8 Catatan Menarik Usai Real Madrid Vs Chelsea Berakhir Imbang di Liga Champions: Thomas Tuchel Momok Menakutkan untuk Los Blancos

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Chelsea secara fantastis tampil penuh percaya diri saat tampil di markas Real Madrid, Alfredo Di Stefano pada leg pertama semifinal Liga Champions 2020/2021, Rabu (28/04/2021) dini hari WIB.

Alhasil Chelsea asuhan Thomas Tuchel sukses menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1. Hasil ini tentu menguntungkan buat The Blues menuju leg kedua yang berlangsung di kandang mereka.

Pada laga ini, Chelsea bahkan sempat unggul terlebih dahulu menit ke-14 via gol Christian Pulisic. Namun kemudian Karim Benzema mencetak gol penyama kedudukan menit ke-29.

Usai pertandingan, Thomas Tuchel pun percaya Chelsea seharusnya mencetak satu gol lagi dan keluar sebagai pemenang pada laga ini.

"Gol itu (Pulisic) memang pantas kami dapatkan dan kami seharusnya mencetak setidaknya satu gol lagi," kata Tuchel saat diwawancara BT Sport mengutip dari BBC.

Bola.com pun mencatat delapan catatan menarik usai laga Real Madrid versus Chelsea. Ada satu fakta bahwa Thomas Tuchel merupakan momok menakutkan untuk Los Blancos.

8 Catatan Menarik

Karim Benzema dari Real Madrid, kiri, mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Liga Champions antara Real Madrid dan Chelsea di stadion Alfredo di Stefano di Madrid, Spanyol, Selasa, 27 April 2021. (AP Photo / Bernat
Karim Benzema dari Real Madrid, kiri, mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola leg pertama semifinal Liga Champions antara Real Madrid dan Chelsea di stadion Alfredo di Stefano di Madrid, Spanyol, Selasa, 27 April 2021. (AP Photo / Bernat
  1. Manajer Chelsea Thomas Tuchel telah menghadapi Real Madrid lebih sering tanpa kalah di Liga Champions daripada melawan tim lainnya (menang sekali, imbang empat kali). Dalam sejarah Liga Champions, dia adalah satu-satunya manajer yang menghadapi Los Blancos sebanyak lima kali tanpa pernah kalah.

  2. Chelsea gagal menang pada delapan pertandingan semifinal Liga Champions di mana mereka bermain tandang (imbang lima kali, kalah tiga kali). Pada lima laga terakhir, tim selalu bermain imbang.

  3. Real Madrid telah menghadapi Chelsea lebih sering dari tim manapun di semua kompetisi tanpa kemenangan sepanjang sejarah mereka, gagal di semua empat pertandingan (imbang dua kali, kalah dua kali).

  4. Real Madrid hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran versus Chelsea, hanya melawan PSG (nol tendangan) pada September 2019 yang memiliki jumlah tembakan lebih sedikit dalam pertandingan Liga Champions sejak 2003/2004.

  5. Karim Benzema dari Real Madrid mencetak gol ke-71 di Liga Champions, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah kompetisi (bersama dengan Raul). Hanya Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Robert Lewandowski yang kini mencetak lebih banyak gol dari pemain asal Prancis itu.

  6. Christian Pulisic dari Chelsea menjadi pemain Amerika Serikat pertama yang mencetak gol di semifinal Liga Champions, dan satu dari hanya empat orang AS yang secara keseluruhan mencetak gol di babak sistem gugur Liga Champions.

  7. Christian Pulisic menjadi pemain Chelsea termuda yang mencetak gol di pertandingan semifinal dalam sejarah Liga Champions (22 tahun dan 221 hari).

  8. Bek Chelsea Thiago Silva (36 tahun dan 217 hari) menjadi pemain lapangan tertua yang bermain di semifinal Liga Champions sejak April 2011, ketika Ryan Giggs (37 tahun dan 148 hari) menjadi starter untuk Manchester United melawan Schalke.

Sumber: BBC

Saksikan Video Pilihan Kami: