8 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Patut Dicoba

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan satu di antara penyebab munculnya penyakit jantung dan stroke. Untuk menurunkan risiko terkena penyakit berbahaya lainnya, Anda perlu mengetahui cara menurunkan tekanan darah tinggi.

Tekanan darah di dalam tubuh sangat bergantung pada seberapa banyak darah yang dipompa oleh jantung dan seberapa resistensi yang ada terhadap aliran darah di arteri. Makin sempit arteri, makin tinggi tekanan darah.

Hipertensi dapat disebabkan berbagai hal, seperti faktor keturunan, gaya hidup yang kurang sehat, dan konsumsi makanan yang tidak teratur.

Tekanan darah akan dianggap rendah apabila berada pada 90/60 hingga 120/80 mm Hg, sebaliknya akan dianggap tinggi apabila berada di 130/80 hingga 140/90 mm Hg.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi tekanan darah tinggi agar kembali normal, perubahan gaya hidup menjadi hal yang utama.

Berikut delapan cara menurunkan tekanan darah tinggi, yang dapat Anda coba terapkan, seperti dikutip dari Medecinenet dan Healthline, Kamis (22/7/2021).

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Ilustrasi olahraga. Foto oleh Anna Shvets dari Pexels
Ilustrasi olahraga. Foto oleh Anna Shvets dari Pexels

1. Melakukan Olahraga

Berolahraga adalah cara terbaik untuk menghilangkan lemak dan mengurangi tekanan darah tinggi. Berolahraga setiap hari selama 30 menit dapat menurunkan tekanan darah sekitar 5-8 mm Hg.

Berjalan santai, jogging, bersepeda, berenang atau menari menjadi cara efektif untuk mengontrol tekanan darah. Meditasi dan teknik relaksasi stres juga dapat membantu.

2. Tingkatkan Asupan Potasium

Tambahkan lebih banyak potasium ke dalam makanan karena dapat mengatur detak jantung dan menghilangkan efek sodium dalam tubuh.

Namun, sebelum memasukkan makanan ini ke dalam menu sehari-hari Anda, konsultasikan dengan dokter Anda untuk jumlah potasium yang tepat untuk dikonsumsi.

Pasien dengan penyakit ginjal yang signifikan harus membatasi jumlah potasium. Contoh makanan yang kaya akan kalium, seperti pepaya, jeruk, melon, alpukat, bayam, kangkung, dan ubi jalar.

3. Hindari Stres

Hormon stres atau kortisol menyempitkan pembuluh darah dan dapat menyebabkan lonjakan sementara tekanan darah. Stres dapat mengakibatkan makan berlebihan, kurang tidur, dan menyalahgunakan obat-obatan dan alkohol.

Meditasi penghilang stres dan teknik pernapasan dapat membantu mengurangi stres dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Ilustrasi menurunkan berat badan. (dok. Ketut Subiyanto/Pexels/Brigitta Bellion)
Ilustrasi menurunkan berat badan. (dok. Ketut Subiyanto/Pexels/Brigitta Bellion)

4. Menurunkan Berat Badan

Obesitas dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Penurunan berat badan telah menjadi cara paling efektif untuk menurunkan tekanan darah.

Selain menurunkan berat badan, seseorang umumnya harus fokus pada lemak perut. Pria dengan ukuran pinggang di atas 100 cm dan wanita dengan ukuran pinggang di atas 80 cm berisiko terkena tekanan darah tinggi.

5. Minum Air Putih

Dalam beberapa kasus, tekanan darah tinggi dapat disebabkan oleh dehidrasi. Ketika tubuh Anda kekurangan air, volume darah dalam tubuh Anda turun dan sebaliknya tekanan darah akan naik.

Bagaimana cara mengatasinya? Setiap kali Anda mulai merasakan gejala hipertensi, minum segelas atau dua gelas air putih. Kemudian tunggu beberapa menit.

Minum air putih akan membantu Anda memulihkan volume darah yang cukup di tubuh dan menurunkan tekanan darah Anda.

6. Kurangi Asupan Garam

Beberapa kalangan tertentu mungkin memiliki tekanan darah yang cukup sensitif terhadap garam. Agar lebih aman, kurangi asupan garam dari sekarang, yang sudah jelas mengandung natrium.

Berdasarkan rekomendasi American Heart Association, jaga asupan natrium Anda di bawah 1.500 mg untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

Berhati-hatilah dalam mengonsumsi beberapa makanan, seperti daging olahan, roti lapis, dan junk food, sebab diketahui mengandung garam dalam kadar tinggi.

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Ilustrasi istirahat. Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio
Ilustrasi istirahat. Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

7. Istirahat yang Cukup

Sebuah penelitian menyatakan bekerja lebih dari 41 jam per minggu di kantor mampu meningkatkan risiko hipertensi sebesar 17 persen. Tak heran, sebab kerja lembur dapat membuat Anda lebih sulit untuk berolahraga dan makan sehat.

Coba untuk memenuhi jam tidur sebagai upaya merelaksasi tubuh. Ahli medis menyarankan Anda untuk memenuhi waktu istirahat sekitar 7-9 jam.

Selain menstabilkan tekanan darah, tidur mampu menghindarkan diri dari perasaan cemas, stres, dan kemungkinan peningkatan berat badan secara drastis.

8. Berhenti Merokok

Merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Mengurangi rokok membantu tekanan darah kembali normal. Hal ini juga membantu mencegah risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Dalam jangka panjang, bahan kimia dalam tembakau dapat meningkatkan tekanan darah Anda dengan merusak dinding pembuluh darah, menyebabkan peradangan, dan mempersempit arteri Anda. Arteri yang mengeras menyebabkan tekanan darah tinggi.

Sumber: Medicinenet, Healthline

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel