8 Cara Merawat Ikan Mas Koki, Si Bulat yang Menggemaskan

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hayo, siapa yang sedang mencari hewan peliharaan di rumah tapi yang tidak membuat rumah berantakan? Ikan mas koki bisa jadi pilihan Anda. Ditaruh di akuarium atau fish bowl, si bulat yang umumnya bercorak totol-totol merah oranye sudah bisa berkeliaran dengan tenang.

Namun, cara merawat ikan mas koki yang satu ini bisa dibilang gampang-gampang susah. Yang dibutuhkan adalah ketelatenan pemiliknya. Bila dirawat dengan baik, ikan air tawar ini bisa hidup hingga tiga tahun lebih dan menyenangkan untuk dipajang dan dipandang.

Apa saja yang harus diperhatikan saat merawatnya? Berikut Liputan6.com merangkumnya dari laman news24.com, Minggu, 31 Januari 2021.

1. Pilih-pilih wadah

Ikan mas koki bisa ditempatkan di akuarium berbentuk kotak maupun di mangkuk. Tetapi, pastikan ukurannya cukup besar karena peliharaan Anda akan tumbuh besar. Bila Anda berencana membeli lebih dari satu ikan, membeli akuarium merupakan pilihan yang lebih baik. Ukurannya harus disesuaikan dengan area permukaan yang cukup agar oksigen bisa terserap.

Penentuan besar akuarium juga harus mempertimbangkan kebutuhan ruang untuk meletakkan aksesori. Di samping, ikan juga memerlukan ruang yang cukup untuk bisa bergerak ke sana ke mari. Ingat, kebanyakan ikan mas koki cukup enerjik.

2. Tentukan aksesori yang sesuai

Akuarium yang dibeli juga sebaiknya sudah memiliki penutup. Fungsinya untuk mencegah ikan melompat ke luar atau debu dari luar masuk ke dalam akuarium. Anda juga membutuhkan pompa atau pembuat gelempung agar air terus terisi oksigen.

Aksesori berikutnya adalah sebuah filter untuk membersihkan air dari senyawa kimia berbahaya dan limbah. Menaruh batu-batuan di dasar juga dianjurkan karena bisa menjadi tempat berkembang biak bakteri baik. Ohya, Anda juga bisa menambahkan tanaman air untuk memecah racun dan menurunkan pertumbuhan alga.

Pilihlah dekorasi yang memungkinkan ikan mas koki bisa berenang melaluinya atau bersembunyi sementara waktu. Jangan taruh benda-benda yang tajam yang bisa membahayakan ikan mas koki Anda.

3. Siapkan Rumah Jauh-Jauh Hari

Ilustrasi gambar ikan mas koki. (dok skitterphoto/pixabay.com)
Ilustrasi gambar ikan mas koki. (dok skitterphoto/pixabay.com)

Sebelum membeli ikan mas koki, langkah pertama yang harus disiapkan adalah rumahnya terlebih dulu. Saat membersihkan akuarium dan seluruh aksesori, Anda bisa menggunakan deterjen yang lembut. Selanjutnya, letakkan akuarium di tempat yang mendapat sinar matahari tidak langsung pada siang hari. Tata aksesori tersebut di dalamnya sebelum diisi air.

Air yang akan dipakai harus disiapkan terlebih dulu. Anda bisa menggunakan air keran, tetapi harus didiamkan beberapa hari sebelum bisa ditempati agar klorin bisa terlarut sepenuhnya. Air juga sebaiknya didiamkan beberapa hari agar suhunya konstan.

4. Jaga kondisi air

Ikan mana pun butuh air untuk hidup, termasuk ikan mas koki. Maka, perawatan air sangat krusial untuk menjaga kesehatan ikan. Pemakaian filter akan lebih memudahkan dalam menjaga kualitas air.

Anda juga perlu membuang sebagian air di akuarium dan menggantinya dengan yang baru. Jumlahnya sekitar sepertiga dari isi akuarium. Pastikan air penggantinya sudah didiamkan beberapa hari sebelum Anda mengisinya ke dalam akuarium.

5. Jaga kebersihan akuarium

Ikan mas koki termasuk ikan yang cukup berantakan. Jadwalkan pembersihan rutin akuarium agar selalu terjaga. Tak hanya itu, Anda juga harus membersihkan semua aksesori, menghilangkan lendir, limbah, dan alga.

6. Cara Memberi Makan

Ilustrasi gambar ikan mas koki (dok hans/pixabay.com)
Ilustrasi gambar ikan mas koki (dok hans/pixabay.com)

Ikan mas koki cukup diberi makan sekali sehari. Anda bisa membeli beberapa macam jenis pakan di toko dan memberikannya secara bergantian. Berilah pakan secukupnya agar mereka tidak sampai kekenyangan. Lagipula, pakan yang tidak termakan akan membuat akuarium lebih cepat kotor.

7. Jangan racuni ikan

Tindakan sembrono pemilik bisa berakibat fatal bagi ikan mas koki, seperti menyemprotkan semprotan nyamuk dekat akuarium. Kandungannya bisa meracuni ikan.

Jangan pula menggunakan aksesori berbahan metal di dalam akuarium karena logam bisa terlarut dan meracuni ikan Anda. Hati-hati pula saat menempatkan objek yang Anda ambil dari tepi pantai karena bisa mengandung bakteri jahat. Terakhir, hindari kebiasaan mengetuk-ngetuk kaca akuarium atau membuat bunyi-bunyian yang berisik karena bisa menyebabkan ikan stres.

8. Perhatikan tanda-tanda kesakitan

Sebagai pemilik, umumnya akan paham ada yang tak beres pada ikan miliknya. Tanda-tandanya bisa terlihat dari tubuh ikan yang bergetar, konstan menggesekkan tubuh pada objek di akuarium, sering muncul ke permukaan, dan berenang tak normal jadi sederet pertanda ikan Anda sakit.

Penyakit yang sering muncul di antaranya, sembelit, berjamur, cacingan,dan busuk sirip. Anda bisa mengobatinya sendiri dengan obat-obatan yang bisa dibeli di toko hewan. Bila tak yakin, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter hewan. (Muhammad Thoifur)

Kasus Lobster Edhy Prabowo

Infografis Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: