2. Lap piring dan spons cuci piring

Spong/copyright: needpix/congerdesign
Spong/copyright: needpix/congerdesign

Area dapur juga sering terkontaminasi bakteri. Menurut para ilmuwan menemukan bahwa lebih dari 75% spons dan lap piring berpotensi mengandung Salmonella, atau E. coli dan masih banyak bakteri lainnya.

Beberapa dari mereka bahkan menghasilkan kotoran yang bisa menempel pada lap dapur Anda. Bandingkan angka tersebut dengan 9% bakteri yang ditemukan di keran kamar mandi. Tentu banyak jika Anda tidak rutin membersihkannya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa merendam spons dalam air mendidih selama sekitar 2 menit atau memasukkannya ke dalam microwave selama 2 menit setiap hari saat masih basah.

Penggunaan spons juga sebaiknya diganti agar tidak menampung lebih banyak bakteri. Lalu untuk handuk dapur disarankan untuk mencucinya setiap minggu. Jika Anda usai memotong daging mentah lalu mengelap pada kain tersebut. Maka segeralah dicuci.

3. Kulkas

Kulkas, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber kapanlagi.com)
Kulkas, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber kapanlagi.com)

Sebagai media penyimpanan berbagai makanan. Anda perlu merapikan dan membersihkannya secara rutin. Sebelum mengatur makanan yang akan disimpan ke kulkas. Anda wajib membersihkan daerah kulkas dengan kain basah. Hal ini untuk menghindari bakteri yang menumpuk di kulkas. Setidaknya lakukan membersihkan kulkas menyeluruh sebanyak 4 kali setahun. Kemudian bersihkan bagian dalam kulkas sekitar seminggu sekali.

4. Kompor

Ilustrasi kompor gas (dok. Pixabay.com/PublicDomainPictures/Putu Elmira)
Ilustrasi kompor gas (dok. Pixabay.com/PublicDomainPictures/Putu Elmira)

Philip Tierno Jr. Ph.D., seorang profesor klinis mikrobiologi dan patologi di Fakultas Kedokteran Universitas New York, mengatakan bahwa orang-orang cenderung mengabaikan untuk membersihkan kompor. Padahal percikan atau tumpahan makanan yang tidak segera dibersihkan bisa menjadi pertumbuhan mikroba.

Lalu, Melissa Maker seorang ahli kebersihan mengungkapkan ia percaya bahwa kompor harus dibersihkan setelah digunakan. Saat membersihkan, pakailah cairan khusus dan kain mikrofiber. Sedangkan untuk oven, baik di dalam maupun di luar, sebaiknya dibersihkan setiap 3 bulan sekali, atau jika Anda melihat ada makanan di dalamnya yang terbakar atau ada asap yang keluar saat Anda menggunakannya, segeralah dibersihkan.

5. Mesin cuci

Ilustrasi mesin cuci (sumber: Pixabay)
Ilustrasi mesin cuci (sumber: Pixabay)

Sebuah studi menunjukkan mesin cuci dapat menyimpan jenis kuman yang berbeda. Jadi disarankan untuk mengosongkan tabung tanpa baju kotor. Lalu bersihkanlah dengan air dan secangkir pemutih setiap minggu atau bahkan dua kali seminggu.

6. Wastafel

Ilustrasi wastafel (foto: Pixabay)
Ilustrasi wastafel (foto: Pixabay)

Jumlah sisa makanan dan sabun dapat membuat lapisan wastafel menjadi kotor jika tidak dibersihkan. Nantinya lapisan kotor tersebut menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri dan jamur. Untuk mencegahnya, sebaiknya rutin membersihkan wastafel setiap minggu dengan larutan pemutih atau cairan pembersih khusus wastafel.

7. Sisir

Ilustrasi Menyisir Rambut Credit: pexels.com/Selena
Ilustrasi Menyisir Rambut Credit: pexels.com/Selena

Menurut American Academy of Dermatology, kebanyakan orang kehilangan antara 50 dan 100 helai rambut setiap hari. Rambut kemungkinan bisa menjadi tempat berkembang biaknya kotoran, bakteri, dan jamur.

Meskipun tak ada aturan pasti, tetapi membersihkan sisir sangat disarankan. Anda bisa membersihkannya saat melihat sisir sudah penuh rambut yang rontok dan debu. Lakukanlah setiap 2 atau 3 minggu sekali untuk dibersihkan. Selain itu, disarankan untuk menghilangkan rambut yang kusut setiap 2 hari sekali. Kemudian, jika Anda menggunakan krim rambut, gel rambut, atau hairspray Anda bisa membersihkannya setiap minggu.

8. Ponsel dan kunci

Unlimited Internet 4G mampu membuat netizen merasa puas ketika mengakses internet. Mengapa?
Unlimited Internet 4G mampu membuat netizen merasa puas ketika mengakses internet. Mengapa?

Pasti setiap harinya Anda akan menyentuh ponsel entah sekadar menelepon, update media sosial atau menonton film. Saat sedang asyik bermain ponsel ternyata banyak kuman yang ditemukan pada layar ponsel Anda. Jadi penting untuk membersihkannya dengan cairan khusus.

Lalu Anda juga harus mencuci tangan setiap saat. Jika tidak, inang kuman akan berpindah ke semua tempat, termasuk wajah dan mulut Anda. Itulah mengapa barang-barang ini harus didesinfeksi setidaknya sekali sehari atau setelah setiap kali digunakan.

Itu dia peralatan yang wajib Anda bersihkan untuk mencegah penyebaran kuman.

Reporter: Bunga Ruth

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel